Pameran potensi desa diharapkan bisa membangun keterkaitan ekonomi lokal antara desa dan kota mengingat banyak potensi desa yang selama ini masih terpendam, sehingga sekarang bisa diangkat untuk mencapai daya jangkau pasar yang luas.
Hal itu disampaikan Menteri Desa, PDT, dan, Transmigrasi, Marwan Jafar saat berkunjung ke Kabupaten Maros, Sulsel hari ini, sabtu 12 september 2015.
Penjabat Bupati Maros, A. Herry Iskandar Bersama Menteri Desa, PDT, dan, Transmigrasi, Marwan Jafar, sabtu, 12 september 2015 (bsfm/ist)
Marwan menjelaskan Pameran Potensi Desa Tahun 2015, sudah terlaksana dengan baik. Dimulai dari Bondowoso, kemudian Banyuasin, dan sekarang digelar di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan pada 9-11 September.
Terkait alasan Marwan memilih kabupaten Maros sebagai tempat pelaksanaan di Sulawesi Selatan, Marwan menjelaskan, Maros beberapa tahun terakhir memiliki perkembangan yang pesat dan memiliki nilai sejarah yang strategis dan sangat potensial.
Saat ini, Kabupaten Maros juga menjadi gerbang utama menuju Wilayah Sulawesi Selatan, peranannya sangat besar terhadap pembangunan regional dan Internasional karena terdapat Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin.
Selain itu, ada juga Pusat Penelitian Kelautan dan Perikanan, yakni kawasan riset tentang potensi kelautan dan perikanan. Wilayah Kabupaten Maros sebagai daerah pesisir memberikan kontribusi besar di sektor perikanan di Sulawesi Selatan, terutama dalam memenuhi kebutuhan wilayah Kota Makassar sebagai ibukota.
Kabupaten Maros juga memiliki destinasi favorit wisatawan seperti Bantimurung, Taman Wisata Leang-leang yang diharapkan menjadi penambah sumber pendapatan daerah.
Dari latar belakang sejarah dan kekayaan potensi itulah, akhirnya Kabupaten Maros dipilih sebagai lokasi Pameran Potensi Desa yang diikuti kabupaten lain di Sulsel. (bsfm news department)
Saturday, 12 September 2015
ALASAN MARWAN PILIH MAROS UNTUK PAMERAN POTENSI DESA
Posted by Maros FM on 8:17 pm in Lintas Maros News | Comments : 0
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)


Post a Comment