NEWS
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts

Tuesday, 22 June 2021

PGRI Cabang Mandai Gelar Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Baru

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kecamatan Mandai Kabupaten Maros, menggelar kegiatan pengukuhan dan pelantikan   di Aula Kantor Camat Mandai, di Kecamatan Mandai, Selasa pagi, (22/6/21).

Kegiatan pelaksanaan pengukuhan pelantikan pengurus Baru Ranting PGRI mandai ini dibuka secara resmi oleh Camat Mandai Andi Mappelawa. 

Pengukuhan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi sesama pengurus kabupaten cabang dan ranting, giat ini digelar dalam penerapan protocol Covid-19.
Keterangan Gambar : Pengukuhan Pengurut PGRI Cabang Kecamatan Mandai (ist)
Disampaikan Kepala Kecamatan Mandai Andi Mappelawa PGRI merupakan organisasi profesional yang sangat dibutuhkan dalam kerja sama dengan Pemerintah.

Ia berharap agar PGRI bisa langsung bekerjasama dengan kepala sekolah dan dinas pendidikan untuk mensukseskan pendidikan di Kabupaten Maros.

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Maros Andi Patiroi mengapresiasi Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Ranting mengingat Pengurus Ranting merupakan Roh Organisasi Kabupaten sampai tingkat Pusat.

Adapun beberapa program kegiatan Kabupaten, Cabang maupun ranting PGRI yang disampaikan oleh Ketua PGRI Kabupate Maros diantaranya 
adalah Program Kegiatan Porseni dan peningkatan mutu guru sebagai tenaga pendidik.

Ditempat yang sama Wakil Ketua PGRI Cabang Mandai Andi Takdir berharap setelah terbentuknya pengurus ranting PGRI Cabang Mandai yang baru semua program bisa berjalan dengan maksimal utamanya registrasi dan penerbitan kartu tanda anggota (KTA) PGRI Kabupaten Maros.

Dalam kegiatan ini dihadiri langsung Camat Mandai, Ketua PGRI Kabupaten Maros, serta pengurus PGRI Cabang Mandai. (marosfm news department)

Thursday, 6 May 2021

Lory Hendrajaya Raih Penghargaan Pemerhati Pendidikan Kabupaten Maros

Menghiasi rangkaian Hari Pendidikan Nasional, Pemkab Marosmemberikan penghargaan kepada 18 Pemerhati Pendidikan Maros. 

Selaku pemimpin pemerintahan, Bupati Maros Chaidir Syam memberikan secara simbolis kepada salah seorang pemerhati pendidikan  Lory Hendrajaya koordinator sekaligus inisiator berdirinya Rumah Dongeng chapter Maros di gedung serbaguna pemkab maros Kamis, (6/5/2021).
Keterangan Gambar : Bupati Maros Chaidir Syam di dampingi Ketua TP-PKK Maros Ulfiah Nur Yusuf memberikan penghargaan kepada Lory Hendrajaya (ist) 

Chaidir Syam mengatakan, Konsentrasi rumah dongeng selama ini dengan memotivasi guru PAUD dan SD untuk terampil berturur atau sastra lisan. Menyelenggarakan Workshop Dongeng, mendampingi kegiatan kelompok PAUD, pelatihan menulis guru dan penerbitan buku. 

Selain itu, Lory Hendrajaya juga mengatakan, sangat merasa bangga akan penghargaan ini dan menjadikan motivasi untuk berbuat ke depan memajukan pendidikan Maros khususnya dalam bidang sastra lisan. 

Menurut Lory, Di tahun ini berbagai rencana akan dilaksanakannya dengan berkolaborasi lembaga lainnya. Kegiatan tersebut meliputi workshop dongeng guru PAUD , lomba penulisan cerita rakyat Maros, roadshow mendongeng , dan penyusunan buku teknik mudah menjadi pengongeng. 

Ia berharap, akan melaksanakan program ini dengan turut memajukan pendidikan Maros, khususnya bagaimana mengangkat kearifan lokal Maros dalam bentuk sastra lisan yakni budaya tutur bagi guru sebagai media pembelajaran.

Sementara itu, Sekretaris Rumah Dongeng Ima Fatimah ikut bahagia lembaganya menerima penghargaan ini, dan berjanji akan terus bersinergi pemerintah Kabupaten Maros dalam memajukan pendidikan Maros khususnya dalam bidang pendidikan dan pengetahuan dalam budaya lokal Maros.

Menurut Ima sapaan akrabnya menjelaskan, Cerita rakyat Maros itu keren dan memiliki banyak variasi, dongeng, mitos, legenda, fabel , dan banyak lagi. Ini adalah kekayaan budaya tak benda yang menjadi milik Maros. (marosfm news department)

Wednesday, 21 April 2021

Mulai Berlakukan Pembelajaran Tatap Muka, Chaidir Syam : Sekolah Harus Ada Rekomendasi dari Disdik

Pemerintah Kabupaten Maros mulai membuka pembelajaran tatap muka untuk lima sekolah.

Salah satu yang di kunjunginha ialah di SMPN 40 Satu atap Langkeang Kelurahan Mattirodeceng Kecamatan Lau Kabupten Maros, Senin (21/4/2021).

Bertepatan dengan hari Kartini, Bupati Maros HA Chaidir Syam membuka pembelajaran tatap muka tahap awal dilima sekolah di kabupaten Maros dari total 314 sekolah. 

Kepala dinas Pendidikan Maros, H Takdir menjelaskan, pembelajaran tatap muka ini dilaksanakan setelah melalui musyawarah dengan Satgas Covid-19, Forkopimda, dan instansi terkait. 

Sebelum pembukaan pembelajaran tatap muka, telah difokuskan sosialisasi di 25 sekolah yang jauh dari kota. Berdasarkan pertimbangan dari dinas kesehatan dan 25 persyaratan untuk dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka hanya 5 sekolah yang dinilai memenuhi.

Menurut Takdir, sekolah yang akan melaksanakan tatap muka mulai dari, SD 107 Langkeang, SMPN 40 Satap Langkeang, SDN 65 Malaka, TKN 10 Kuncup Mekar, dan TKS Pertiwi Camba.


Keterangan Gambar : Bupati Maros Chaidir Syam saat memberikan paket kesehatan untuk memulai pembelajaran tatap muka di SDN Negeri 40 Satap Langkeang Kecamatan  Lau (ist)

Kadisdik kembali menegaskan, meskipun hanya lima sekolah yang dibuka hari ini, secara bertahap jika ada sekolah yang telah menuhi 25 persyaratan pembelajaran tatap muka maka akan diberikan rekomendasi dari dinas pendidikan.

Bupati Maros Chaidir Syam dalam sambutannya menyampaikan bahwa sekolah yang dibuka hari ini, seluruh guru ataupun staffnya telah melakukan vaksinasi. Semoga ditahap ini tidak membuka klaster baru.

Ia berharap Semoga dari pengawasan beberapa pihak pelaksana, pembelajaran tatap muka tahap awal dapat berhasil. Jika berhasil pada tahap awal ini maka selanjutnya akan dibuka sekolah-sekolah yang lain. 

Meskipun begitu pemerintah kabupaten Maros tidak memaksakan sekolah untuk segera melakukan pembelajaran tatap muka, tetap harus melewati tahapan ketat untuk memenuhi 25 persyaratan.

Dipenghujung sambutannya Chaidir Syam kembali mengingatkan untuk setiap guru, staff dan pihak yang terkait untuk tetap menjalankan protokol kesehatan. Jika dalam pelaksanaannya terdapat pihak yang terinfeksi covid, pembelajaran tatap muka akan dihentikan.

Sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai, siswa diwajibkan pakai masker, mencuci tangan dengan sabun, serta diukur suhu tubuhnya. Bagi Siswa yang demam atau sakit tidak dipaksakan untuk hadir dalam pembelajaran tatap muka. (marosfm news department)

Saturday, 17 April 2021

Sekolah Tatap Muka di 25 Sekolah, Wabup Maros : Tetap Melalui Proses yang Ketat

Rencana pembelajaran sekolah tatap muka di Kabupaten Maros terus disiapkan, Dinas Pendidikan sudah mengkaji dan menyiapkan 25 sekolah dari empat kecamatan.

Ke-25 sekolah tersebut tersebar di 4 kecamatan, yakni Kecamatan Mallawa, Camba, Cenrana dan Tompobulu. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Maros Suhartina Bohari saat dikonfirmasi marosfm.com Sabtu, (17/4/2021).


Keterangan Gambar : Wakil Bupati Maros Suhartina Bohari (dok.marosfm)

Ia menyampaikan, pelaksanaan pembelajaran tatap muka untuk siswa-siswi di Maros sudah sangat dirindukan. Meski begitu tetap harus melalui proses yang ketat. Menurutnya, Jangan sampai pembejaran tatap muka ini membuat kluster baru. Termasuk Guru-gurunya telah menjalani vaksinasi serta jumlah siswa dibatasi yang hadir di sekolah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Maros, Takdir menjelaskan, semua sekolah yang akan dikaji terletak di daerah pedalaman, yang jauh dari akses kota. Selain itu, menurutnya kasus Covid-19 sudah tidak ada lagi dalam kurun waktu 6 bulan terakhir.

Lanjut kata Takdir, semua sekolah yang akan diuji coba itu, lokasinya jauh yang ada di pedalaman. Selain dari itu sekolah terisolir dan jumlah siswanya sedikit. Di sana juga tidak pernah ditemukan kasus Covid-19 dalam waktu enam bulan.

Untuk sekolah yang akan melakukan pembelajaran tatap muka, harus memenuhi sejumlah prosedur yang ditetapkan tim gugus Covid-19 dan Ikatan Guru Indonesia (IDI). Dalam membuka sekolah, nantinya tim Gugus Covid-19, aparat hukum akan mengunjungi dan memantau sekolah secara langsung.

Langkah awal pelaksanaan sekolah tatap muka, akan dilakukan secara bertahap. Menurut Takdir, Ditargetkan dari 4 kecamatan dan tidak semua sekolah yang ada di kecamatan itu menggelar tatap muka, hanya sebagian saja. (*) (marosfm news department)

Friday, 26 March 2021

Disbudpar Maros Gandeng Poltekpar Makassar Kembangkan Desa Wisata Pantai Kuri Ca'di

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Maros menggandeng Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar untuk melaksanakan program pendampingan pengembangan desa wisata di Desa Nisombalia, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Jumat, (26/3/21)

Salah satu dayatarik wisata yang sementara dikembangkan yaitu wisata pantai kuri caddi, pantai ini dikenal memiliki potensi wisata yang dapat memikat hati para wisatawan lantaran memiliki pemandangan pasir putih yang menarik dan banyaknya tempat untuk berswafoto. 

Pantai kuri caddi sangat dekat dengan kota Makassar dan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin di Kabupaten Maros, jaraknya hanya 26 Km dari pusat kota, sementara jika akses dari bandara sendiri, waktu tempuhnya hanya 20 menit, hanya saja kekurangan dari pantai ini yaitu ksesnya masih terbatas lantaran para pengunjung harus melalui jalan tanah berbatu sepanjang 2,5 Km.

Keterangan Gambar : Kunjungan Mahasiswa Poltekpar Makassar terkait pengembangan Pantai Kuri Ca'di Kecamatan Marusu Kabupten Maros bersama Dinas Pariwisata Kabupaten Maros (ist)



Kepala Bidang Pariwisata Disbudpar Maros, Yusriadi Arief mengatakan Pemerintah Kabupaten menggandeng Poltekpar Makassar untuk program pengembangan desa wisata di wilayah pesisir. 

Menurut Adi sapaan akrabnya, mengaku, Pariwisata bersama Poltekpar Makassar melakukan pengembangan program desa wisata di kampung pesisir kuri ca'di di kampung nelayan ini guna menjadinkan peningkatan kapasitas masyarakat dalam hal ini kelompok sadar wisata atau pokdarwis.

Lebih lanjut dikatakan Yusriadi potensi wisata pesisir yang dimiliki Desa nisombalia sangat beragam, di pantai kuri ca'di wisatawan dapat menyaksikan Sunset yang indah, pemdangan gemerlap kota makassar saat malam hari dan penataan kampung nelayan yang memukau. 


Sementara itu Kepala Desa Nisombalia Sulkarnain menyampaikan kedepannya pemerintah Desa akan mengembangkan berbagai macam potensi yang ada di Desa Nisombalia. 

Lebih lanjut kata Sulkarnain, pantai kuri ca'di memiliki bentangan pasir putih sepanjang 1,5 Km, Dirinya sangat bangga sebab pantai ini merupakan satu satunya pantai yang ada di wilayah Maros.

Menurutnya, kedepa akan lebih mencoba mengembangkan lagi berbagai macam potensi wisata yang ada disini dan akan melibatkan masyarakat dengan pengelolaan pokdarwis khusunya juga wisata mangrove.

Ia sebagai pemerintah desa juga yakin dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat lebih sejahtera lagi. (marosfm news department)

Ciptakan Generasi Hebat, SMA Negeri 11 Maros Baru gelar LDKS

Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMA Negeri 11 Maros Baru, melaksanakan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) selama dua hari yang digelar hari Jum'at 27 Maret hingga 28 Maret 2021 besok. Kegiatan ini dilaksanakan di aula sekolah, Jumát (27/3/2021).

Acara tahunan organisasi intra sekolah sekolah ini dibuka langsung oleh Anggota DPRD Sulsel Irfan AB sekaligus membawakan materi tentang kepemudaan dan  didampingi Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Hj.Bagyang S.Pd.M.M.

Keterangan Gambar : Salah satu pemateri LDKS Lory Hendradjaya saat membawakan pelatikan Public Speaking bagi siswa-siswi SMA Negeri 11 Maros Baru (dok.marosfm)

Acara yang bermaksud memberikan bekal kepemimpinan dasar bagi siswa ini dibawakan pemateri dari penggerak kepemudaan Maros selain Irfan Ab, juga Muhammad Agus ketua Karang Taruna, Lory Hendrajaya  dan Marjan Massere. 

Materi yang disuguhkan antara lain kepemudaan, organisasi, kesekretariatan, sampai tatacara persidangan dan public speaking serta jurnalistik dasar.

Wakasek kesiswaan Mulyadi berharap materi materi yang diterima siswa akan menjadi bekal.masa depannya setelah tamat SMA dan perjalanannya selama menjadi siswa. Menurut Muliadi seorang calon pemimpin tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual tapi juga kecerdasan emosional dalam bentuk pemahaman berorganisasi . 

Sementara itu, kepala sekolah SMA Negeri 11, M. Said mengakatan, akan berkomitmen dalam LDKS ini akan menjadi agenda tahunan Smanses, menurutnya, pelatihan ini adalah wujud kepedulian sekolah dalam mempersiapkan lulusan berkualitas yang nantinya akan menjadi generasi emas Maros menjadi pemimpin di masa datang. (marosfm news department)

Chaidir Syam Lepas 18 Pemuda Maros Ikuti Pelatihan Keterampilan Kerja di Jawa Barat

Bupati Maros, Chaidir Syam melepas 18 orang pemuda-pemudi Maros yang lolos mengikuti pelatihan keterampilan di Balai Besar Pengembangan Tenaga Kerja Kementerian Tenaga Kerja RI di Bekasi, Jawa Barat. Mereka dilepas di ruang rapat kantor Bupati Maros, Jumat (26/3/2021). 

Keterangan Gambar : 18 Pemuda-pemudi Kabupaten Maros yang akan melaksanakan Pelatihan Keterampilan Kerja di Kemenaker RI di Jawa Barat (dok.marosfm)

Chaidir mengatakan, pelepasan 18 orang anak muda Maros itu merupakan bagian dari upaya Pemerintah untuk menciptakan 20 ribu peluang kerja yang memang masuk dalam program 100 hari kerja Bupati. 

Ia berharap  agar program ini terus berkelanjutan untuk mencetak angakatan kerja yang bisa bersaing

Di depan para calon peserta, Bupati meminta agar mereka menjaga nama baik Maros dengan bersikap disiplin dan memanfaatkan waktu pelatihan sebaik-baiknya. Saat kembali, mereka diharapkan bisa menerapkan ilmu dan skill ke anak muda yang lain. 

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnaker) Maros, Amiruddin mengatakan awalnya Maros hanya mendapat jatah sebanyak 16 orang. Namun karena jumlah pendaftar mencapai 50 orang, akhirnya pihak balai menambah menjadi 18 orang peserta.  

Menurut Amiruddin, Para peserta itu nantinya akan mengikuti program pelatihan seperti jaringan komputer, tekhnisi HP, Video Satelit dan audio video selama satu setengah bulan," kata Amiruddin. 

Lebih lanjut, Amiruddin menyebut jika program ini baru pertama kali diikuti oleh anak muda Maros. Ia pun berharap di tahun mendatang, jumlah peserta pelatihan akan bisa terus bertambah. (marosfm news department)

Wednesday, 10 March 2021

Pemkab Buka Ruang Kerjasama Untuk Tingkatkan Mutu Dan Kualitas Pendidikan di Maros

Wakil Bupati Maros Suhartina Bohari, menerima kunjungan dari Universitas Islam Negeri (UIN) Makassar di ruang kerjanya, Rabu (10/3/2021). 

Wakil Bupati Maros Suhartina Bohari menerima kunjungan UIN Makassar (ist) 

Melalui Wakil Rektor IV ( Bid. Kerjasama dan pengembangan Lembaga ), Dr.H.Kamaluddin Abunawas, M.Ag., pihaknya berharap kedepan ada jalinan kerjasama antar UIN Makassar dengan Pemkab. Maros dalam hal peningkatan mutu dan kualitas pendidikan.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Perempuan Pertama di Maros itu dengan gamblang menyatakan bahwa Pemkab Maros membuka ruang untuk seluruh stake holder dalam hal peningkatan mutu pendidikan di Maros. 

Suhartina mengatakan, efek dari pandemi covid-19 ini juga menghantam sektor pendidikan kita. Dan sesuai dengan visi misinya bersama Pak Bupati, kedepan kita akan berupaya meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan kita. 

Olehnya hingga saat ini, kami dari Pemkab Maros memberikan ruang bagi seluruh stake holder untuk bersinergi dan merumuskan formula untuk itu, meski di tengah keterbatasan akibat recofusing anggaran atas penanggulangan covid-19. (marosfm mews department) 

Tuesday, 2 March 2021

Mahasiswi UMMA Maros Raih Nominasi The Best Speech Pada Pemilihan Duta Kampus Tingkat Nasional 2021

Nuranita, Dara Kampus perwakilan dari Universitas Muslim Maros (UMMA) pada ajang pemilihan Duta Kampus Tingkat Nasional tahun 2021ini berhasil meraih nominasi "The Best Speech".

Nuranita Mahasiswi Universitas Muslim Maros (UMMA) (ist)


Ajang Pemilihan Duta Kampus Tingkat Nasional tahun 2021 ini berlangsung mulai tanggal 25-28 Febuari 2021 di LPP Convention Hotel, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Dara kelahiran Camba ini menyampaikan terima kasih untuk do’a dan dukungan kedua orang tuanya, keluarga besar, civitas akademika Universitas Muslim Maros (UMMA).

Ia juga berterimaksih kepada Bupati Maros H. A.S Chaidir Syam, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, orang-orang terdekat,  dan beberapa lembaga tempatnya berproses selama ini.

Nita sapaan akrabnya dikesempatan yang sama menyampaikan harapannya kelak pemerintah Kabupaten Maros semakin peduli dalam hal dukungan terhadap kegiatan pengembangan SDM sejenis ini kedepan. Sebab disamping membawa nama Universitas, kehadiran Nuranita pun membawa nama Kabupaten Maros dikancah nasional. (marosfm news department)

Monday, 1 March 2021

Hadiri Silaturahmi Pesantren Istiqamah, Chaidir Harap Maros Jadi Kota Santri

Pesantren Darul Istiqamah merupakan salah satu pesantren tertua di Kabupaten Maros. Kini status pesantren ini diwakafkan kepada Yayasan Pembina Dakwah Darul Istiqamah.

Dihadapan para undangan, Bupati Maros, Kandepag dan seluruh jajaran tenaga pengajar, pimpinan Pondok Pesantren Darul Istiqamah, KH M Arif Marzuki menuturkan, menyerahkan seluruh lokasi pesantren Darul Istiqamah kepada Yayasan Pembina Dakwah Darul Istiqamah sebagai wakaf, Senin (1/3/2021).

Bupati Maros Chaidir Syam saat menhadiri silaturahmi keluarga pesantren Darul Istiqamah (ist) 

Marzuki mengatakan hal itu untuk memajukan dan mengembangkan Pondok Pesantren Darul Istiqamah. Ia juga berharap semoga pengelolaannya bisa lebih baik dan lebih maju.

Di tempat yang sama Bupati Maros AS Chaidir Syam yang hadir dalam acara tersebut menjelaskan Kabupaten Maros terkenal memiliki banyak pesantren yang punya nama besar dan cukup terkenal. 

Bahkan beberapa diantaranya telah menelorkan alummi-alumni terbaik yang mengharumkan nama Maros. Ia juga berharap agar kedepannya Kabupaten Maros bisa menjadi Kota Santri di Sulawesi Selatan. (marosfm news department)

Monday, 18 January 2021

Bupati Maros Resmikan Gedung Baru SDN 57 Bulu-bulu

Bupati Maros HM Hatta Rahman meresmikan empat gedung baru Sekolah Dasar (SD) yang ada di Maros. Senin (18/1/2021).

Keempat sekolah dasar tersebut yakni, SDN 57 Bulu-bulu, SDN 20 Panjallingan Kecamatan Bontoa, SDN 48 Bontokapetta Kecamatan Lau, SDN Inpres 241 Perumnas Tumalia, Kecamatan Turikale yang berada di jalan Poros Makassar - Maros Kecamatan Marusu Kabupten Maros.

Turut dihadiri beberapa jajaran forkopimda di antaranya Wakil ketua II DPRD Maros Fatmawati, Kepala Dinas Pendidikan Maros H. Takdir,  Kapolsek Mandai, Kepala Sekolah SDN 57 Bulu-bulu Sri Wahyuni serta jajaran staf dan guru-guru.

Keterangan Gambar : Bupati Maros saat meresmikan 4 gedung sekolah dasar di SDN 57 Bulu-bulu kecamatan Marusu kabupaten Maros (dok.marosfm).

Dalam sambutannya Hatta Rahman mengatakan, pembangunan gedung sekolah berlantai tiga tersebut dimulai sejak tahun 2019 dan rampung dibangun akhir tahun 2020. Pembangunan tersebut sejak 2019 dan ini merupakan sekolah yang telah dibangun ulang.

Hatta mengungkapkan,  murid di sekolah tersebut mencapai 800 lebih. Maka dari itu pemerintah perlu membangunkan gedung yang baru dengan kapasitas ruangan yang memadai untuk menampung siswa belajar

Peresmian ke empat bangunan sekolah ini dilakukan di SDN 57 Bulu-bulu dengan menandatangani prasasti ke empat sekolah. 

Penggabungan peleburan empat sekolah dasar ini sengaja dilakukan, mengingat saat ini kabupaten Maros masih memiliki kasus covid-19 yang cukup tinggi. Sehingga untuk meminimalisir kerumunan, maka pelaksanaannya hanya dilakukan di satu sekolah saja.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan H Takdir menuturkan, SDN 57 Bulu-bulu ini awalnya terdiri dua sekolah, namun satu sekolah dilebur atau di regrouping, sehingga menjadi satu sekolah. Umumnya pembangunan sekolah itu menelan anggaran sekitar Rp250 juta setiap ruangannya. 

Terkait anggaran pembangunan gedung sekolah SDN 57 Bulu-bulu ini kata Takdir menelan anggaran Rp10 miliar lebih. (marosfm news department)


Monday, 30 November 2020

4 Guru Asal Maros Ukir Prestasi di Hari Guru Nasional 2020

Momentum Puncak pelaksanaan Hari Guru Nasional 2020 sukses di gelar oleh Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan  di Hotel Gammara Makassar , Senin (30/11/2020).

Salah satu rangkaian kegiatanya ialah penyerahan penghargaan dan hadiah bagi guru yang juara dalam lomba yang di ikuti oleh 653 Peserta.

Keterangan Gambar : 4 Guru asal Kabupaten Maros yang meraih juara dalam momentum Hari Guru Nasional 2020 (dok.marosfm)

Dua lomba mencatat guru asal Maros sebagai juara yakni Ainun Nadjib , S.Pd  guru dari SMPN 35 Satap Moncongloe Home Base disusul juara I Media Pembelajaran Game dan St. Fatimah Acad, S.Kom., S.Pd. Guru SDN 57 Bulu Bulu  Juara II Lomba Puisi tema guru . 

Semantara di ajang lombba tingkat Nasional, Dua guru asal Maros juga meraih juara nasional Lomba menulis antar guru se-Indonesia

Guru tersebut ialah Maryam, S.Pd. Guru SDN 215 Inpres Taipa, Juara III  Lomba menulis kategori guru SD/SDLB/MI dan Nila Sari Latif, S.Pd., M.Pd dan guru SMP 9 Marusu meraih Juara III  Lomba menulis kategori guru SMP/SMPLB/MTs

Keempat guru yang mengharumkan nama Maros ini mendapat apresiasi dari kepala Dinas Pendidikan Maros Takdir. 

Takdir mengungkapkan, walau masih masa pandemi guru guru asal Maros tetap memperlihatkan prestasinya. Ini arti dari proses belajar tanpa henti walau masa pandemi. 

Menurutnya Ini juga menjadi motivasi untuk guru guru lain dalam mengembangkan potensi yang dimilikinya. 

Sementara itu, Salah seorang guru yang berhasil meraih juara tulis puisi St. Fatimah mengungkapkan kebahagiaannya dan kebanggaaanya atas prestasi yang diraihnya bersama tiga rekan lainnya 

Ia berharap semoga ini menjadi dorongan baik untuk terus berbuat dan mengukir prestasi di kanca nasional kedepannya. (marosfm news department)

Tuesday, 24 November 2020

10 Tahun Memimpin Maros, Hatta Rahman Terharu Di Hadapan Para Guru

Bupati Maros HM Hatta Rahman menyeka matanya yang berair sesaat setelah sebuah video berakhir di layar Gedung Serbaguna. Hatta terharu setelah menonton video  yang disajikan oleh guru-guru tentang potret pendidikan Maros 10 tahun terakhir. 

Video ini ditampilkan dalam Seminar yang digelar Dinas Pendidikan kabupaten Maros di Gedung Serbaguna Selasa (24/11/2020). 

Keterangan Gambar : Bupati Maros Hatta Rahman saat memberi sambutan di hadapan para guru (dok.marosfm)

Seminar digelar dalam rangka memperingati hari guru dan dihadiri oleh kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel Prof Muhammad Jufri dan kepala LPMP Provinsi Sulsel Halim Muharram dengan peserta seminar 465 orang yang terdiri dari guru dan kepala sekolah serta pengawas. 

Seorang guru, Ima Fatimah berterima kasih atas dedikasi dan perhatian pemerintah kabupaten Maros dibawah kepemimpinan Hatta Rahman selama 10 tahun sehingga saat ini hampir seluruh sekolah khususnya sekolah negeri telah diperbaiki. Sekolah yang kumuh, ruang kelas yang tidak layak kemudian direnovasi dan diperbaiki. Sekolah-sekolah juga mempercantik diri dengan berkreasi membuat berbagai macam lukisan di halaman, dinding yang menarik perhatian. 

Apalagi dalam kurun waktu 10 tahun terakhir hampir semua hak guru terpenuhi dan dibayarkan tepat waktu.

Hatta Rahman mengakui, dalam 10 tahun dirinya menjabat tidak ada lagi guru yang berdemo menuntut haknya karena komitmen Pemkab Maros selalu memenuhi hak para guru sehingga guru dapat bekerja dan mendidik tanpa khawatir haknya tidak dibayarkan. 

Ia mengungkapkan rasa terharunya pada 10 tahun lalu sehari sebelum dilantik ada demo guru, menuntut pembayaran gaji 13 serta kekurangan atas kenaikan gaji 5 persen dan hak-hak lainnya tapi Alhamdulillah setelah saya menjabat tidak pernah lagi ada demo guru-guru. Karena prinsip kita, pemerintah harus membayar upah sebelum keringat mengering.

Hatta membuktikan selama 10 tahun terakhir, pembayaran gaji 13, kenaikan gaji, sertifikasi guru selalu dibayarkan tepat waktu. Pemkab Maros berperan aktif dalam upaya peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan baik dari segi fisik maupun sumber daya manusia. Salah satu upaya peningkatan kualitas guru adalah dengan seminar. (marosfm news department)

Friday, 16 October 2020

Gagas Karya Sastra Bagi Guru, SD Bulu Bulu Gelar Workshop Pentigraf

Sebanyak 43 guru dan tenaga kependidikan SDN 57 Bulu Bulu Maros hadir sebagai peserta dalam workhop penulisan pentigraf.

Workshop ini berlangsung sehari  yang di bawakan oleh Lory Hendrajaya yang juga salah seorang penulis dan budayawan Maros yang dilaksanakan di Gedung SDN 57 Bulu Bulu Kecamatan Marusu Kabupaten Maros,Kamis (15/10/2020).

Keterangan Gambar : Kegiatan workshop pentigraf yang di laksanakan di SDN 157 Bulu-bulu (dok.marosfm)

Lory Hendrajaya menjelaskan, Pentigraf merupakan akronim dari cerpen tiga paragraf, Karya sastra jenis baru ini, kali pertama digagas dan dikembangkan oleh sastrawan dan akademikus dari Unesa, Dr. Tengsoe Tjahjono. 

Menurutnya, pentigraf adalah sebab syarat utamanya yang terdiri dari tiga paragraf, tidak kurang dan tidak lebih. Namun demikian, pentigraf haruslah memiliki tokoh, alur cerita, dan konflik yang kuat. Untuk itulah, mengapa dalam menuliskan pentigraf harus memperhatikan pemilihan diksi untuk menciptakan kalimat yang efektif.

Ia berharap ilmu tentang pentigraf ini akan dikenal dan ketahui guru khususnya di Maros dan akan menjadi alternatif karya yang berkualitas. 

Sementara itu, Kepala UPTD SDN 57 Bulu Bulu Sri Wahyuni, sangat bersyukur guru gurunya sudah mendapatkan ilmu pentigraf dan berharap akan menjadi keterampilan karya baru.

Sri juga mengagendakan penerbitan kumpulan karya pentigraf SDN 57 Bulu Bulu, dan jika ini akan terbit paling lama akhir tahun, mungkin akan menjadi kumpulan pentigraf pertama di Sulsel. (marosfm news department)

Monday, 12 October 2020

Angkasa Pura I Resmikan Gedung Kelas Baru TK Angkasa di Maros

Manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) menghadiri peresmian Gedung Kelas TK Angkasa yang dilaksanakan di TK dan SD Angkasa Kelurahan Hasanuddin Kabupaten Maros pada Senin, (12/10/2020).
 
Dalam acara peresmian ini juga dihadiri oleh Perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Maros, Perwakilan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Maros, Ketua Yayasan Pendidikan Periskapura, Kepala Cabang Bank SulSelBar Maros, beserta jajaran dari masing-masing instansi.


Keterangan Foto : Peresmian gedung baru TK Angkasa Maros oleh GM Bandara SHIAM Wahyudi (dok.marosfm)

Ketua Yayasan Pendidikan Persikapura, Endang mengatakan, Sangat mengucapkan banyak terima kasih dan berharap dengan adanya rehabilitasi ini TK dan SD Angkasa Pura mampu mempertahakan predikat akreditasi A serta meningkatkan animo pelajar untuk terus belajar dan berkarya.
 
Sementara itu, Wahyudi selaku General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin mengatakan, Dalam pelaksanaan rehabilitasi ini, PT. Angkasa Pura I (Persero) memberikan bantuan dana sebesar Rp 256 juta. Upaya rehabilitasi Gedung Kelas TK Angkasa Pura adalah salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) yaitu program bina lingkungan yang mana menjadi bentuk komitmen PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional Sultan Hasanuddin sebagai pengelola bandara untuk dapat berkontribusi memberikan bantuan pada aspek pendidikan.
 
Selain itu, Perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Maros, Ikbal menambahkan, Dinas Pendidikan dan Pemkab Maros pun tetap memegang komitmen untuk memberikan bantuan kepada TK-TK swasta, mulai dari pengadaan alat permainan anak hingga menghibahkan bangunan untuk daerah-daerah yang sangat membutuhkan.

Ia berharap, dengan ini semua tetap semangat dalam memberikan upaya yang terbaik di tengah masa pandemi ini.
 
Kegiatan ini pun dirangkaikan dengan pemotongan tumpeng oleh General Manager Bandara Sultan Hasanuddin kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan MoU antara pihak Yayasan Pendidikan Periskapura dengan Bank SulSelBar terkait program kerjasama SimPel (Simpanan Pelajar) serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan terkait program Perpustakaan Digital. (marosfm news department)

Thursday, 1 October 2020

SD Inpres 103 Hasanuddin Maros, Workshop Penulisan Puisi di Tengah Pandemi

Masa pandemi tak mengurangi kreatifitas sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Maros untuk meningkatkan kapasitas tenaga pengajarnya.

Salah satunya di SD 103 Inpres Hasanuddin Maros yang menggelar workshop penulisan puisi.

Setidaknya dalam kegiatan tersebut ada puluhan murid dan guru diberi pelatihan selama kurang lebih sehari lamanya. 

Keterangan Gambar : Salah satu pemateri dalam workshop penulisan puisi di SD Inpres 103 Hasanuddin Maros (dok.marosfm)
Acara yang dibuka langsung oleh kepala Dinas Pendidikan Takdir mengatakan,
pelatihan ini merupakan sebagai bentuk penambahan kapasitas guru dalam keterampilan penulisan puisi.

Ia pun berharap dengan terus berkaryanya  memungkinkan kemampuan puisi guru dan murid ini mampu dituangkan dalam bentuk buku.

Selain itu dalam Workshop tersebut turut di pandu oleh praktisi kesenian di Maros Lory Hendrajaya dan koordinator Rumah Dongeng chapter Maros bersama Ima Fatimah salah seorang penulis Maros dan sekretaris Rumah Dongeng chapter Maros. 

Selain memberikan motivasi pemateri juga memberi bekal bagaimana menulis puisi dengan mudah melalui pendekatan diksi yang kuat, memberanikan diri menulis, menjadikan kehidupan sehari hari sebagai tema puisi, dan  menjadikan puisi dalam kehidupan sehari hari. 

Lory berharap dalam workshop ini akan melahirkan penulis penulis puisi di kalangan pendidik dan tenaga kependidikan di SD Hasanuddin ini serta menjadikan ilmu puisi ini sebagai media mengajar di kelas . 

Sementara, Ima Fatimah berharap bukan hanya terampil menulis puisi tapi juga bisa melahirkan karya dalam bentuk antologi puisi. Kumpulan karya puisi ini akan menjadi karya abadi dan akan terus tersimpan sampai waktu yang lama. 

Selain itu kepala UPTD SDN 103 Inpres Hasanuddin, Wahidah sangat mengucapkan bersyukur atas terlakasananya workshop ini sehingga walau masa pandemi, kreatifitas dan penambahan wawasan guru tetap berjalan baik. 

Ia sangat bangga pada guru guru yang tak henti belajar dan mengasah kemampuannya untuk menjadi guru hebat, ia berharap semoga workshop ini akan melahirkan penulis handal dari sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Maros. (marosfm news department)

Wednesday, 16 September 2020

SDI 103 Hasanuddin Maros Gelar Berbagai Lomba di Tengah Pandemi

Berbagai lomba yang diadakan oleh Sekolah Dasar Inpres 103 Hasanuddin pada masa pandemi Covid- 19 diataranya lomba Adiwiyata kelas, lomba sudut baca dikelas dan lomba keaktifan parenting kelas pada Rabu (16/9/2020).

Lomba yang melibatkan semua warga sekolah ini melakukan kegiatan dikelas dan halaman sekolah dengan cara membersihkan, mengatur dan menata kelas agar menjadi senyaman mungkin untuk kegiatan belajar mengajar.


Keterangan Gambar : Kadis Pendidikan Maros M. Takdir saat memberikan piagam penghargaan kepada pemenang lomba adiwiyata kelas (Ist)

Kepala Sekolah SD Inpres 103 Hasanuddin Hj Wahida mengatakan kegiatan lomba ini  digelar demi menciptakan suasana sekolah yang kondusif untuk belajar, membiasakan siswa untuk gemar membaca,cinta lingkungan dan kebersihan.

Selain itu, siswa, guru dan orang tua menciptakan perpustakaan mini di dalam kelas.

Adapun penilaian lomba ini dilakukan oleh tim juri yang terdiri  dari Dinas Pendidikan, Dinas lingkungan hidup,  pengawas sekolah dan  kepala sekolah lain. Penilaian dilakukan pada hari Rabu, 16 September 2020 , mulai jam 09.30. Tim juri mengunjungi kelas satu persatu dan melakukan penilaian sesuai dengan kriteria penilaian skor yang telah ditetapkan para juara.

Sementara itu, Kadis Pendidikan Maros M. Takdir pada kegiatan ini mengaku sangat kagum melihat antusias para orang tua, guru sekolah SD Inpres Hasanuddin pada kegiatan lomba ini. 

M. Takdir menjelaskan, Lomba ini diselenggarakan agar dapat menghidupkan ruh pelaksanaan Kurikulum 2013 (K13) yang meliputi pendidikan karakter, gerakan literasi, dan menyiapkan siswa memiliki soft skill seperti problem solving, creativity, innovation, dan communication. Lomba sudut baca diikuti oleh seluruh kelas di sekolah dasar inpres 103 Hasanuddin.

Menurut M. Takdir Semua kelas yang dikunjungi telah didekorasi  semenarik mungkin dengan berbagai ornamen agar para siswa tertarik membaca artikel yang dibuat sendiri, kemudian ditempel pada sebuah papan. 

Lomba sudut baca, adiwiyata kelas dan parentin kelas ini telah didukung oleh parentin kelas satu hingga enam yang bekerjasama dengan sekolah untuk meneguhkan SD Inpres 103 Hasanuddin sebagai terbaik di Kabupaten Maros.

Adapun pemenang lomba dalam kegiatan tersebut dari tiga lomba masing-masing juara ialah, sudut baca  juara satu  kelas 1d/IId, juara dua kelas 1c/IIc, juara tiga kelas VI-b. 

Untuk juara lomba adiwiyata kelas juara satu kelas VI-b,juara dua kelas VI-c dan juata tiga kelas III-a dan untuk lomba keaktifan Parenting kelas. Juara satu kelas VI-b. Juara dua kelas III-d dan juara tiga kelas III-a. (marosfm news department)

Monday, 10 August 2020

Guru SDN 66 Kanjitongang Maros Belajar Menulis dan Membaca Puisi

Mengisi waktu luang di masa pandemi, guru guru SD Negeri 66 Kanjitongang Kecamatan Maros Baru Kabupaten Maros mengasah ilmu sastranya dengan belajar menulis dan membaca puisi Senin, (9/8/2020)


Keterangan Gambar : Para pemateri belajar menulis dan membaca puisi dan guru-guru SDN 66 Kajitongang Maros Baru (dok.marosfm)


Acara tersebut di bawakan oleh Budayawan Maros Lory Hendrajaya yang juga koordinator Rumah Dongeng chapter Maros bersama Ima Fatimah seorang Penulis dan sekretaris Rumah Dongeng chapter Maros. 

Dalam pelatihan tersebut diikuti sedikitnya 20 guru SD sembari belajar cara praktis menulis puisi yang materinya antara lain keberanian menulis, kebiasaan menulis dan cara menempatkan diksi yang tepat.

Tak hanya itu para guru juga di ajar  bagaimana memperbanyak kosa kata sebagai modal dasar menulis puisi, mempublis karya dan mendokumentasikan karya puisi , pelatihan ini hampir seratus persen praktik menulis dan membaca puisi. 

Dalam pelatihan itu Lory sebagai pemateri meminta kepada guru guru agar membuat target dalam menulis puisi, misalnya sehari satu puisi atau seminggu satu puisi dengan tema yang variatif. 

Guru yang dilatih merasa sangat senang karena mereka merasa mendapatkan banyak ilmu dimasa pandemi ini. 

Sementara itu, Ima Fatimah sekretaris Rumah Dongeng chapter Maros mengharapkan pelatihan ini adalah awal untuk mengetahui bagaimana menulis puisi itu ternyata mudah, selanjutnya adalah bagaimana menjadikan karya puisi sebagai karya guru dan ini hanya akan lahir jika menjadi pembiasaan.

Ima berharap, Guru harus menulis puisi dan bisa diterbitkan menjadi antologi puisi guru SD khususnya di SD Kanjitongan.

Selain itu, Kepala SD Negeri 66 Kanjitongan Maros Baru A. Hikmawati sangat bersyukur atas kesediaan para pemateri untuk menjadi nara sumber di sekolahnya. Ia menganggap ini adalah satu langkah maju untuk menambah pengetahuan dan keterampilan guru guru dan dirinya.  

Hikmawati juga mengucapkan banyak terima kasih telah membimbing seluruh guru-guru. Katanya, ini menjadi bekal  untuk menulis dan membaca puisi yang sangat bermanfaat. 

Mengenai tantangan menerbitkan antologi puisi guru SD Kanjitongan dari sekretaris Rumah Dongeng, Hikmawati bersedia untuk berkarya bersama guru guru nya, dia hanya menjawab. (marosfm news department)

Wednesday, 24 June 2020

Bank Sulselbar Maros Ikut Membantu Gerakan "MACCA"

Gerakan Maros Cinta Baca (Macca) yang di gagas oleh Dinas Pendidkan Maros, menjadikan sekolah sebagai basis lahirnya gerakan ini. 

Pada Rabu, (24/4/2020) Kepala Dinas Pendidikan meresmikan beberapa sarana baca yang ada di SDN 39 Kassi Maros, sarana baca yang digagas Hj. Andi Nengsi Kepala Sekolah ini antara lain Baruga Baca, lorong baca, gazebo baca, taman baca, teras baca, dan beberapa sarana baca lainnya yang dibangun diluar kelas untuk menggairahkan semangat membaca siswa siswi. 

Keterangan Gambar : Kadisdik Maros H. Takdir saat memberikan bantuan CSR Bank Sulselbar Maros kepada SDN 39 Kassi Maros (dok.marosfm)
Nengsih mengatakan seluruh pembangunan sarana baca ini merupakan kesadaran siswa siswi yang memerlukan motivasi untuk membaca dan mengembangkan upaya budaya literasinya.

Direktur Bank Sulsebar Hasjil menyerahkan langsung bantuan pihak ketiga CSR nya untuk pengembangan budaya baca dalam gerakan MACCA ini.

Kata Hasjil, Bantuan tersebut diberikan kepada SDN 39  Kassi Maros dengan memberi gerobak baca dan buku bacaan.

Ia berharap, kedepan dapat terus membantu gerakan ini utamnya penambahan buku bacaan kepada siswa-siswi SD khususnya di Kabupaten Maros.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Maros H.Takdir berharap besar gerakan MACCA ini berkembang di semua sekolah sebagai wujud gerakan ini dilaksankan secara bersama-sama, sehingga kedepan sarana baca ini akan melahirkan generasi pembaca, generasi cinta buku, generasi rindu buku, dan akan menjadikan buku sebagai bagian tak terpisahkan dalam kehidupannya sehari hari. (marosfm news department)

Thursday, 18 June 2020

Resmikan Taman Baca, Ini Harapan Kadisdik Maros

Dinas Pendidikan Kabupaten Maros meresmiman taman baca SD 173 Inpres Mangngai Kecamatan Bantimurung. 

Kegiatan tersebut merupakan upaya dalam hal menggandeng stakeholder pendidikan dalam pengembangan literasi sekolah dan budaya baca dalam gerakan MACCA atau Maros cinta Baca yang digagas Pemerintah Kabupaten Maros melalui Dinas Pendidikan.

Keterangan Gambar : Dinas Pendidikan Kabupaten Maros saat meresmikan taman baca di SD 173 Mangngai (ist)
Takdir menjelaskan gerakan ini akan membumi dan menjadi gerakan yang tumbuh dari sekolah. Selain itu katanya ini merupakan sumber motivasi agar kegiatan ini berjalan baik.

Ia berharap Maros nantinya akan kami harapkan menjadikan gerakan ini menjadi gerakan wajib di sekolah, inovasi membaca harus terus dikembangkan dan ditemukan karena dengan membaca semua akan jadi lebih mudah. 

Sementara itu, Kacab Bank BRI Maros Mujahid Amin dalam sambutannya  juga sangat berterima kasih kepada Dinas Pendidikan yang sudah melibatkan BRI dalam gerakan yang positif ini.

Ia mejelaskan BRI  Insya Allah kami akan mensupport gerakan ini paling tidak berupaya membantu dalam ketersediaann bahan baca dalam bentuk buku yang variatif. 

Selain itu, Kepala SDN 173 Mangngai Muhammad Idrus  juga merasa bangga sekolahnya menjadi salah satu percontohan gerakan literasi tingkat Kabupaten Maros dan akan terus menjaga budaya literasi, 

Kata Idrus, selain budaya baca sekolah pihaknya juga akan mengembangkan literasi budaya antara lain latihan massikkiri kampong, yakni pembacaan zikir yang biasa dikandangkan saat hajatan hajatan , serta gerakan 113 yang artinya gerakan 1 siswa harus memba 1 buku dengan tuntas  selama 3 hari. Serta menuntaskan buku 10 dalam sebulan. 

Sebelumnya kepala Dinas Pendidikan Takdir bersama rombongan juga meresmikan taman baca dan gazebo baca SMP Neg 22 Bantimurung.

Dalam peresmian tersebut dihadir langsung oleh Kadisdik Maros Takdir didampingi Kepala Bank BRI Maros Mujahid Amin dan Rumah Dongeng chapter Maros.i (marosfm news department).
 
Copyright © 2014 102,3 Maros FM, Dari Maros Untuk Indonesia. Designed by Maros Enterprise.