NEWS
Showing posts with label SKPD. Show all posts
Showing posts with label SKPD. Show all posts

Sunday, 1 September 2019

Kadisdik Maros Puji Inovasi dan Prestasi SDN 173 Mangngai Dan SMPN 4 Bantimurung

Pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Maros terus memaksimalkan pemantauannya terhadap proses belajar mengajar dan berbagai program inovatif yang dilakukan pihak sekolah.

Seperti yang terlihat sabtu kemarin (31/8/2019), Kadis Pendidikan Maros, H. Takdir turun langsung mengunjungi SMP Negeri 4 Maros dan SDN 173 Mangngai. Kedua Sekolah tersebut berlokasi di Kecamatan Bantimurung.


Keterangan Gambar : Kadisdik Maros, H. Takdir bersama Kepala Sekolah SMPN 4 Bantimurung Hj. Aida Rayana, S.Pd. (dok. marosfm)

Di SMPN 4 Bantimurung, Kepala Sekolah, Hj. Aida Rayana, S.Pd memaparkan bagaimana pihaknya telah mengembangkan Dokumen 8 standar yang juga menjadi rambu pencapaian peningkatan mutu.

Ia menjelaskan, dokumen ini berisikan petunjuk pelaksanaan pembelajaran serta Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang menjadi tolak ukur nilai siswa.

Selain itu, Ida Rayana melanjutkan dokumen ini juga berisikan Kumpulan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Guru yang menjadi pegangan pembelajaran.

Selain itu, SMPN 4 juga sudah menyusun program kerja 4 tahunan yang menjadi acuan kedepan, sehingga sekolah tidak membuat kegiatan yang mendadak tanpa adanya perencanaan matang.

SMPN 4 juga mengembangkan dua ekstra kurikuler yang melahirkan pelajar berprestasi dan mengharumkan nama sekolah dan daerah. Yakni ekskul Story Telling dan ekskul Sepakbola.

Ekskul Story Telling kini lolos ke tingkat Nasional setelah menjadi Juara tingkat Sulsel, sementara ekskul Sepakbola menjadikan 5 lulusannya kini bergabung ke Timnas untuk berlaga di Korea dan Portugal.

Keterangan Gambar : Suasana taman baca di SDN 173 Mangngai, Desa Mangeloreng Kecamatan Bantimurung. (dok. marosfm)

Sementara dalam kunjungan Kadisdik Maros ke SDN 173 Mangngai, Ia menyaksikan proses belajar mengajar walau sarana minim, namun murid dan guru tetap semangat.

Kepala Sekolah SDN 173 Mangngai, Muhammad Idrus menjelaskan, salah satu inovasi pihak sekolah yakni meningkatan budaya baca dengan gerakan literasi, membangun sudut baca yang nantinya akan dikembangkan seperti lorong baca, kantin baca dan diharapkan akan menjadi rumah baca.

Ia menjelaskan, Hal ini dtempuh untuk meningkatkan minat baca siswa yang sekarang ini banyak dipengaruhi kecanggihan teknologi Informasi.

Kadisdik Maros, H. Takdir mengaku salut atas pengelolaan sekolah yang ada di Maros, seperti SMPN 14 dan SDN 173 karena saat ini dibutuhkan inovasi yang baik untuk merangsang minat baca dan minat belajar siswa.

Ia berharap, pendirian taman baca dan ruang ruang yang mendukung gerakan literasi dikembangkan terus, bukan hanya membaca, mungkin juga bercerita, menulis, sampai kegiatan pentas. (marosfm news department)

Tuesday, 16 October 2018

Masih Nganggur? Yuk Cari Lowongan Kerja Di Maros Job Fair 24 -25 Oktober Mendatang

Para pencari kerja di Kabupaten Maros akan memiliki peluang lebih besar dalam mendapatkan pekerjaan di berbagai perusahaan swasta, bukan hanya perusahaan lokal namun juga perusahaan skala nasional.

Pasalnya, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Maros akan menggelar "Maros Job Fair 2018" atau Pameran Bursa Kerja untuk para pencari kerja pada tanggal 24 sampai 25 Oktober 2018 di Atrium Grand Mall Batangase Maros, Lt. 1.

Keterangan Gambar : Kadisnaker Maros, Ferdiansyah (tengah) saat jumpa pers di lantai 1 Grand Mall Batangase Maros. (dok. marosfm)

Kadisnaker Maros, Ferdiansyah, saat jumpa pers, selasa (16/10) mengatakan Kegiatan Bursa Kerja ini merupakan program yang pertama kali digelar Disnaker untuk memudahkan tenaga kerja potensial dan kompeten dalam mendapatkan informasi lowongan kerja di beberapa perusahaan besar.

"Sudah ada puluhan perusahaan yang terdaftar dan akan membuka stand di Job Fair ini untuk memberikan informasi yang dibutuhkan para calon tenaga kerja" Ungkapnya.

Ia juga menjelaskan, dalam pameran bursa kerja ini, pihaknya sudah menyiapkan kemudahan bagi calon tenaga kerja dalam pengurusan kartu kuning atau kartu pencari kerja.

Para Calon tenaga kerja hanya disyaratkan membawa fotokopi Ijazah terakhir dan transkrip nilai, Pas Foto ukuran 3x4 3 lembar, dan fotokopi KTP sehingga bisa langsung memasukkan aplikasi lamarannya pada perusahaan yang membuka lowongan kerja.

Maros Job Fair 2018 ini juga dimeriahkan Lomba Musik Akustik, Coaching Clinik seperti teknik wawancara dan Talkshow Ketenaga Kerjaan. (marosfm news department)

Wednesday, 26 September 2018

Bursa Inovasi Desa, DPMD Akan Suguhkan 100 Terobosan Baru Bagi 80 Desa Di Maros

Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (DPMD) Kabupaten Maros akan menggelar Bursa Inovasi Desa, kamis 27 September 2018 di Gedung Serbaguna, Jalan Asoka.

Bursa Inovasi tersebut akan menampilkan 100 bentuk Inovasi atau Ide yang bisa direplikasi seluruh Desa di Kabupaten Maros yang meliputi 3 bidang yakni Bidang Infrastruktur, SDM dan Sosial Budaya Ekonomi atau Kewirausahaan.

Keterangan Gambar : Sekertaris Panitia, Kamal Syam bersama Staf Ahli Tepat Guna P3MD, Rustam Efendi (dok. marosfm)

Kabid Peningkatan Kapasitas Teknis Desa DPMD Maros yang juga Ketua Panitia Bursa Inovasi Desa, Andi Rudi Alam, rabu (26/9) mengatakan kegiatan ini akan dihadiri sekitar 420 peserta dari 80 desa di Maros.

Mereka akan disuguhi 100 Inovasi yang bisa di adaptasi dan dikembangkan sesuai potensi masing-masing desa.

Ia menjelaskan, keseratus Inovasi tersebut, 50 diantaranya dari Kabupaten Maros sendiri. Dan 50 lainnya dari Kementrian Desa yang sudah sukses diterapkan di berbagai desa di Indonesia.

Rudi menjelaskan, para utusan desa akan menentukan bentuk inovasi yang akan diterapkan di desanya masing-masing dengan pendampingan tenaga Penyedia Peningkatan Kapasitas Layanan Teknis Desa (P2KTD).

Rudi Alam berharap, dengan Bursa Inovasi ini maka pihak Desa bisa memanfaatkan dananya agar lebih tepat sasaran dan maksimal dalam penggunaannya.

Sementara Tenaga Ahli Tepat Guna P3MD, Rustam Effendi menjelaskan, Bursa Inovasi ini merupakan usaha pertukaran pengetahuan dan terobosan baru agar desa bisa lebih berkembang melalui kegiatan Inovatif.

Rustam mencontohkan, untuk bidang Infrastruktur dengan membangun Sarana Olahraga Desa yang didesain kreatif, Konsep Kampung Warna dll.

Untuk Bidang Sumberdaya Manusia misalnya dengan membuat Sekolah Teknik Desa. Sementara untuk bidang Ekonomi yakni Pengembangan Usaha Kecil Menengah melalui industri kreatif Pembuatan Tas atau pengolahan potensi kerajinan bambu. (marosfm news department)

Wednesday, 30 May 2018

TUNJUKKAN PRESTASI KERJA BAIK, BUPATI MAROS UNDANG PETUGAS KEBERSIHAN DAN DAMKAR BERBUKA PUASA DI RUMAH JABATAN

Bupati Maros, HM Hatta Rahman menyampaikan apresiasi atas kinerja petugas kebersihan dari Dinas Kebersihan dan petugas pemadam kebakaran (Damkar) yang menunjukkan komitmen yang baik dalam menjaga kualitas kerja yang dilakukan penuh tanggung jawab.

Atas kinerja yang baik itu, Bupati Maros pun menggelar Buka Puasa Bersama Petugas Damkar dan Kebersihan serta masyarakat Maros, selasa (29/5/2018) di Rumah Jabatan Bupati, Jalan A. Yani.

Buka Puasa tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Maros, H.A Harmil Mattotorang, Ketua DPRD Maros, H.A.S Chaidir Syam serta beberapa kepala OPD dan unsur Muspida.

Keterangan Gambar : Petugas Damkar (atas) dan Petugas Kebersihan (bawah) saat menghadiri acara Buka Puasa Bersama di Rumah jabatan Jabatan, Jl. A. Yani. (dok. marosfm/humaspemkabmaros)

Bupati Maros menyampaikan terimakasih kepada seluruh petugas kebersihan yang selama ini telah membantu pemerintah dalam menjaga kebersihan di kabupaten Maros utamanya dalam meraih piala Adipura.

Begitupun kepada petugas Damkar, Bupati juga berterima kasih kepada seluruh petugas dimana selama ini standby 24 jam untuk selalu siap siaga jika terjadi bencana kebakaran.

Bupati juga mengimbau agar mari memanfaatkan bulan Ramadan ini untuk terus meningkatkan kualitas ibadah kita karena bulan ini merupakan bulan yang mulia dan penuh berkah.

Diakhir acara, Bupati Maros pun memberikan bingkisan kepada seluruh petugas kebersihan dan pemadam kebakaran. (marosfm news department)

Tuesday, 29 May 2018

KADISNAKER IMBAU PERUSAHAAN DI MAROS BAYAR THR KARYAWAN MINIMAL H-7 LEBARAN

Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Maros mengimbau seluruh perusahaan agar menjalankan kewajibannya dengan melakukan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) ke para buruh atau karyawannya.

Hal itu disampaikan Kadisnakertrans Maros, Ferdyansyah, selasa (29/5/2018).

Keterangan Gambar : Kadisnakertrans Maros, Ferdyansyah (dok. ist)

Ferdyansyah mengatakan, di Maros ini terdapat sekitar 300 perusahaan yang tersebar di 14 Kecamatan dan akan dipantau untuk tetap melakukan kewajibannya jelang Hari Raya Idul Fitri.

Menurutnya, perusahaan yang bandel dan tidak mau menyalurkan THR, pasti akan diberikan sanksi, baik itu berupa sanksi adminitrasi, maupun penghentian sementara untuk beroperasi.

Penyaluran THR tersebut berdasarkan surat edaran Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi nomor 2, tahun 2018, tentang pembayaran THR keagamaan.

Berdasarkan surat edaran itu, perusahaan wajib membayar THR kepada buruhnya, paling lambat H-7 lebaran Idulfitri 1439 H.

Ia juga meminta, warga yang tidak diberikan THR dari pihak perusahaan agar segera melapor ke posko pengaduan kantor Disnakertrans di Kompleks Kantor Bupati Maros atau menghubungi call center posko pengaduan di nomor handphone 0852-5361-0474. (marosfm news department)

Wednesday, 9 May 2018

PERKAWINAN USIA ANAK MASIH TINGGI, DPPPA MAROS GELAR PENYULUHAN BAGI IRT

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Maros menggelar Penyuluhan Konseling bagi Ibu Rumah Tangga.

Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan di Aula Kantor Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Maros, Senin (7/5/2018).

Peserta sebanyak 70 orang ini terdiri dari ibu rumah tangga yang tersebar di beberapa desa Kabupaten Maros.

Kepala Bidang Pengarusutamaan Gender DPPPA Maros Hj Rachmawaty mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya karena melihat masih tingginya perkawinan usia anak di Provinsi Sulsel dan mencegah perkawinan anak di Maros dan juga masih tingginya angka stanting di Maros, serta masih tingginya kasus KDRT di Maros.

Hj Rachmawaty juga menjelaskan, kegiatan ini dilakukan dalam meningkatkan pemahaman ibu rumah tangga tentang konsep keluarga sejahtera dan meningkatkan peran dan kualitas ibu rumah tangga dalam pola asuh anak.

Juga memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang peran ibu rumah tangga dalam membangun Keluarga sejahtera.

Pemateri dalam kegiatan itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Maros Ny Hj. Suraida Hatta menjelaskan terkait Peran Ibu dalam mengasuh Anak dalam Keluarga.

Dan Kabid Kualitas Hidup DPPPA Sulsel, Febriani Mustomu membawakan materi dengan topik Pemberdayaan ekonomi dalam mempertahankan ketahanan keluarga. (marosfm news department)

Keterangan Gambar : Ketua PKK Maros, Hj. Suraida saat memberikan materinya

DORONG TERCIPTANYA KOTA LITERASI, DINAS PERPUSTAKAAN MAROS MOTIVASI PELAJAR MAKIN GIAT MEMBACA

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Maros terus mendorong terciptanya Maros sebagai Kabupaten Literasi.

Hal itu terlihat dalam Sosialisasi Pemasyarakatan Literasi kepada Pelajar SMA/SMK Sederajat yang digelar di Aula pertemuan RM.Nusantara Jl. Jenderal Sudirman, Rabu, 09 Mei 2018.

Acara tersebut dihadiri sekitar 100 pelajar dari berbagai sekolah di Maros, dan hadir pula Sekda Maros Ir. Baharuddin, MM, Ketua DPRD Maros, H.A.S Chaidir Syam, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan, Drs.Muhammad Alwi, M.Si dan Pemateri Andi Alimuddin Assagaf selaku Pendamping The United States Agency for International Development (USAID) Prioritas.

Sakda Maros, Ir. Baharuddin, MM yang membuka acara, dalam sambutannya mengatakan bahwa orang sukses lahir dari kegemaran membaca, untuk itu siswa harus membudayakan gemar membaca sejak dini agar nantinya menjadi orang sukses pula.

Sementara, Ketua DPRD Maros, H.A.S Chaidir Syam, S.IP mengaku sangat mengapresiasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dengan diadakannya Bimtek untuk pelajar, sehingga membuktikan keseriusan Pemkab Maros mewujudkan Maros sebagai Kota Literasi.

Chaidir Syam juga menyemangati para siswa peserta Bimtek untuk betul-betul konsentrasi mengikuti pelatihan dan mengajak para peserta untuk menggalakkan Literasi di sekolah masing-masing.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Maros, Drs. Muhammad Alwi, M.Si menjelaskan kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh para pelajar, sehingga diharapkan saat kembali ke sekolah masing-masing bisa menularkan virus literasi dengan massif. (marosfm news department)

Keterangan Gambar : Ketua DPRD Maros bersama Sekda Maros dan Kadis Perpustakaan saat memberikan motivasi ke pelajar Maros agar makin giat membaca.

Thursday, 3 May 2018

DINAS PERPUSTAKAAN MAROS LATIH PUSTAKAWAN SEKOLAH CARA MERAWAT BUKU

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Maros kembali menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelestarian Bahan Pustaka Untuk Sekolah Dasar (SD) dan SMP sederajat di Aula RM Nusantara Jalan Jend. Sudirman.

Kegiatan tahunan tersebut diadakan selama 2 hari mulai Kamis (3/5/2018) hingga Jumat  (4/5/2018) dan diikuti 41 Pustakawan Sekolah yang diajari tentang Pelestarian Bahan Pustaka sekolah yang baik dan benar.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Drs. Muh. Alwi, M.Si dalam membawakan sambutan Bupati Maros, H.M Hatta Rahman mengatakan kegiatan ini perlu ditingkatkan lagi mengingat petugas perpustakaan wajib mengetahui cara melestarikan bahan pustaka agar tetap awet selama mungkin.

Untuk itu, Hatta Rahman mengajak para peserta untuk bersungguh-sungguh mengikuti setiap materi agar ilmu yang didapatkan bisa diterapkan di perpustakaan sekolah masing-masing.

Dalam Bimtek tersebut hadir Pemateri antara lain Kepala seksi pembinaan tenaga perpustakaan Provinsi Sulsel, Syamsuddin. SS, MM, dan Pustakawan Madya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulsel, Hj. Samsani, S.Sos. MM. (marosfm news department)

Keterangan Gambar : Kegiatan Bimtek Pelestarian Bahan Pustaka di Maros

Monday, 30 April 2018

SELAMAT, INILAH PEMENANG LOMBA PUISI DAN BERCERITA DI DINAS PERPUSTAKAAN MAROS

Lomba puisi dan Bercerita antar Siswa  SD/MI dan SMP tingkat Kabupaten Maros yang di adakan Kantor perpustakaan dan Kearsipan Maros di ikuti puluhan siswa dari berbagai sekolah

Lomba tersebut digelar selama 3 hari mulai tanggal 23 hingga 25 April 2018 di Gedung Kesenian, Jalan Lanto Dg. Pasewang.

Adapun yang menjadi juri dalam lomba tersebut, Ketua BKKI Maros, Husni Siame, Sekertaris Dewan pendidikan Maros, Lory Hendradjaya dan Kabid Pengembangan Perpustakaan, As'ad Bacolleng.

Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Maros, Muh. Alwi menjelaskan, acara ini merupakan acara tahunan yang memberikan wadah bagi siswa untuk memperlihatkan kemampuannya dalam berpuisi dan bercerita.

Diharapkan dari kegiatan ini, siswa dapat menggali potensi seni puisinya sehingga lebih maksimal lagi.

Adapun yang menjadi juara
lomba bercerita antar SD/MI, Fira Aulia Nuzul dari SDN 21 Sanggalea juara III, Indri Pratiwi dari SDN 3 maros juara II dan Sartika Nappa dari SDN 30 Maros sebagai juara I.

Untuk lomba Puisi antar SD/MI, Najma Fadila dari SDN 3 Maros juara III, Aisyah dari MIN Maros juara II dan Afzal Aska Firman dari SDN 196 sebagai juara I.

Sedangka juara lomba Puisi antar siswa SMP/MTS tingkat Kab.Maros, St.Rahmah dari SMP 5 Mandai juara III, Halisah dari SMP SATAP Langkeang juara II dan Safriadi dari SMPN 2 Unggulan Maros berhasil menjadi juara I. (marosfm news department)

Keterangan Gambar : Para pemenang saat berfoto bersama tim juri

GALI POTENSI SENI SISWA, DINAS PERPUSTAKAAN MAROS GELAR LOMBA PUISI DAN BERCERITA

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Maros menggelar Lomba Puisi dan Bercerita antar siswa SD/MI dan SMP di Gedung Kesenian, Jalan Lanto Dg. Pasewang, sejak tanggal 23 hingga 25 April 2018.

Lomba tersebut diikuti puluhan siswa dari berbagai sekolah di Kabupaten Maros.

Perlombaan puisi antar SMP di ikuti 22 peserta, dan perlombaan puisi dan bercerita antar SD/MI diikuti sebanyak 41 peserta.

Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Maros, Muh. Alwi menjelaskan, acara ini merupakan acara tahunan yang memberikan wadah bagi siswa untuk memperlihatkan kemampuannya dalam berpuisi dan bercerita.

Diharapkan dari kegiatan ini, siswa dapat menggali potensi seni puisinya sehingga lebih maksimal lagi.

Sementara Koordinator Keluarga Peduli Pendidikan (KERLIP) untuk Indonesia Timur, Bagus Dibyo Sumantri  yang juga hadir dalam acara tersebut sangat mengapresiasi adanya perlombaan yang diadakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Maros tersebut.

Di depan Guru dan siswa, Bagus Dibyo mengharapkan acara seperti ini bukan hanya sekedar seremonial saja tapi benar-benar untuk menggali potensi siswa khususnya dalam berpuisi.

Menurutnya, Guru pun harus kreatif dalam mendidik siswa misalnya guru memberi tantangan kepada siswa untuk membaca buku dan merangkumnya dalam bentuk puisi dan di tampilkan sekali dalam seminggu di depan kelas.

Selain itu, Bagus juga mendorong semua SKPD yang berbasis Sekolah kedepanya bisa Bersinergi agar pencapaiannya lebih maksimal lagi.

Adapun yang menjadi juri dalam lomba puisi antar siswa yakni, Ketua BKKI Maros Husni siame, Sekertaris Dewan pendidikan Maros, Lori Hendradjaya dan Kabid Pengembangan Perpustakaan As'ad Bacolleng. (marosfm news department)

Keterangan Gambar : Salah satu siswa saat membawakan puisinya di acara lomba yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Maros

Sunday, 22 April 2018

MENUJU KABUPATEN LAYAK ANAK, INI YANG DILAKUKAN TIM VERIFIKASI DI MAROS

Kabupaten Maros kini telah ditetapkan lolos dalam tahap evaluasi administrasi Kabupaten Layak Anak (KLA) dan terpilih untuk maju ke tahap Verifikasi Lapangan (VL)  yang dilaksanakan tanggal 19 hingga 21 April 2018.

Penetapan tersebut dilakukan  setelah Maros sebelumnya lolos pada tahap pengisian indikator melalui penginputan mandiri dengan aplikasi via web.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (PPPA), M. Idrus, Sabtu (21/4/2018) mengatakan Tim VL mengunjungi 3 sekolah ramah anak (SD Angkasa 3, SMP 5 Mandai dan MTs Negeri 1 Maros) kemudian dilanjutkan dengan berkunjung ke Puskesmas Turikale untuk memastikan layanan kesehatan yang ramah anak.

Tim VL tersebut dipimpin Iwan Setiawan (Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) didampingi Yossi (Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas) dan Taufik (Pakar KLA).

Idrus melanjutkan, Tim VL juga telah berkunjung ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk melihat inovasi dan pencapaian akta kelahiran di Kabupaten Maros.

Kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke Pengadilan Negeri Maros dan Polres Maros untuk memastikan penanganan kasus anak (korban dan pelaku) sudah memberikan layanan yang berpihak kepada kepentingan terbaik anak.

Untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan anak di Lapas Anak, Tim VL juga berkunjung ke Lapas Kelas IIA Maros kemudian dilanjutkan dengan diskusi dengan Forum Anak Kabupaten Maros untuk mengetahui apakah Forum Anak Maros sudah menjalankan perannya sebagai Pelopor dan Pelapor serta terlibat dan berpartisipasi dalam pembangunan di Kabupaten Maros.

Selain itu, Tim VL melanjutkan kunjungan lapangan dengan melihat kondisi Taman Kota dan sarana publik lainnya yang akan dijadikan bahan evaluasi dan rekomendasi kepada Kabupaten Maros untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak.

Idrus menyampaikan, usai kunjungan tersebut, beberapa rekomendasi pun diusulkan untuk ditindaklanjuti diantaranya zona selamat sekolah untuk keselamatan anak di jalan serta sarana prasana publik yang ramah untuk anak dan disabilitas.

Sementara Ketua DPRD Maros, H.A.S Chaidir Syam saat bertemu Tim VL menjelaskan peran DPRD dalam mewujudkan KLA tertuang dengan 5 Perda Inisiatif DPRD yaitu Perda KLA, Perda KIBBLA,  Perda PAUD, Perda HIV/AIDS dan Perda Sistem Perlindungan Anak.

Selain itu, Chaidir juga menyampaikan, pihaknya juga telah melaksanakan Reses Partisipatif dengan melibatkan dan mendengar suara anak. (marosfm news department)

Keterangan Gambar : Kadis PPPA Maros bersama Tim Verifikasi Lapangan Kabupaten Layak Anak dan pelajar Maros.

Friday, 20 April 2018

LESTARIKAN SITUS BANGUNAN ZAMAN KOLONIAL, DISBUDPAR MAROS GELAR SEMINAR SEJARAH LOKAL

Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Maros, menggelar seminar sejarah lokal bertema "Maros Di Zaman Kolonial", jumat (20/4/2018) di Museum Daerah Kabupaten Maros.

Hadir sebagai Narasumber dalam kegiatan tersebut, Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Maros, Muh. Ramli, Akademisi Dr. Muh. Nur serta Kadisbudpar Maros, Kamaluddin Nur.

Seminar tersebut dihadiri sekitar 50 peserta yang terdiri dari beberapa pelajar, guru serta pemerhati budaya.

Kadisbudpar Maros, Kamal Nur mengatakan seminar sejarah ini digelar untuk memberikan gambaran kondisi Maros di zaman kolonial, yang hingga saat ini masih ada beberapa bangunan bersejarah yang menjadi peninggalan, salah satunya bangunan Museum Maros.

Ia berharap, pelestarian peninggalan bangunan zaman kolonial di Maros yang masih tersisa saat ini bisa secepatnya ditetapkan menjadi Cagar Budaya.

Sementara Ketua TACB, Muh Ramli mengatakan pihaknya saat ini sementara mengkaji naskah rekomendasi penetapan cagar budaya di Maros.

Ia menjelaskan, saat ini ada lima situs dan bangunan yang sementara di kaji yakni situs bangunan Behearder Huis Van Berawing Maros atau Lembaga lama di Jalan Lanto Dg. Pasewang, Situs bangunan Kantor Pos di jalan Abbas Dg. Sialu, Situs bangunan Museum Daerah jalan A. Yani, Situs bangunan Pengadilan Maros di Jalan A. Yani, Museum Daerah, Rumah Controleur Belanda di Jalan Jamil Dg. Pabundu.

Menurutnya, Pihak TACB akan melakukan sidang peringkat sekitar mei mendatang untuk ditetapkan sebagai cagar budaya sehingga situs bangunan akan memiliki payung hukum dan pemerintah bisa mengalokasikan anggaran pelestariannya.

Muh. Ramli juga mengapresiasi perhatian Pemkab Maros saat ini dalam komitmennya memperhatikan warisan budaya di Kabupaten Maros. (maros fm news department)

Keterangan Gambar : Kadisbudpar Maros, Kamal Nur saat membuka seminar sejarah lokal di Museum Daerah Maros

Thursday, 5 April 2018

DISDUKCAPIL RAMPUNGKAN PEREKAMAN E-KTP SELURUH PELAJAR MAROS

Dinas Kependudukan Dan Pencatatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Maros telah merampungkan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) bagi seluruh pelajar di 14 Kecamatan di Maros

Kadisdukcapil Maros, DR. H Nasiruddin Rasyid, kamis (5/4/2018) mengatakan pihaknya telah melakukan "penjemputan bola" dengan mendatangi 22 SMA/SMK dan Aliyah di Maros.

Ia menjelaskan, perekaman di sekolah tersebut bahkan sampai ke wilayah Camba, Mallawa dengan total waktu 2 bulan.

Secara teknis, Ketua ICMI Maros ini memaparkan, tim Disdukcapil mendatangi tiap sekolah dalam sehari target rampung satu sekolah.

Untuk saat ini, para pelajar yang telah direkam datanya tersebut, EKTP nya sudah diantarkan kembali ke sekolahnya masing masing sehingga tidak perlu lagi mengorbankan pelajaran dengan mendatangi Kantor Disdukcapil di Kompleks Kantor Bupati Maros.

Nasiruddin menyampaikan, dalam program perekaman di sekolah itu, pihak guru dan kepala sekolah sangat berterima kasih atas langkah Disdukcapil Maros sehingga para pelajar yang berusia 17 tahun keatas sudah memiliki EKTP nya.

Terkait masalah kekurangan Blangko yang sempat menjadi kendala, kini masalah tersebut sudah teratasi dan tidak ada lagi istilah kekurangan blanko KTP di Disdukcapil. (marosfm news department)

Keterangan Gambar : Kadisdukcapil Maros, DR. H Nasiruddin Rasyid

Thursday, 29 March 2018

DISNAKER MAROS GELAR PELATIHAN OPERATOR ALAT BERAT

Sebanyak 30 orang peserta ikut serta dalam kegiatan pelatihan operator alat berat yang digelar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Maros, Rabu, (28/3/2018) di Baruga B Kantor Bupati Maros.

Kepala Seksi Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), Darwansyah menjelaskan kegiatan ini diikuti para pencari kerja dan beberapa orang yang sudah bekerja namun ingin mencari pengalaman di bidang alat berat.

Ia menjelaskan, Pelatihan operator ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi calon tenaga kerja di Kabupaten Maros agar kedepannya mereka bisa terserap di dunia kerja.

Untuk tahap kedua nantinya pihaknya berencana akan mengikutkan peserta dari 14 kecamatan di Maros sehingga bisa merata.

Mengenai output pelatihan ini tidak lain untuk memberikan pembekalan bagi mereka agar mengetahui sistem kerja alat berat hingga mengoperasikannya.

Tidak hanya pelatihan alat berat, pihak Disnaker Maros kedepannya juga akan menggelar pelatihan alat pendingin, jasa boga dan jahit menjahit. (marosfm news department)

Keterangan Gambar : Peserta Pelatihan Operator Alat Berat di Maros.

Friday, 23 March 2018

DISNAKERTRANS MAROS BEKALI KETERAMPILAN BAGI CALON PEKERJA YANG AKAN KE LUAR NEGERI

Dinas Tenaga Kerja & Transmigrasi (Disnaketrans) Kabupaten Maros kerjasama Dinas Tenaga Kerja Sulsel untuk memberikan pelatihan dan pembekalan kepada puluhan warga Maros yang akan bekerja di luar negeri sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI). 

Kepala Disnakertrans Maros, Muhammad Ferdiansyah menjelaskan, dalam kegiatan tersebut, pihaknya  membekali PMI yang berasal dari Maros untuk lebih terampil dan siap guna ketika mereka ke luar negeri untuk bekerja.

Menurutnya, selama ini banyak pekerja yang keluar negeri tanpa memiliki keterampilan. Sehingga perlu dibekali keterampilan agar mereka tidak lagi kebingungan soal apa yang mereka kerja di luar negeri.

Beberapa pelatihan yang diberikan kepada calon PMI yakni, pemberian pembekalan cara loundry dan menyetrika uap. Selain itu mereka juga diajarkan cara menata meja, serta keterampilan lainnya.

Mantan Kepala Dispenda kabupaten Maros ini menjelaskan, Disnakertrans hanya memberikan pelatihan untuk tenaga lokal. Padahal Pemerintah daerah, juga memiliki keinginan untuk mengirimkan Tenaga PMI keluar negeri yang sudah terampil. Karena semakin banyak warga yang memilih bekerja di luar negeri. 

Selain memberikan pembekalan keterampilan, calon PMI juga diberikan pembekalan terkait negara tujuan, baik itu dari segi kebudayaan, kebiasaan dan adat istiadat negara tersebut. 

Pelatihan ini diikuti sekitar 30 orang perseta.

Di hari pertama para peserta dibekali pengetahuan bagaimana menjadi tenaga terampil. 

Salah seorang calon PMI, Gita menjelaskan, pihaknya merasa senang mendapatkan pembekalan seperti ini. Hal ini setidaknya dianggap mampu membantu mereka tentang gambaran pekerjaan yang akan mereka jalani selama di luar negeri. (marosfm news department)

Keterangan Gambar : pemberian materi dalam kegiatan Pembekalan dan Penyuluhan bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Maros.

Monday, 12 February 2018

RAMAI BUKA REKENING, PETUGAS KEBERSIHAN MAROS DILAYANI KHUSUS BANK SULSELBAR

Sekitar 427 petugas kebersihan di Kabupaten Maros ramai-ramai membuka rekening di Bank Sulselbar Maros, senin (12/2/2018).

Namun petugas kebersihan tersebut tidak perlu antri di Kantor Bank Sulselbar di Jalan Bougenville, karena adanya loket khusus yang dibuka di area Gedung Serbaguna Maros khusus melayani mereka.

Hal tersebut dilakukan menyusul Penerapan transaksi non tunai di Lingkup Pemkab Maros yang mewajibkan honorer termasuk petugas kebersihan untuk kebutuhan pembayaran honorarium mereka.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan kabupaten Maros Andi Davied Syamsuddin mengatakan, mulai bulan Februari 2018 ini semua pembayaran honorarium petugas kebersihan tidak lagi dilakukan secara tunai oleh bendahara tapi dengan sistem non tunai.

Menurutnya, transaksi non tunai ini dijamin keamanannya karena pembayaran tidak lagi melalui bendahara. Transaksi sistem baru ini juga menunjukkan tidak adanya pemotongan sehingga jumlah honor yang diberikan sesuai dengan yang seharusnya.

Adapun honorarium petugas kebersihan sendiri bervariasi dari Rp850 ribu sampai Rp1 juta per bulan tergantung tugas mereka dilapangan seperti sopir, penyapu jalan, petugas taman, petugas drainase hingga petugas tempat pembuangan akhir (TPA). (maros fm news department)

Keterangan Gambar : Petugas Kebersihan Maros saat membuka rekening dengan pelayanan loket khusus dari Bank Sulselbar Maros di Pelataran Gedung Serbaguna, Jl. Asoka.

Sunday, 11 February 2018

MESKI HUJAN, DISPORA MAROS TETAP JALANKAN PROGRAM SENAM PAGI DI AREA "CAR FREE DAY"

Antusias warga Kabupaten Maros dalam memanfaatkan Area "Car Free Day" di sekitar Kantor Bupati tidak surut meskipun diguyur hujan, minggu pagi (11/2/2018).

Aktivitas senam pagi yang menjadi program rutin Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) pun tetap dilaksanakan seperti minggu sebelumnya.

Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Maros, H. Hamzah S.E mengatakan lokasi senam yang biasanya dilakukan di sekitar jalan Asoka terpaksa dipindahkan di Aula Lapangan Pallantikang karena hujan yang tiba-tiba mengguyur sekitar Kota Maros.

Ia menjelaskan, program senam pagi ini tetap diagendakan rutin dipandu instruktur dari Dinas Kesehatan Maros serta Yayasan Jantung Sehat, meskipun cuaca kadang tidak mendukung untuk dilakukan outdoor seperti biasanya.

Usai senam pagi sekitar pukul 08.00 Wita, hujan yang sudah reda membuat sebagian besar warga melanjutkan aktivitas olahraganya dengan jalan santai atau berlari disekitar Kantor Bupati dan Hutan Kota Maros.

Diketahui, Area jalan seputar Kantor Bupati Maros sejak 2017 lalu telah dijadikan Area Car Free Day khusus untuk warga manfaatkan berolahraga setiap hari minggu, kendaraan pun dilarang melintas mulai pukul 06 hingga 09 pagi. (maros fm news department)

Keterangan Gambar : Lokasi senam pagi yang dipindahkan dari Jalan Asoka ke Aula Lapangan Pallantikang Kantor Bupati Maros akibat hujan mengguyur minggu pagi.

Wednesday, 29 November 2017

DORONG PEMUDA MAROS EKS TRAUMA UNTUK BERWIRAUSAHA, DINSOS MAROS SERAHKAN BANTUAN ALAT BENGKEL

Dinas Sosial kabupaten Maros menyerahkan bantuan peralatan perbengkelan kepada 10 orang Penyandang Masalah Kesejahteraan sosial (PMKS) Eks Trauma, rabu (28/11/2017) di Kantor Dinsos Maros, Jalan Asoka.

Jenis bantuan alat bengkel yang diberikan berupa 10 kompresor, 10 dongkrak, 10 set peralatan kunci-kunci.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Maros, H. Abd. Gaffar S.Sos mengatakan bantuan ini berasal dari dana APBD tahun 2017 demi membantu masyarakat eks trauma melalui Dinas Sosial Kabupaten Maros.

Gaffar juga menambahkan bantuan ini diberikan agar mereka dapat melaksanakan fungsi sosialnya sebagaimana mestinya serta bisa mandiri dan berwirausaha, untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.

Salah seorang penerima bantuan, Hamzan mengaku sangat berterimakasih kepada pemerintah Kabupaten Maros utamanya Dinsos atas bantuan tersebut, sehingga diharapkan bantuan semacam ini bisa terus berlanjut kedepannya, karena masih banyak penyandang eks trauma lainnya yang perlu dibina dan diberi bantuan. (maros fm news department)

Keterangan Gambar : Penerima Bantuan alat bengkel saat foto bersama di Kantor Dinas Sosial Maros.

Saturday, 11 November 2017

DISBUDPAR DAN TACB MAROS SOSIALISASIKAN PENTINGNYA LESTARIKAN CAGAR BUDAYA

Kabupaten Maros dikenal memiliki Cagar Budaya yang kriterianya lengkap mulai Cagar Budaya jaman prasejarah, jaman kolonial, jaman pengembangan islam dan serta peninggalan jaman jepang.

Untuk itu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Maros terus berupaya melestarikan dan melindungi cagar budaya yang ada di Maros.

Salah satu upaya yang dilakukan guna memberi pemahaman akan Cagar Budaya ke Masyarakat, yakni dengan menggelar Sosialisasi Undang Undang Nomor 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya, kamis (9/11/2017) di jalan Gladiol Maros.

Dalam kegiatan itu ada dua pemateri yang dihadirkan yakni Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Maros, Muh Ramli dan anggota TACB Maros, Lory Hendrajaya.

Kepala Disbudpar Maros, Rahmat Burhanuddin mengatakan, Maros memiliki kekayaan cagar budaya yang sangat banyak yakni sekitar 289 situs sehingga harus terus dijaga kelestarian dan pemanfaatannya.

Ia menjelaskan, untuk itu pihaknya menggelar sosialisasi ini untuk memotivasi para praktisi cagar budaya serta masyarakat utamanya dari kalangan Guru agar seluruhnya berperan serta dalam melestaraikan budaya bangsa.

Sementara itu, Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Maros, Muh Ramli mengatakan sosialisasi merupakan upaya Kabupaten Maros untuk melakukan pemahaman terhadap pengelolaan cagar budaya.

Ia berharap dengan adanya sosialisasi ini maka peserta yang terdiri dari guru atau pengajar bisa memahami pemanfaatan cagar budaya yang sangat penting perannya dalam mengembangkan mendukung ilmu pengetahuan, kebudayaan dan sejarah.

Sementara Anggota TACB Maros, Lory Hendradjaya mengapresiasi pemanfaatan Cagar Budaya di Maros yang sudah memenuhi kriteria. Salah satunya terlihat dari penataan yang dilakukan melalui kaidah konservasi dan pelestarian. Seperti di Gua Timpuseng yang dibangunkan jalan yang dilapisi papan dan tidak menggunakan bahan-bahan yang bisa merusak, seperti pengecoran. (maros fm news department)

Wednesday, 8 November 2017

WABUP DAN KETUA DPRD MAROS MINTA PARPOL DAN ORMAS TERLIBAT EDUKASI POLITIK KE MASYARAKAT

Ketua DPRD Maros, H.A.S Chaidir Syam meminta seluruh pihak baik Organisasi Kepemudaan, Ormas serta Partai Politik agar terus melakukan pendidikan politik atau sosialisasi politik ke masyarakat dalam memaksimalkan partisipasi pemilih dalam berbagai pemilihan umum (Pemilu).

Hal itu disampaikan Chaidir Syam saat menyampaikan materinya dalam diskusi Forum Politik yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbang Pol) Kabupaten Maros, Rabu (8/11/2017) di Gedung Baruga B Kantor Bupati Maros.

Chaidir menjelaskan, Sosialisasi Politik yang dilakukan utamanya bagi pemilih pemula akan membuat masyarakat semakin cerdas dalam berdemokrasi sehingga setiap perhelatan politik dapat berkualitas dengan menghindari hal-hal negatif seperti money politik, black campaign.

Sementara Wakil Bupati Maros, H.A Harmil Mattotorang saat membuka kegiatan tersebut berharap agar kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan politik kepada masyarakat karena Parpol dan ormas memiliki tanggung jawab untuk memfasilitasi memberikan pengetahuan politik kepada masyarakat.

Diskusi Forum Politik ini menghadirkan para pengurus parpol dan organisasi masyarakat (ormas) serta pemateri lainnya yakni dari Kodim 1422 Maros. (maros fm news department)

 
Copyright © 2014 102,3 Maros FM, Dari Maros Untuk Indonesia. Designed by Maros Enterprise.