NEWS
Showing posts with label News. Show all posts
Showing posts with label News. Show all posts

Monday, 19 July 2021

Polres Maros Turunkan 345 Personil Pengamanan Rangkaian Lebaran Idul Adha

Kepolisian Resor Maros menurunkan ratusan personil pengamanan pada pelaksanaan hari raya Idul Adha tahun 2021,Hal tersebut sesuai surat perintah Kapolres Maros yang ditanda tangani pada Senin siang.

Keterangan Gambar : Kabag Ops Polres Maros Kompol Jasardi saat melakukan apel gelar pasukan pengamanan Lebaran Idul Adha 1442 Hijriyah (IST)
Kabag Ops Polres Maros Kompol Jadardi mengatakan, Sebanyak 345 personil pengamanan akan diturunkan untuk melakukan pengamanan disejumlah lokasi kegiatan dengan rincian kegiatan malam Takbiran.


225 Personil yang akan berjaga dibeberapa titik diantaranya wisata Kuiliner PTB dan Batas Kota Kab Maros dan Makassar, khusus untuk pengamanan hari lebaran 36 Personil disiagakan pengamanan di masjid Al Markaz dan masjid Raya Maros,khusus Polsek jajaran juga menurunkan personil ditiap-tiap masjid.

Selain itu Polres Maros juga menunrukan 84 personil untuk melaksanakan pengamanan dilokasi pemotongan Hewan Kurban.

Sementara itu, Kapolres Maros AKBP Musa Tampubolon juga menuturkan pihaknya akan melarang kegiatan pawai Takbir keliling di jalan jalan.

Menurutnya, larangan takbir keliling sejalan dengan kebijakan larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah untuk meminimalisir terjadinya kerumunan yang berpotensi terjadinya penularan covid-19.

Terkait pelaksanaan Sholat idul Adha, Kapolres Maros juga menghimbau untuk sebisa mungkin dilaksanakan displin menerapakan protokol kesehatan ketat khususnya dengan menjaga jarak dan memakai masker sesuai dengan kebiajakan pemerintah dan surat edaran Bupati Maros.

(marosfm news department)

Bupati Maros Imbau Warga saat Salat Idul Adha agar Tetap Mematuhi Protokol Kesehatan

Bupati Maros HAS Chaidir Syam menghimbau kepada seluruh Masyarakat Kabupaten Maros agar melaksanakan salat Idul Adha di Masjid dekat rumah masing-masing.

Terhitung sebanyak 57 desa berada dalam kondisi Zona Hijau, 41 desa berada dalam Zona Kuning, 6 desa berada dalam Zona Orange dan 6 desa lainnya berada dalam Zona Merah.

Keterangan Gambar : Bupati Maros Chaidir Syam (dok.marosfm)
Chaidir Syam juga menekankan kepada seluruh masyarakat yang akan melaksanakan salat Idul Adha, agar kiranya tidak mengabaikan penerapan Protokol Kesehatan sebagaimana yang telah dianjurkan oleh pemerintah.

Pihaknya akan terus mengupayakan hal dalam pencegahan memutus rantai penyebaran virus Covid-19, sehingga terus selalu menekankan ke masyarakat agar tak lupa mengenakan masker saat hendak ke masjid besok dan tak lupa membawa hand sanitizer serta selalu mencuci tangan.

Hal itu diungkapkan oleh dirinya setelah menghadiri agenda kegiatan Launching Sulawesi Selatan Kebut Vaksin di Pondok Pesantren Nahdatul Ulum, Desa Soreang, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros pada Senin Siang.


Pemkab Maros juga telah meminta kepada Pemerintah desa dan dusun untuk mendetailkan data jumlah pasien Covid-19 sesuai desa masing-masing, dan telah menginstruksikan kepada pengurus masjid agar kiranya membentuk Tim Satgas di tiap-tiap Masjid.

Bupati Maros  juga menyampaikan bahwa ia bersama jajaran unsur Forkompinda akan menyekat perbatasan Kabupaten/Kota agar Masyarakat salat didekat rumah masing-masing.

Terakhir, Bupati Maros HAS Chaidir Syam sendiri rencananya akan melaksanakan salat Ied di Masjid Agung Ar-Rahman dan Wakil Bupati Maros Hj. Suhartina Bohari akan melaksanakan salat ied di Masjid Al-Markaz Maros.

(marosfm news department)

Pemkab Maros Qurban 35 Ekor Sapi

Pemerintah Daerah Kabupaten Maros bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) 

akan melaksanakan ibadah Qurban atau penyembelihan dipelataran lapangan Pallantikang, Kelurahan Pettuade, Kecamatan Turikale. 

Rencananya pihak penyelenggara Qurban akan menyasar langsung Kaum Dhuafa dengan harapan dapat membantu saudara-sadara dan menjalin silaturahmi antara sesama kaum
muslim yang tengah melaksanakan ibadah Idul Qurban.
Keterangan Gambar : Bupati Maros Chaidir Syam (dok.marosfm)

Bupati Maros Chaidir Syam mengatakan, Sebanyak 35 ekor sapi rencananya akan di qurbankan dan sementara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga masih menunggu informasi lanjutan, guna mengumpulkan data-data dan menghitung secara keseluruhan jumlah sapi yang akan disumbangkan kepada masyarakat Maros. 

Sekedar diketahui, Pemerintah Daerah Kabupaten Maros melalui pihak penyelenggara Qurban akan membagikan kupon daging sesaat setelah Shalat Idul Adha.

(marosfm news department)

Chaidir Syam Kunjungi Pasien Covid RSUD Palaloi Maros

Jelang Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriyah, Bupati Maros HAS Chaidir Syam lakukan kunjungan ke RSUD dr Palaloi pada Senin siang.

Selama pandemi, Rumah sakit yang telah berdiri sejak tahun 1983 ini menjadi tempat perawatan intensif bagi para pasien terkonfirmasi positif yang membutuhkan perawatan.

Menjelang hari raya Idul Adha, kasus covid di Maros terus mengalami peningkatan. Bupati Maros HAS Chaidir Syam turun langsung melakukan kunjungan ke RSUD dr Palaloi guna meninjau langsung ketersediaan ruang pelayanan bagi para pasien.

Bed Occupancy Rate (BOR) atau pemanfaatan tempat tidur di Maros sudah mencapai 84%, untuk itu perlu ada penambahan. Terlebih pasien terkonfirmasi covid terus meningkat. 
Keterangan Gambar : Bupati Maros Chaidir Syam saat melakukan kunjungan ke RSUD Palaloi Maros sekaligus mengecek para pasien Covid-19 (IST)
Chaidir Syam menyampaikan, terdapat tambahan ketersediaan kamar hari ini. Dengan total ketersediaan kamar ialah 30 kamar dari 20 kamar sebelumnya. 


Sementara, Untuk ruang isolasi yang terisi hingga saat ini sebanyak 23 kamar, sehingga masi ada ketersediaan kamar kosong sebagai antisipasi adanya tambahan pasien covid-19 yang membutuhkan perawatan.

Saat melakukan peninjauan, Chaidir merasa sedih karena baru saja mendapatkan kabar duka. Salah satu pasien terkonfirmasi covid-19 yang dirawat di ruang isolasi meninggal dunia. 

Pasien diketahui adalah Polisi kelahiran 1982 yang bertugas di Papua. Kabarnya pasien akan dikebumikan di kampung halaman yakni kecamatan Simbang desa Bantimurung.

Dalam proses peninjauan Bupati Maros juga meninjau instalasi radiologi, pihaknya masuk ke tempat pengambilan foto X-ray. Selanjutnya, tepat disebelah ruang yakni ruang panel. 

Sementara itu, Kepala RSUD dr Palaloi Hj Fitri Adhicahya yang ikut menemani Bupati Maros Chaidir mengatakan, selain ruang isolasi perawatan kita juga meninjau ruang isolasi ICU covid, dan ruang  Neonatal Intensive Care Unit (NICU).

Untuk Pasien di isolasi perawatan covid ada 23 orang, di isolasi ICU covid 2 orang dan ada satu bayi di NICU yang masi dalam kategori suspek.

(marosfm news department)

Pemkab Maros Resuffle Ulang 26 Jabatan Eselon II

Pemerintah kabupaten (Pemkab) Maros menggelar job fit atau mengocok ulang posisi jabatan eselon II atau setingkat kepala dinas, badan, kantor, asisten dan staf ahli. 

Job fit tersebut digelar di Kantor UPT Penilaian Potensi dan Kompetensi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulsel dan dibuka langsung oleh Wakil Bupati Maros Hj Suhartina Bohari pada Minggu kemarin.

Job Fit ini merupakan penialain potensi dan kompetensi atau pemetaan pejabat pimpinan tinggi pratama lingkup Pemkab Maros dengan menempatkan pejabat setingkat eselon II ditempat yang sesuai dengan kompetensi dan kemampuannya. 

Keterangan Gambar : Job Fit Eselon II Pemkab Maros (IST)

Suhartina Bohari menjelaskan, dilaksanakannya job fit ini merupakan penerapan manajemen ASN yang transparan, kompetitif, dan berbasis merit. Job fit ini juga dilakukan menyusul adanya perampingan dari struktur perangkat daerah di Maros yang kini berjumlah 26 perangkat daerah saja dari sebelumnya sebanyak 35 perangkat daerah. 

Dikatakannya, Untuk penempatan ulang posisi jabatan eselon II tentu Pihaknya harus melakukan pemetaan dan penilaian secara profesional dan proporsional sehingga Pemkab Maros kelak menempatkan pejabat sesuai dengan kompetensi dan kemampuannya, right man in the right place.

Selain Hati Sapaan Akrabnya menjelaskan, merujuk pada peraturan pemerintah nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen PNS penilaian potensi dan kompetensi dilakukan apabila pejabat tersebut telah menduduki jabatan paling singkat dua tahun dan paling lama 5 tahun. 

Sementara itu, Kepala Bidang pengembangan karir pada Badan Kepegawaian  dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Hj Muslimah Mustafa mengatakan, job fit ini melibatkan tim penilai terdiri dari 7 orang yakni Sekretaris Daerah, kepala perwakilan BPKP, kepala BKD Provinsi dan akademisi empat orang. Empat hal yang menjadi dasar penilaian yakni kompetensi teknis, kompetensi manajerial, sosial kultural dan kompetensi pemerintahan. 

Job fit berlangsung selama tiga hari, yang dibuka pada Sabtu (17/7/2021) dan dilanjutkan lagi pada tanggal 22 dan 23 Juli mendatang. Didalam job fit tersebut meliputi sesi wawancara, assesment dengan tim assesor.

Selain itu, Sebanyak 27 pejabat eselon II dari total 27 pejabat yang mengikuti job fit ini. Sebelum melaksanakan job fit, pejabat wajib mengisi formulir untuk memilih tiga posisi jabatan yang diinginkan.

(marosfm news department)

Saturday, 17 July 2021

Sinergitas TNI-Polri, Polres Maros dan Kodim 1422 Maros Distribusikan 2.000 Bantuan Sosial

Penyerahan dan pendistribusian bantuan sosial dalam TNI-Polri mulai dilakukan, salah satunya Sinergitas Kodim 1422 Maros bersama Polres Maros menyalurkan dua ton beras atau setidaknya 2.000 karung  beras yang akan diberikan kepada masyarakat Maros yang terkena dampak Covid-19.

Pelepasan secara simbolis tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Maros AKBP Musa Tampubolon bersama Dandim 1422 Maros Letkol Inf Budi Rahman di Mako Polres Maros pada Sabtu pagi.

Dari pantuan marosfm.com, ratusan kendaraan dinas yang tergabung dalam Babinsa dan Bhabinkamtibmas membawa paket berupa karung beras yang akan dibagikan kepada masyarakat sekitar.

Keterangan Gambar : Pelepasan secara simbolis 2.000 bantuan sosial TNI-Polri di Mako Polres Maros (dok.marosfm)
Kapolres Maros mengatakan, Kegiatan ini sebagai bentuk keperihatinan atau simpati dalam menghadapi situasi Pandemi, bagi masyarakat khususnya kabupten maros.

Kegiatan ini juga serentak dilakukan diseluruh Indonesia termasuk Kabupaten dan Kota dengan menyasar para pedagang kaki lima dan kaum duafa.

Dalam Penyerahan ini Kapolres berharap, semoga bantuan ini senantiasa dapat meringankan beban masyarakat, terutama para kaum duafa dan masyarakat yang memang benar-benar membutuhkan bantuan.

Sementara itu, Dandim 1422 Maros, Letkol Inf Budi Rahman mengatakan sebagai bentuk sinergitas TNI-Polri agar tetap bersatu dan berjuang bersama dalam menyelamatkan masyarakat ditengah pandemi Covid-19.

Ia berharap dalam pemberian bantuan ini juga senantiasa masyarakat tetap patuh dalam melakukan penerapan protokol kesehatan dan tetap menghindari hal-hal yang menyebabkan terjadi penyebaran virus Covid-19.

Selain itu, Dandim juga menyampaikan, Selama penerapan Perlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM, seluruh personil yang turun kelapangan dalam menghadapi situasi seperti ini, untuk menghindari terjadinya upaya represif atau terkesan emosional. (marosfm news department)

Friday, 16 July 2021

Wabup Maros Minta Anggaran CSR Perusahaan Fokus Sejahterakan Masyarakat Maros

Wakil Bupati Hj Suhartina Bohari meminta kepada perusahaan-perusahaan yang berada di Maros untuk menggelontorkan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Maros. 

Hal ini disampaikan saat menggelar rapat dengan forum CSR Maros Kamis kemarin di Ruang Rapat Wakil Bupati. 
Keterangan Gambar : Wakil Bupati Maros Hj. Suhartina Bohari saat menggelar rapat terkait penyaluran CSR Perusahaan di ruang rapat Wakil Bupati (IST)

Wabup mengatakan, CSR harusnya dapat memberi sumbangsih dalam pembangunan di Maros. Menurutnya, Selama ini program CSR perusahaan-perusahaan menyalurkan CSR-nya atas nama masing-masing dan kurang tepat sasaran sehingga tidak semua masyarakat dapat merasakan program CSR tersebut. 

Bahkan, saat ada bencana perusahaan hanya memberi bantuan berupa mie instan padahal kebutuhan pasca bencana jauh lebih penting. 

Dirinya menginkan, program CSR perusahaan di Maros 80 persen disalurkan melalui forum CSR sehingga bantuan tersebut kelihatan dan tepat sasaran. 

Misalnya, perusahaan hanya fokus di daerah yg dekat lokasi perusahaan maka kecamatan yang tidak ada perusahaan didaerahnya tidak dapat merasakan program CSR tersebut. Harusnya, CSR bisa merata ke seluruh kecamatan sehingga manfaat CSR dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Maros.

Hati sapaan akrabnya mencontohkan, program CSR perusahaan dapat berkontribusi dalam mengurangi pemukiman kumuh, peningkatan kesejahteraan, peningkatan kualitas pendidikan pada keluarga. 

Sementara itu, salah satu anggota forum CSR dari PT Angkasa Pura I yang mengelola bandara Internasional Sultan Hasanuddin Iwan mengatakan, pihaknya siap mendukung program-program dari CSR di Maros. 

Iwan juga menunggu proposal kegiatan dari Bappeda agar Pihaknya dapat mensupport program-program pembangunan yang di Maros. (marosfm news department)

Perpusarda Maros Gelar Bimtek Pelastarian Naskah Kuno

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Perpusarda) kabupaten Maros menggelar bimbingan teknis pelestarian naskah kuno milik daerah di Aula mini perpustakaan daerah Maros, kamis kemarin.

Dengan tema pentingnya pelestarian dan dokumentasi milik daerah sebagai penopang peradaban bangsa, bimbingan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran pentingnya preservasi naskah kuno bagi pemerhati dan penulis, juga untuk menumbuh kembangkan rasa peduli dan memiliki masyarakat juga pemerintah daerah terhadap naskah kuno. 

Keterangan Gambar : Bupati Maros Chaidir Syam saat menghadiri Bimtek Pelestarian Naskah Kuno di Aula Mini Perpustakan Daerah Maros (dok.marosfm)

Bupati Maros Chaidir Syam dalam sambutannya menyampaikan kepada peserta untuk memanfaatkan dengan baik bimbingan hari ini. Pemateri yang hadir bukan pemateri biasa, pemateri ini adalah orang yang telah terjun selama 10 tahun dalam pelestarian naskah kuno. 

Penyelenggaraan bimbingan teknis ini memiliki dasar yakni UU nomor 43 tahun 2007 tentang perpustakaan serta peraturan Bupati Maros nomor 84 tahun 2016 tentang tugas pokok dan fungsi Dinas Perpusarda. 

Menurut Bupati, Pemateri yang akan sharing dengan peserta adalah orang yang telah menyelamatkan sekitar 400 naskah kuno di kabupaten Maros.

Chaidir Syam juga mengatakan, pelestarian naskah kuno adalah hal yang luar biasa. Mengingat Maros ini adalah kabupaten daerah yang punya peradaban luar biasa terlebih dengan temuan lukisan yang menghebohkan dunia. 

Lukisan yang ditemukan tersebut adalah lukisan yang berumur 45.500 tahun yang lalu, yang menunjukkan bahwa peradaban kita di kabupaten Maros sudah lebih terdahulu ada dibanding beberapa daerah yang ada di belahan dunia.

Melihat ini semua, Chaidir merasa pelestarian naskah kuno harus diiringi dengan kemampuan akademis, sehingga naskah-naskah ini bisa lebih otentik dan jelas.

Sementara itu, Jamaluddin selaku ketua panitia melaporkan, total peserta yang hadir sebanyak 30 orang.

Adapun Peserta yang hadir berasal dari komunitas penulis, pegiat literasi dan pemerhati sejarah dan budaya dengan banyak kurang lebih 30 orang. (marosfm news department)

Pemkab Maros Izinkan Salat Idul Adha di Masjid

Meski tengah pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Pemerintah Kabupaten Maros mengizinkan pelaksanaan ibadah salat Idul Adha 1442 Hijriah.

Keterangan Gambar : Bupati Maros Chaidir Syam (dok.marosfm)
Dalam hal ini, Bupati Maros Chaidir Syam selaku pimpinan hanya mengizinkan salat Idul Adha dilakukan didalam masjid khusus disekitar rumah masyarakat maros saja. Warga juga tidak diizinkan untuk melaksanakan salat yang jauh dari tempat tinggal mereka.

Dalam rapat koordinasi dengan unsur Forkopimda pada kamis sore kemarin, Chaidir Syam juga meminta, dalam pelaksanaan salat Idul Adha nantinya, warga agar tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Ini guna mengantisipasi jika menumpuknya jamaah pada saat pelaksanaa salat Idul Adha.

Selain itu, untuk salat Idul Adha akan dilakukan dengan memperhatikan beberapa ketentuan. Salah satunya adalah jamaah hanya berjumlah sekitar 50 persen dari kapasitas masjid tersebut. Selain itu, khotbah atau ceramah diminta tidak lebih dari 15 menit.

Soal kecamatan dan kelurahan yang punya klaster Covid-19, Chaidir menjelaskan, pihaknya akan memantau langsung perkembangan kasus di lokasi tersebut. Jika memang ada beberapa kasus yang tinggi atau daerah itu masuk zona merah, kemungkinan untuk pelaksanaan salat Idul Adha didaerah tersebut akan ditiadakan.

Dari data satgas Covid-19  untuk sementara dideteksi ada satu perumahan di Kecamatan Moncongloe yang kasusnya tinggi. Pihaknyapun akan menurunkan satgas Covid-19 untuk memastikan area-area yang angka kasus covidnya meningkat untuk segera ditindak lanjuti.

Sementara itu, untuk memberikan rasa nyaman bagi kaum muslim, sebelum pelaksanaan salat Idul Adha, petugas Satgas Covid-19 terlebih dahulu akan melakukan penyemprotan disinfektan disetiap masjid-masjid yang akan digunakan untuk salat Idul Adha. 

Sementara itu, Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 1422 Maros, Letkol Imfrantri Budi Rahman menambahkan, untuk menjalankan penegakan prokes saat Idul Adha mendatang, pihaknya mengusulkan adanya aparat yang berjaga di setiap masjid. Petugas ini nantinya bertugas untuk mengingatkan warga mengenakan masker selama ibadah salat Idul Adha. (marosfm news department)

Wednesday, 14 July 2021

Kumpulkan Para UMKM, Bupati Maros Harap Pelaku Usaha Kecil dapat Bersaing dengan Retail Modern

Bupati Maros AS Chaidir Syam melaksanakan pertemuan terhadap perusahaan retail modern untuk bekerjasama dengan Usaha Mikro, Kecil Menengah (UMKM) Maros.

Pertemuan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Bupati Maros Rabu sore itu, dipimpin langsung oleh Bupati Maros yang dihadiri oleh pelaku UMKM, perusahaan retail modern Alfamidi, HIPMI Maros, Pihak Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan dan Dekranasda Maros.
Keterangan Gambar : Salah satu pelaku UMKM yang nantinya akan bersaing dengan retail modern (dok.marosfm)

Dalam paparannya, Chaidir mengemukakan produk lokal produksi UMKM Maros diberi kemudahan oleh pengusaha retail modern untuk masukkan dan pasarkan produk-produknya di toko retail modern. 

Chaidir juga ingin toko retail modern bersinergi dengan UMKM Maros sehingga produknya bisa dipasarkan di toko retail modern tersebut. 

Pemkab Marospun siap memfasilitasi dan membackup kebutuhan UMKM agar bisa masuk ke toko-toko retail modern dan bersaing dengan brand-brand yang sudah terkenal. 

Chaidir juga menjelaskan, salah satu bentuk dukungan Pemkab Maros adalah dengan pemanfaatan rumah kemasan yang telah ada di Maros. Rumah kemasan yang merupakan bantuan dari pemerintah pusat ini akan dimanfaatkan oleh Pemerintah kabupaten untuk mengemas produk UMKM Maros sehingga menarik dan layak dipasarkan. 

Nantinya para UMKM akan mendapatkan pendampingan khusus dari Pemkab Maros melalui Dinas Kopumdag dan juga HIPMI Maros serta Dekranasda dengan memanfaatkan rumah kemasan dan gedung pusat ole-ole sebagai tempat memamerkan produk UMKM.

Sementara itu, Manager Merchandise Alfamidi Joni mengatakan, manajemen alfmidi memiliki konsep untuk kerjasama dengan merangkul pengusaha UMKM untuk sama-sama berkembang. 

Menurut Joni, Di beberapa daerah pihaknya telah bekerjasama dengan UMKM lokal dan akan mempersiapkan wadah khusus di toko-toko alfamidi bagi produk UMKM. 

Joni menambahkan, selama ini produk UMKM terkendala pada kemasan dan ijin dan ini merupakan hal wajib yang harus dipenuhi oleh UMKM. 

Selain itu menurutnya, Yang paling utama adalah izin halal dan Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM. 

Untuk Syarat agar dapat masuk kedalam retailnya  harus ada kode produksi, logo, merk dagang, masa berlaku, ijin halal dari MUI dan BPOM. Dan jika produk tersebut diminati dan berkualitas tidak menutup kemungkinan pihaknya akan membantu memasarkan di retail kota-kota lain. (marosfm news department)

Pembangunan SPN di Maros, Ini Harapan Wakil Bupati

Wakil Bupati Hj Suhartina Bohari hadiri peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulawesi Selatan di Dusun Tala-tala Desa Bontomanai Kecamatan Tompobulu, pada Rabu siang.

Keterangan Gambar : Lokasi pembangunan Sekolah Polisi Nasional (SPN) di Dusun Tala-tala desa Bontomanai Kecamatan Tompobulu Kabupaen Maros (IST)
Selaku Kapolda Sulsel Irjen Pol H Merdisyam  mengucapkan rasa terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Sulsel atas kepercayaannya dengan memberikan bantuan hibah. 

Bantuan hibah yang diberikan seluas 37 hektar yang digunakan untuk pembangunan SPN Polda Sulsel.

Menurutnya, anggaran pembangunan SPN Polda Sulsel diharapkan dapat berkesinambungan kedepannya.

Sementara itu, Wabup Maros Suhartina Bohari selaku  mewakil Bupati Maros Chaidir Syam, berharap semoga pembangunan ini menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah dalam sinergitas terhadap jajaran Kepolisian.

Menurutnya, ini suatu kebanggaan bagi Pemkab Maros adanya pembangunan SPN yang terletak di kecamatan Tompobulu yang memang lokasinya jauh dari pusat kota. Ia berharap fasilitas yang nantinya cukup membantu membentuk karakter terbaik di sini sehingga muncul karakter teladan bagi generasi muda.

Peletakan batu pertama ini juga dimulai langsung oleh Kapolda Sulsel Irjen Pol H Merdisyam. Dan hadir juga Kapolres Maros AKBP Musa Tampubolon dan Dandim Kodim 1422 Maros Letkol Inf Budi Rahman beserta tamu lainnya.

Selain itu, Pembangunan SPN yang ada di Maros Pihaknya mempercayakan pembangunan tersebut kepada Raymond Ardan Arfandi selaku penanggung jawab PT Sagita utama lestari - PT Sabar jaya pratama dan Syahriah Hamid selaku direktur PT Garis Rancang Bangun, serta pada  Mardiana Daoed selaku direktur PT Eneste.

Diketahui juga sebelumnya, SPN ini merupakan wadah untuk membentuk, membina, dan mengembangkan Sumber Daya Manusia atau SDM Polri. Disini juga sekaligus menjadi pusat pendidikan kepolisian, menjadi cikal bakal dan generasi Bhayangkara-bhayangkara muda yang handal.

Faktor utama dalam berkembangnya satu daerah adalah sumber daya manusia. Peletakan batu pertama ini merupakan satu kontribusi yang di berikan oleh Polri dalam rangka membangun SDM Polri. (marosfm news department)

Chaidir Syam Melantik 159 Anggota BPD dari 25 Desa di Kabupaten Maros

Bupati Maros Chaidir Syam melantik dan mengambil sumpah ratusan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam masa jabatan 2021-2027. Pelantikan dilakukan di Ruang Pola Kantor Bupati Maros Rabu tadi.

Pelantikan dan pengambilan sumpah dilakukan kepada 159 anggota BPD dari 25 desa yang ada di kabupaten Maros yang masa jabatannya telah habis ditahun ini. 
Keterangan Gambar : Pelantikan dan Pengambilan sumpah oleh Bupati Maros Chaidir Syam kepada 159 Anggota BPD Maros (IST)
Kepala Bidang Bina pemerintahan Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Syamsul mengatakan, sebagian anggota BPD telah dilantik pada tahun lalu sesuai masa jabatannya yang berakhir sedangkan 25 desa ini merupakan BPD yang tahun ini masa jabatannya berakhir tahun ini. 

Lebih lanjut dikatakannya, BPD sendiri merupakan anggota yang dipilih oleh panitia yang dibentuk oleh desa. Jumlah anggota BPD bervariasi yakni 5 orang, 7 orang dan 9 orang, yang dimana anggota BPD disesuaikan dengan jumlah penduduk dan jumlah dusun dalam sebuah desa.

Hal ini tentunya dilakukan voting jika ada anggota yang berjumlah ganjil untuk ditentukan siapa pemenangnya. 

Sementara itu, Bupati Maros Chaidir Syam mengingatkan kepada anggota BPD untuk bekerja secara professional dan mengutamakan masyarakat. Pihaknya juga meminta BPD untuk melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap kinerja setiap kepala desa. 

Dirinya juga meminta, kepada anggota BPD dapat bersinergi dengan pemerintah desa untuk terus bekerja melawan pandemi covid-19 ini karena kita tahu pandemi masih terus berlangsung dan tentu memukul perekonomian masyarakat. 

Diakhir sambutannya, Chaidir berharap kepada BPD sebagai unsur pemerintahan desa dan kepala desa untuk bermitra sehingga komunikasi  terus terbangun, sekaligus bersinergi dan tetap melakukan koordinasi dan konsultasi serta bekerjasama dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan serta pembinaan kemasyarakatan di desa. (marosfm news department)

Tuesday, 13 July 2021

Ciptakan Kota Digitalisasi, Chaidir Syam MoU bersama Bank BNI

Pemkab Maros dalam hal ini, Bupati Maros, Chaidir Syam melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU terkait implementasi program smart city bersama PT Bank Negara Indonesia (Persero)tbk kantor wilayah 07.

Program penandatangan nota kesepahaman dilakukan di ruang rapat bupati Maros Lantai tiga pada Selasa pagi (13/7/2021).

Keterangan Gambar : Bupati Maros Chaidir Syam bersama Wakil Pimpinan BNI Wilayah 07 Bimawan Singgih Yulianto saat melakukan MoU (dok.marosfm).

Dalam sambutanya, Chaidir memaparkan beberapa program program smart city menciptakan digitalisasi pemerintahan di Kabupaten Maros. Chaidir mengaku, sangat mengucapkan banyak Hari terima kasih kepada bank BNI terkait kerjasamanya.

Menurut Chaidir, di era pandemi Covid-19 masyarakat tidak boleh ketinggalan zaman, agar masyarakat juga lebih maju, maka seperti sekarang perlu inovatif dan kreatifitas.

Sementara itu, Wakil Pimpinan BNI Wilayah 07, Bimawan Singgih Yulianto mengatakan program smart city ini betujuan agar dapat mempermudah masyarakat

Selain itu, menurut Bimawan, program yang diberikan seperti eduPATROL terkhusus bagi bidang pendidikan, nantinya para orang tua dapat mengetahui posisi anaknya apakah masih disekolah atau tidak, sudah membayar SPP atau belum.

Smart city juga dapat berfungsi dirumah sakit, yakni akan terintergrasi terhadap pembayaran pembayaran di rumah sakit, apotek, dokter dan pasien.

Adapun ruang lingkup kesepakatannya yakni, layanan dan jasa perbankan, dukungan daerah menuju smart city, pengembangan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE), pemberdayaan dan peningkatan kapasitas usaha mikro kecil dan menegah (UMKM) dalam pemberian kredit usaha rakyat (KUR), serta pengembangan sumber daya manusia. (marosfm news department)

Bayi Berusia Satu Minggu ditemukan Warga Kecamatan Mandai

Bayi jenis laki-laki ditemukan oleh salah satu warga kelurahan Bontoa, Kecamatan Mandai Kabupaten Maros pada Selasa pagi (13/7/2021).

Bayi yang diperkirakan masih berusia satu minggu ini ditemukan pertama kali oleh salah seorang warga dibawah kolong meja.
Keterangan Gambar : Bayi yang ditemukan warga kelurahan Bontoa Kecamatan Mandai Kabupaten Maros (dok.marosfm)

Saripah, yang pertama kali menemukan bayi tersebut kaget, mendengar ada suara tangisan dari bawah meja warung tempat ia berjualan. 

Setelah dicek, benar adanya seorang bayi didalam kardus yang terbungkus sarung berwarna hitam sedang menangis.

Selain itu, ditemukan juga sebungkus tisu basah dan bedak yang disimpan tepat didalam kardus yang berisi bayi.

Melihat kejadian tersebut, Saripah langsung membawa ke puskesmas terdekat untuk diketahui kondisi bayi tersebut. Kemudian, ia langsung melapor kepolsek mandai untuk memberikan keterang lebih lanjut.

Hingga kini, polisi masih mendalami kejadian tersebut. Sementara, Bayi mungil itu kini sedang berada dalam pengawasan sang pemilik warung. (marosfm news department)

Kodim 1422 Maros dan Lanud Hasanuddin Boyong Vaksin Sinovac ke Pabrik Bosowa

Untuk kesekian kalinya, karyawan PT Semen Bosowa Maros (Bosowa Semen) mengikuti vaksinasi Covid-19. Kali ini karyawan yang belum terjaring, diwajibkan mengikuti vaksinasi, Senin (12/7/2021) di Messhall, pabrik Bosowa Semen, desa Baruga kecamatan Bantimurung.

Keterangan Gambar : Vaksinasi bagi karyawan Semen Bosowa dan masyarakat sekitar (dok.marosfm)

HR & GA Division Head Bosowa Semen, Mahyuddin mengatakan selain karyawan organik dan outsourching, keluarga karyawan juga dibolehkan mengikuti vaksinasi. 

Manajemen Bosowa bekerjasama Kodim 1422 Maros untuk penyedia vaksin tipe Sinovac. Hadir beberapa tim vaksinator dari RS Dr. Dody Sardjoto Lanud Sultan Hasanuddin.

Hadir pula Komandan Kodim 1422 Maros, Letkol Inf. Budi Rahman, Kabinpotdirga Lanud Sultan Hasanuddin, Letkol Pas Baharuddin yang diterima Direktur Manufacturing Bosowa Semen, Syamsul Rijal memantau langsung proses vaksinasi. 

Mahyudin menyampaikan, masyarakat sudah sadar untuk segera vaksin dan tak perlu takut lagi.

Sementara itu, Dandim 1422 Maros, Letkol Inf Budi Rahman mengatakan, vaksinasi ini menyasar pihak swasta dalam hal ini Bosowa yang memiliki unsur proximity di Maros. Selain itu juga menjadi kolaborasi antar TNI AD dan TNI AU. 


Pihaknya juga menargetkan 500 orang untuk divaksin di pabrik Bosowa. Menurutnya, Pihak Kodim juga sudah mengedarkan surat lagi ke semua departemen agar penggunaan masker lebih ketat lagi. Meski mayoritas karyawan di pabrik Maros telah divaksin namun penggunaan masker menjadi new normal yang harus dibiasakan. Untuk itu tim gugus tidak lelah untuk menggalakkannya.

Selain upaya vaksinasi, Ketua Tim Gugus Covid-19 Bosowa Semen, Baso Gaus mengatakan upaya upaya telah dilakukan sejak setahun lalu. Namun kali ini lebih diperketat lagi dalam penggunaan masker. (marosfm news department)

Monday, 12 July 2021

Latsar CPNS Golongan III, Bupati Maros Ajak Seluruh Peserta Wujudkan Visi Misi Kabupaten Maros

Bupati Maros HAS Chaidir Syam memberikan materi bagi peserta Latihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan III Angkatan VI Kabupaten Maros.

Kegiatan tersebut terpusat dilaksanakan di Gedung D Pengajaran PPSDM Regional Makassar, pada Senin (12/7/2021).

Keterangan Gambar : Bupati Maros Chaidir Syam Foto bersama peserta Latsar CPNS Golongan III (IST)

Dalam kegiatan tersebut, Chaidir Syam membawakan materi terkait Tata Kelola Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. Menjadi seorang Aparatul Sipil Negara (ASN) harus siap melayani masyarakat.

Ia menjelaskan, Jika menjadi seorang ASN harus siap mengabdi dan melayani masyarakat.

Saat menyampaikan materi kepada peserta Latsar CPNS Chaidir mengungkapkan, ada ribuan masyarakat yang mendaftarkan diri sebagai PNS, tetapi hanya ratusan yang lulus. 

Menurutnya, Yang duduk bersama disini adalah orang yang beruntung. Maka dari itu manfaatkanlah amanah yang telah didapatkan sebagai jalan untuk pengabdian untuk negara.

Adapun total peserta pada Latsar kali ini ialah 36 orang, dengan didominasi oleh tenaga pendidik sebanyak 33 orang, selebihnya dari kesehatan dan KPU.

Selain itu, Bupati Maros mengajak para peserta sebagai bagian dari pemerintah kabupaten Maros agar mendukung tercapainya visi misi Kabupaten Maros.

Nantinya, Bupati bersama Wabup telah menyusun visi misi pemerintahan periode ini yakni Maros sejahtera, religius dan berdaya saing.

Dihari ke 15 Latsar ini dirinya mengungkap, ASN sebagai pelayang publik harus mengetahui perannya yakni integritas, profesional, inovatif, peduli, melayani dengan ramah, serta menempatkan masyarakat sebagai mitra.

Salah satu peserta Latsar CPNS Supardi dari SDN 214 Inpres Bawalangiri menanyakan terkait sistem tata kelola dalam bidang pendidikan di Kabupaten Maros.

Dalam tata kelola pendidikan saat ini untuk kabupaten Maros memiliki sistem yang sama dengan pola pendidikan Nasional. Seperti yang dulunya Kabupaten menangani satuan pendidikan dari PAUD, SD, SMP dan SMA namun berubah, kini hanya sampai SMP  dan SMA diambil alih oleh provinsi.

Diakhir sambutannya, Dirinya melanjutkan, ada beberapa hal utama yang sementara dan telah diperbaiki yakni sistem manajemen pengelolaan sekolah, sistem jam mengajar, dan bagaimana tenaga pendidik mampu menyesuaikan diri di era digitalisasi.

Chaidir juga mengungkap, Tenaga pendidik sekarang mesti kreatif, berpikir berbeda, berbuat berbeda, dan melakukan perubahan. Tantangannya kini ialah harus selalu berinovasi dalam menerapkan metode pembelajaran yang menarik, terlebih dengan tantangan keterbukaan informasi saat ini. (marosfm news department)

Sunday, 11 July 2021

Unik! Salon Khusus Ikan Cupang Kini Hadir di Maros

Kini, salon kecantikan tak hanya bagi manusia atau masyarakat yang ingin mempercantik penampilannya. 

Di Kabupaten Maros, Terdapat Salon khusus Ikan Cupang yang bertempat di Desa Allaere, Kecamatan Tanralili, Kabupten Maros, bisa menjadi salah satu alternatif bagi para pecinta ikan tersebut untuk merias dan merawat hobi mereka.

Satu orang calon peserta kontes biasa membawa 5 hingga 10 ekor ikan terbaik mereka untuk dirias bagaikan 
Keterangan Gambar : Salon Ikan Cupang Komunitas Cupang Maros (dok.marosfm)

Perias Ikan Muhammad Salah mengatakan, Dalam Komunitas Cupang Maros (KCM) membuat salon khusus Ikan Cupang. Ikan cupang yang akan dirias di salon itu merupakan ikan hias pilihan yang akan diikutkan dalam perlombaan yang biasanya digelar.

Saleh menjelaskan, Ini juga sebagai bentuk penghasilan tambahan dari jasa salon ini. Menurutnya, Biasanya para pecinta ikan cupang, mulai ramai  kalau ada kontes seperti sekarang. 

Ia mengatakan, Biasanya hingga  50 ekor yang masuk salon untuk dirias sebelum kontes.

Di salon itu, kata Saleh, Cara yang digunakannya terbilang unik, ikan cupang yang akan dirias terlebih dahulu dibius menggunakan air es, agar ikan tidak terlalu banyak bergerak saat dikerjakan. Setelah terbius, satu persatu sirip ikan dirapikan menggunakan silet atau benda tajam, agar ukuran dan bentuk dari sirip ikan rapi dan tentunya lebih cantik dari sebelumnya.

Meski terdengar mudah, pengerjaan merias ikan cupang ini membutuhkan keahlian khusus dan ketelitian. Pasalnya, kesalahan kecil saja, bisa berakibat fatal dan membuat sirip ikan menjadi rusak atau bahkan ikannya bisa mati.

Untuk pengerjaan satu ekor ikan, perias hanya membutuhkan waktu sekitar lima menit saja. Setelah terlihat rapi, ikan itu lalu dimasukkan kembali ke dalam air biasa atau dalam campuran daun Ketapang. Kurang dari satu menit, ikan itu pun kembali normal seperti biasa.

Saleh mengaku, mempelajari cara tersebut melalui video diyoutube, kemudian dipraktikkan. Lama kelamaan bisa, akhirnya mulai banyak teman yang minta ikannya untuk di salon. Menurut Saleh Satu ekor  ikan yang akan di Salon dikenakan tarif antara Rp20 hingga Rp25 ribu.

Tidak hanya mempercantik tampilan luarnya, ikan-ikan yang masuk ke salon ini juga diberikan pelatihan khusus agar bisa lebih agresif dan bisa menang dalam kontes.

Bagi para anggota komunitas, jasa merias ikan cupang itu cukup membantu pecinta ikan cupang lain yang ingin ikut kontes. Selain untuk menyalurkan hobi dan kemampuan, penghasilan dari salon itu juga bisa menjadi tambahan penghasilan di tengah pandemi. 

Sementara itu, Pembina Komunitas KCM, Muhammad Yusuf mengatakan, Semua ini berawal dari hobi memelihara ikan Cupang. Terus akhirnya berkembang dan mulai membudidayakan ikan cupang. Menurutnya, makin banyak peminat lomba atau kontes, maka dirinya dan para komunitas lain memilih untuk membuat salon sebagai salah satu usaha untuk membah penghasilan. (marosfm news department)

Friday, 9 July 2021

Buka Cabang Ke-7, Kini Chocolicious Hadir di Kabupaten Maros

Kabar gembira bagi anda Chocolovers yang ada di Kabupaten Maros Sulawesi Selatan. Kini, Chocolicious Indonesia membuka cabang yang ke-7 di Kabupaten Maros, tepatnya di Jalan Jendram Sudirman Maros pada Jumat, (9/7/2021).

Keterangan Gambar : Bupati Maros Chaidir Syam dan Wakil Bupati Maros Suhartina Bohari didampingi Owner Chocolicious Maros drg Fika Kurniawati (dok.marosfm)

Owner Chocolicious Indonesia, drg Fika Kurniawati mengatakan bahwa pembukaan cabang di Kabupaten Maros Sulawesi Selatan ini tentu ingin lebih dekat lagi dengan Chocolovers mengingat antusiasme atau peminat Chocolovers di Maros.

Selain karena kami ingin lebih dekat dengan Chocolovers yang berada di wilayah Maros, juga karena Maros merupakan daerah perlintasan serta gerbang kawasan bagian utara dan di Maros terkenal dengan jajanan kulinernya.

Ia juga berharap semoga kehadiran cabang Chocolicious Indonesia di Kabupaten Maros ini bisa menjadi pilihan baru bagi warga Maros dan sekitarnya dalam bidang kuliner.

Lanjut Fika, demikian panggilan akrab dr Fika Kurniawati mengatakan untuk toko miliknya itu akan buka setiap hari dimulai dari pukul 08:00 hingga 22.00 WITA (sesuai jam operasional.

Ditambah lagi, kata Fika, mengingat saat pandemi masih berlangsung tentu pihaknya juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Sementara itu, Chaidir Syam mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi pembukaan toko kue terkenal ini di Maros. Pasalnya, di tengah pandemi yang serba sulit tentu sangat memukul perekonomian daerah.

Menurut Chaidir, Kehadiran toko kue seperti Chocolicious ini tentu memberi semangat baru untuk roda perekonomian di Maros. Semoga toko kue ini semakin sukses dan tentu pecinta cake dan pastry di Maros punya pilihan baru, tidak perlu lagi ke Makassar untuk beli kue Chocolicious.

Selain itu, Demi mematuhi protokol Kesehatan, telah disediakan tempat cuci tangan , penggunaan hand sanitizer serta mewajibkan semua pelanggan yang masuk ke dalam toko menggunakan masker dan membatasi jumlah pelanggan yang menumpuk. 

Untuk diketahui, Chocolicious Indonesia merupakan toko kue dengan tagline “Premium Cookies and Cake” dan telah mendapatkan sertifikat halal dari LPPOM-MUI. Chocolicious Indonesia juga telah hadir di beberapa lokasi seperti di kota Makassar dan Gowa.

Kemudian, Chocolicious Indonesia juga telah hadir di beberapa titik lainnya di Makassar, yakni Jalan A.P Pettarani, cabang Jalan Boulevard, Letjend Hertasning, Perintis Kemerdekaan, dan jalan Karunrung Makassar.

Untuk pembukaan cabang di Maros pihaknya memberikan promo menarik khusus tanggal 9 Juli 2021,  memberikan diskon 50 persen untuk semua item.

Terakhir, pembukaan outlet Maros ini ditandai dengan pengguntingan pita yang akan dilakukan oleh Bupati Maros,  Chaidir Syam dan Wakil Bupati Maros Suhartina Bohari. (marosfm news department)

Pemkab Maros Luncurkan Celengan Sedekah Bersama Tiap Hari Jum'at

Dalam rangka Pemerintah Kabupaten Maros menuju kota Zakat, Bupati Maros Chaidir Syam meluncurkan gerakan Jum'a Sedekah. Upaya ini untuk mendorong adanya kepedulian bagi warga yang membutuhkan. 

Keterangan Gambar : Bupati Maros Chaidir Syam didampingi Wakil Bupati Maros Suhartina Bohari, Sekda Maros Andi Dhavied serta Ketua Baznas Maros Said Patombongi saat meluncurkan celengan Jum'at Sedekah (IST)

Saat melakukan Zakat bersama di Pelataran Tribun Lapangan Pallantikang Jum'at (9/7/2021). Bupati Maros Chaidir Syam mengatakan, Seluruh celengan Zakat dari Baznas Maros yang disiapkan akan ditempatkan ditiap OPD sehingga mudah untuk dicapai  para pegawai dalam bersedekah. 


Menurut Chaidir, Peluncuran gerakan ini dilakukan dengan menggandeng Baznas. Iapun berharap upaya dalam kegiatan zakat pun semakin meningkat, serta bersamaan menggapai Ridha ilahi menuju Maros kota religi dan penuh berkah.

Bupati Maros juga mengajak untuk para pegawai agar dapat menunaikan ibadah infak dan sedekah setiap hari jumat.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Maros, Said Patombongi menyampaikan, kegiatan ini diluncurkan di hari jumat yang mana hari Jumat adalah sayyidul ayyam atau rajanya hari. Mari menghiasi jumat ini dengan kiprah terbaik yaitu mulai bersedekah.

Dirinya menyampaikan, sedekah yang telah terkumpul dalam celengan akan diberikan ke Baznas tiap pekan di hari jumat untuk kembali disalurkan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Menurut Said, meskipun terlihat kecil, ini akan menghasilkan tujuan yang besar jika dilakukan dengan rutin. (marosfm news department)

Thursday, 8 July 2021

Genjot Sertifikasi Halal, Kopumdag Maros dan MUI Kumpulkan Pelaku UMKM

Pemerintah Kabupaten Maros dalam hal ini Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (Kopumdag) menggelar Sosialisasi Persiapan Kawasan Kuliner Halal bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Kegiatan tersebut setidaknya dihadiri 36 pelaku usaha kuliner atau UMKM yang ada di wilayah kawasan Grand Mall Maros di Florence Room Convention Waterboom Grand Mall, Kamis (8/7/2021).
Keterangan Gambar : Sosialisasi Persiapan Kawasan Kuliner Halal bagi pelaku UMKM dikawasan Grand Mall Maros (dok.marosfm)
Sekertaris Daerah Pemkab Maros (Sekda) Andi Dhavied sekaligus membuka acara tersebut mengatakan, Kegiatan ini guna mengajak masyarakat umum khususnya para pelaku UMKM di pusat perbelanjaan yang didalam Mall.

Menurut Dhavied, Ini juga menjadi jaminan untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan yakin secara langsung atau tidak langsung omset dari UMKM tersebut meningkat, mengingat  ini kawasan pusat perbelanjaan terbesar di Kabupaten Maros.

Selain itu Dhavied juga menjelaskan, Dikabupten maros terkenal dengan pusat berbagai jajanan, dimana-mana kuliner dapat ditemukan termasuk pusat kuliner Pantai Tak Berombak (PTB), hingga sepanjang jalan poros dan perbatasan Makassar hingga Pangkep.

Ia berharap ada kemudahan dengan mengurus yang diberikan kepada seluruh pelaku UNKM untuk mendapatkan sertifikat halal. 

Dhavied juga mengungkapkan, Dari seluruh UMKM di Maros hanya 4,9% yang mengantongi sertifikasi halal. Menurutnya, Masyarakat melihat dan merasa sulit untuk mengurus sertifikat halal. 

Sementara itu, Ketua MUI Maros KH Syamsul Khalik mengatakan, Akan terus berupaya dan mendorong sertifikasi halal bagi setiap produk yang diperdagangkan.

Ia juga berharap dengan adanya sosialisasi ini dapat bermanfaat dan mendapat perlindungan hukum bagi hak konsumen muslim terhadap produk yang tidak halal.

Menurut Khalik, Dengan bersama Satgas Halal Sulsel nantinya akan membantu untuk mempermudah bagi para pelaku pengusaha Kuliner dan UMKM dalam menyelesaikan hal kepengurusan serifikasi Halal.

Senada hal tersebut, Kepala Dinas Kopumdag Maros Kamaluddin Nur mengugkapkan, Sasaran yang hendak di capai mencakup kawasan perbelanjaan Grand Mall Batangase dan Waterboom.

Selain itu, produk makanan dan minuman para pelaku UMKM yang disajikan khususnya dalam kemasan atau packingan sudah berlebel Halal.

Serta, rumah makan atau tempat penjualan kuliner, sedapat mungkin terpasang papan bicara atau informasi yang mudah dan gampang
dilihat dari konsumen bahwa makanan dan minuman disajikan halal.

Ia juga beharap agar semakin banyaknya kawasan-kawan wisata kuliner halal yang bermunculan, para konsumen mempunyai banyak pilihan untuk berwisata kuliner halal bersama keluarga ataupun kerabatnya.

Dalam acara sosialisasi tersebut Pihak Pemerintah Kabupaten Maros bekerjasama Kopumdag, Pusjil, Satgas Halal, MUI Maros, Baznas dan Grand Mall Maros. (marosfm news department)
 
Copyright © 2014 102,3 Maros FM, Dari Maros Untuk Indonesia. Designed by Maros Enterprise.