NEWS
Showing posts with label PDAM. Show all posts
Showing posts with label PDAM. Show all posts

Tuesday, 7 April 2020

Adanya Pemadaman Listrik, PDAM Maros Alami Gangguan Pendistribusian Air

Beberapa jam kedepan, pendistribusian air PDAM Maros mengalami gangguan. Hal tersebut di sampaikan Kepala Bagian Teknik PDAM Abdul Rajab Selasa, (7/4/2020).
Keterangan Gambar : Air Tidak mengalir (Ist)
Ia menyampaikan kepada pelanggan Perumda Air Minum kabupaten Maros untuk wilayah pelayanan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kecamatan Tanralili atau Dulang akan mengalami gangguan distribusi air karena adanya pemadaman listrik dari pihak PLN yang memasang transformator baru.

Beberapa daerah yang mengalami gangguan mulai Selasa, 7 April 2020 pukul 14.00 hingga 16.00 wita.

Disebutkan, Desa Borong, Damai, Allaere, Carangki, Bira-bira, Panassakkang, Tanete, Bontotallasa, perum bentenge, Bonto mate'ne, Bentol, Poros jl.garuda, Taroada, Adatongeng, Lingkunhan Tumalia, RSUD Salewangang, Poros Maccopa,  Nusa idaman, Taniaga, H.Banca, Sambotara mengalami gangguan hingga dua jam kedepan.

Karena itu ia berharap kepada para pelanggan untuk senantiasa menampung air yang cukup untuk kebutuhan sehari-hari.

Sementara itu Ketua Forum Pelanggan PDAM Lory Hendradjaya menghimbau kepada pelanggan PDAM kiranya mengantisipasi keadaan ini dengan menampung air PDAM pada wadah yang ada.

Kata Lory, pemadaman dari PLN dua jam jika sesuai jadwal, tetapi untuk PDAM butuh recovery atau pemulihan untuk mengalirkan airnya secara normal membutuhkan waktu 1-2 jam kedepan.
(marosfm news department)

Saturday, 1 February 2020

Hatta Rahman Lantik Muh Shalahuddin M sebagai Dirut PDAM Maros

Bupati Maros HM Hatta Rahman resmi melantik Andi Davied Syamsuddin sebagai Dewan pengawas dan Muh Shalahuddin M sebagai Direktur Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Bantimurung, di Ruang Pola Kantor Bupati Maros, Jumat (31/01/2020).

Pelantikan ini ditandai dengan sumpah jabatan, penandatanganan SK dan pembacaan fakta integritas oleh Dirut PDAM yang dilantik. Hatta Rahman dalam sambutannya berpesan kepada Dirut PDAM yang baru agar bisa focus pada tantangan PDAM kedepan.
Keterangan Gambar : Hatta Rahman saat melantik M Salahuddin di ruang pola kantor bupati maros (ist)
Bupati Maros Hatta Rahman mengatakan, tantangan kedepan PDAM adalah sumber air baku dan tingkat kebocoran atau kehilangan air. Ia juga berharap Direktur PDAM yang baru Bersama jajarannya nanti melakukan langkah-langkah peningkatan produksi air baku sesuai dengan sumber daya yang ada, menghindari investasi yang tidak perlu, berupaya memperbaiki kebocoran dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Semntara itu Direktur PDAM yang baru saja dilantik kepada wartawan mengatakan jika langkah awal yang akan ia lakukan adalah memperbaiki SDM yang ada di internal PDAM, sebab ia mengakui jika efektifitas kerja akan maksimal nantinya jika masing-masing tahu tugas dan fungsi yang harus dilakukan.

Ia mengatakan pertama yang akan membenahi SDM mengetahui betul tugas dan fungsinya, yang kedua adalah soal masalah yang berulang sejak dulu tentang ketersediaan air, sehingga ini menjadi prioritas kami dimana ketersediaan air di musim kemarau bisa teratasi. Salah satu menyiapkan kantong-kantong air seperti PTB ini, itu contoh kecilnya

Selain itu, Shalahuddin juga dengan tegas mengatakan akan melakukan negoisasi ulang dengan PDAM Makassar terkait penggunaan air lekopancing. Pengambilan air yang sangat jauh berbeda harus ditinjua kembali. Dimana Makassar 700 liter perdetik, kita cuman 90 liter perdetik. (marosfm news department)

Thursday, 3 October 2019

IPA Pattontongan Mengering, PDAM Maros Suplai Air Bersih di 3 Kecamatan

Kemarau panjang yang terjadi di Kabupaten Maros mengakibatkan tidak maksimalnya pengoperasian Intalasi Pengolahan Air (IPA) Pattontongan yang dikelola PDAM Maros.

Dalam mengatasi kondisi tersebut, salah satu yang dilakukan PDAM Maros, yakni dengan melakukan suplai air bersih secara langsung ke rumah warga yang terkena dampak kekeringan dengan menggunakan tandon air dan tangki.

Keterangan Gambar : Direktur PDAM Maros saat terjun langsung membagikan Air Bersih bagi warga (dok. ist)

Tim Suplai Air Bersih yang juga pengarah Badan Pengawas PDAM Maros, Idrus, kamis (3/10/2019) mengatakan Kegiatan suplai air bersih Perumda Air Minum Kabupaten Maros ini dilakukan di wilayah IV khusunya ditiga kecamtan yakni kec. Mandai, Marusu dan Tanralili.

Menurutnya, ketiga kecamatan yang terganggu pasokan Airnya dari IPA Pattontongan ini memiliki sekitar 7000 pelanggan sehingga Perumda melakukan penyuplaian air bersih yang rencananya akan dilakukan sampai akhir oktober 2019.

Namun dalam pelaksanaan tersebut, tentunya dilakukan secara bergilir setiap harinya dimulai dari jam 8 pagi hingga jam 12 malam dengan menggunakan 3 sampai 5 armada dan disesuaikan dengan kemampuan dan tenaga yang bertugas setiap harinya.

Sementara itu, Ketua Forum Pelanggan PDAM Maros, Lory Hendradjaya mengaku sangat mengapresiasi langkah tersebut karena sangat membantu warga yang kekurangan air bersih.

Apalagi, menurutnya, sudah sejak 2 minggu lalu bendungan Lekopancing mengering sehingga IPA Pattontongan tidak mendapat suplai air.

Di Kabupaten Maros, Selain PDAM, beberapa elemen seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Palang Merah Indonesia (PMI) juga ikut gencar membagikan air bagi warga yang terdampak kekeringan di Kabupaten Maros. (marosfm news department)

Saturday, 2 March 2019

Akibat Luapan Sungai Tompobulu, Distribusi Air Bersih PDAM Maros Terganggu

Luapan air sungai di sekitar Kecamatan Tompobulu Kabupaten Maros, sabtu (2/3/2018) mengakibatkan pelayanan air bersih dari PDAM Maros ikut mengalami gangguan.

Keterangan Gambar : Kondisi Bendung Lekopancing Maros, sabtu (2/3/2018) (dok. ist)

Kepala Bagian Teknik PDAM Maros, Abd Rajab dalam rilisnya ke Maros FM, sabtu malam (2/3) mengatakan, pelayanan yang mengalami gangguan distribusi air bersih meliputi kecamatan Tanralili, Turikale dan Mandai seperti Borong, Damai, Allaere, Carangki, Bira-bira, Panassakkang, Tanete, Bontotallasa, perum bentenge, Bonto mate'ne, Bentol, Poros jl. Garuda, Taroada, Adatongeng, Lingk.Tumalia, RSUD Salewangang, Poros Maccopa, Nusa Idaman, Taniaga, BTN H.Banca, Sambotara dan sekitarnya.

Rajab menjelaskan, gangguan distribusi air itu disebabkan banjir yang mengakibatkan pompa intake di Instalasi pengolahan air tanralili/dulang tidak dapat beroperasi karena banyaknya lumpur dan material-material lain yg ikut tersedot pompa.

Terkait gangguan itu, pihak PDAM Maros pun menyampaikan permintaan maaf kepada pelanggan, dan secepatnya akan dilakukan normalisasi demi kenyamanan pelanggan PDAM Maros. (Marosfm News Department)

Friday, 18 May 2018

PENGUMUMAN PDAM : BEBERAPA WILAYAH MAROS ALAMI GANGGUAN DISTRIBUSI AIR BERSIH

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bantimurung Kabupaten Maros mengumumkan adanya gangguan distribusi air bersih di beberapa wilayah Kabupaten Maros.

Kabag Teknik PDAM Maros, Abd. Rajab, jumat (18/5/2018), mengatakan gangguan tersebut akibat pengerjaan pipa intake di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Tanralili.

Beberapa wilayah yang terkena dampak antara lain, Kelurahan Borong,  Desa Damai, Desa Allaere, Carangki,  Bira-Bira, Panasakkang, Tanete,  Bontotallasa, Bonto Mate'ne,  Poros jl. Garuda, Taroada, H. Banca, Kelurahan Bontoa,  Adatongeng, Lingkungan Tumalia, Sanggalea, Sambotara dan sekitarnya.

Abd. Rajab memperkirakan, aliran distribusi air bersih akan normal senin mendatang (21/5/2018).

Atas gangguan tersebut, pihak PDAM Maros menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyaman tersebut. (marosfm news department)

Saturday, 5 May 2018

MINGGU, DISTRIBUSI AIR BERSIH DI BEBERAPA WILAYAH MAROS JUGA AKAN TERGANGGU

Pengerjaan pemeliharaan instalasi listrik yang dilakukan PT PLN Persero di dua Penyulang di Maros, yakni Penyulang Tambua dan Penyulang Bosowa, minggu (6/5/2018) akan berdampak pada distribusi air bersih di beberapa wilayah Maros.

Pengerjaan tersebut mulai pukul 08.00 wita hingga 16.00 wita.

Direktur PDAM Maros, Abd. Baddar menyampaikan, pengerjaan listrik tersebut akan berdampak pada instalasi pengolahan Air (IPA) PDAM akibat tidak beroperasinya IPA yang berada di Bantimurung (Batubassi) dan di Turikale (Boribellayya).

Ia menjelaskan, beberapa wilayah yang terkena dampak tidak mengalirnya air bersih yakni Dusun Bantimurung, Batubassi,  Bonto Labbu, Tanadidi, Pakalu,  Poros Bantimurung-Maros, Tanggul Kota, Jl. Taqwa,  Talamangape, Bonto Manai,  Bonto Maero, Regency, Pammelakkang je'ne, Barandasi,  Soreang, Bonto Cabu, Bonto kadatto, Marana, Tambua dan sekitarnya.

Abd. Baddar menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan tersebut dan warga diharapkan bisa mengantisipasi gangguan dengan menampung air untuk persiapan kebutuhan air di hari minggu tersebut. (marosfm news department)

Keterangan Gambar : ilustrasi

Saturday, 5 August 2017

SEMARAKKAN HUT-RI KE 72, PDAM MAROS GELAR PEKAN OLAHRAGA GEMBIRA ANTAR KARYAWAN

PDAM Tirta Bantimurung menggelar Pekan Olahraga Gembira khusus antar karyawan PDAM Maros.

Lomba ini dipusatkan di kantor PDAM Tirta Bantimurung Maros, Jalan Asoka.

Lomba yang digelar antara lain lagi karung, futsal gembira, tennis meja ceria, bulu tangkis bahagia, dan  catur.

Direktur PDAM Maros, Abdul Baddar, sabtu (5/8/2017) mengatakan lomba ini digelar untuk memberi semangat dalam meningkatkan etos kerja karyawan dengan semangat nasionalisme yang tinggi.

Selain itu menurut Abdul Baddar, pekan olahraga ini dilaksanakan untuk membangun silaturrahmi sesama karyawan PDAM Maros.

Lomba ini digelar dua pekan setiap hari Jumat Sabtu dengan memperebutkan hadiah menarik dari direksi PDAM Maros. (maros fm news department)

Tuesday, 9 May 2017

RABU BESOK, WILAYAH INI ALAMI GANGGUAN LAYANAN AIR BERSIH AKIBAT PENGURASAN LUMPUR DI INTAKE IPA PATTONTONGAN

PDAM Tirta Bantimurung Maros akan melakukan pengurasan lumpur pada intake Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pattontongan, yang menjadi salah satu IPA PDAM Maros, rabu (9/5/2017).

Direktur PDAM Maros, Drs. Abdul Baddar, selasa (8/5/2017) mengatakan pengurasan lumpur tersebut merupakan langkah pemeliharaan yang dilakukan PDAM Maros untuk meningkatkan kualitas pelayanan air bersih untuk pelanggan PDAM Maros.


Abdul Baddar menjelaskan, akibat pengurasan tersebut maka beberapa wilayah distribusi air PDAM di selatan kota Maros akan mengalami gangguan pada rabu besok (9/5/2017) mulai sekitar pukul 08.00 wita sampai 12.00 wita, diantaranya BTN Nusa Idaman, BTN Batara, Bontopuasa, BTN Taniaga, Ballu-ballu, Sambotara, BTN H. Banca, Batangase, Komp. AURI, Ongkoe, Bulu'-Bulu', hingga batas kota.

Untuk itu, Pihak PDAM Maros meminta maaf atas gangguan pelayanan tersebut dan diharapkan agar pelanggan bisa melakukan penampungan air untuk mengantisipasi kebutuhan saat dilakukan pengurasan tersebut. (maros fm news department)

Thursday, 9 February 2017

INSTALASI PENGOLAHAN AIR DULANG MAINTENANCE, LAYANAN AIR BERSIH PDAM MAROS TERGANGGU

Pelanggan air bersih PDAM Tirta Bantimurung Maros, beberapa hari terakhir harus bersabar akibat terganggunya pelayanan air bersih di beberapa tempat di Maros.

Kepala Bagian Tekhnik PDAM Maros, Abdul Rajab rabu kemarin (8/2/2017) mengatakan daerah layanan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Dulang yang mengalami gangguan suplai air bersih antara lain Daerah Nusa Idaman, Palu Cipta, Perumnas Tumalia, Sanggalea, Data dan beberapa daerah layanan selatan kota Maros.


Rajab menjelaskan gangguan tersebut disebabkan PDAM melakukan perawatan rutin  IPA untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kuantitas air bersih untuk pelanggan.

Rajab menambahkan, bertepatan dengan perawatan rutin tersebut terjadi cuaca buruk yang mengakibatkan perlambatan terhadap perawatan tersebut. Jika biasanya selesai dalam jangka waktu 3 hari, kemungkinannya karena cuaca buruk bisa berlangsung seminggu. 

Rajab berharap kepada masyarakat bisa mengerti dengan kejadian ini, dan bersabar sampai proses pengolahan air di IPA Dulang kembali normal dan akan meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. (maros fm news department)

Monday, 23 January 2017

SELASA, PEMADAMAN LISTRIK DI BANTIMURUNG SEBABKAN DISTRIBUSI AIR PDAM DI KOTA MAROS IKUT TERGANGGU

PT. PLN (Persero) Wilayah Sulsel, Sultra & Sulbar Area Makassar Utara Rayon Maros mengumumkan sehubungan dengan adanya pekerjaan rekonduktor jaringan listrik PLN Poros Bantimurung, serta kegiatan pemeliharaan terpadu beserta perampalan/pemangkasan pohon untuk meningkatkan kehandalan sistem, maka diinformasikan rencana pemadaman pasokan listrik akan dilaksanakan pada hari Selasa, 24 Januari 2017 mulai Pukul 09.00 sampai 17.00 Wita.



Sesuai surat pemberitahuan PLN, daerah yang terkena dampak pemadaman kali ini meliputi dua kecamatan diantaranya Kec. Simbang dan Bantimurung diantaranya, wilayah Kalabirang, Pakalu, Batubassi, Simbang, Sambueja, Sampakang, Rumbia, Garantiga, Tanadidi, Pattunuang, Sege-segeri, Bontosunggu, Pangia, Permandian alam Bantimurung, Bulusipong, Manuruki, dan Jenetaesa.

Terkait pemadaman tersebut, Direktur PDAM Tirta Bantimurung, Abd. Baddar menjelaskan dampak pemadaman ini akan berpengaruh pada distribusi air bersih dari PDAM Maros karena tidak adanya pasokan listrik untuk IPA PDAM di Bantimurung.

Beberapa daerah yang terkena dampak tidak lancarnya air PDAM meliputi area Kota Maros dan sekitarnya. Sementara ke arah selatan sampai RSUD Salewangang, dan arah utara sampai Tambua.

Baddar berharap masyarakat bisa memaklumi terganggunya distribusi air bersih tersebut selama seharian besok dan diharapkan mengisi penampungan-penampungan air untuk mengantisipasi gangguan tersebut. (maros fm news department)

Wednesday, 16 November 2016

KAMIS, PEMADAMAN LISTRIK DI AREA BANTIMURUNG DAN SIMBANG, DISTRIBUSI AIR PDAM JUGA AKAN TERGANGGU

PT. PLN (Persero) Wilayah Sulsel, Sultra & Sulbar Area Makassar Utara Rayon Maros mengumumkan sehubungan dengan adanya kegiatan pemeliharaan terpadu dan tuntas jaringan listrik PLN beserta perapalan/pemangkasan pohon untuk meningkatkan kehandalan sistem, maka diinformasikan rencana pemadaman pasokan listrik akan dilaksanakan pada hari Kamis, 17 November 2016 mulai Pukul 09.00 sampai 17.00 Wita.

 
Sesuai surat pemberitahuan PLN, daerah yang terkena dampak pemadaman kali ini meliputi dua kecamatan diantaranya Kec. Simbang dan Bantimurung diantaranya, wilayah Kalabirang, Pakalu, Batubassi, Simbang, Sambueja, Sampakang, Rumbia, Garantiga, Tanadidi, Pattunuang, Sege-segeri, Bontosunggu, Pangia, Permandian alam Bantimurung, Bulusipong, Manuruki, dan Jenetaesa

Terkait pemadaman tersebut, Ketua Forum Komunikasi Pelanggan (FKP) PDAM Maros, Lory Hendradjaya mengatakan dampak pemadaman ini bisa saja akan berpengaruh pada distribusi air bersih dari PDAM Maros karena tidak adanya pasokan listrik untuk IPA PDAM di Bantimurung.

Beberapa daerah yang terkena dampak tidak lancarnya air PDAM meliputi area Kota Maros dan sekitarnya. Sementara ke arah selatan sampai RSUD Salewangang, dan arah utara sampai Tambua.

Lory berharap masyarakat bisa memaklumi terganggunya distribusi air bersih tersebut selama seharian besok dan diharapkan mengisi penampungan-penampungan air untuk mengantisipasi gangguan tersebut. (maros fm news department)

Saturday, 4 June 2016

PDAM MAROS GRATISKAN AIR UNTUK 50 MASJID SELAMA BULAN RAMADHAN

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bantimurung Kabupaten Maros akan menggratiskan air untuk kurang lebih 50 Masjid Di Maros selama bulan Ramadhan.

Direktur PDAM Tirta Bantimurung Maros, Abdul Baddar mengatakan pihaknya masih memprioritaskan mesjid yang menjadi pelanggan PDAM. Sementara mesjid lainnya tidak menutup kemungkinan untuk mendapatkan bantuan dengan syarat pengurus masjid menyurat ke PDAM, utamanya untuk Maros bagian utara, yakni Kecamatan Bontoa, Maros Baru dan Lau.

ilustrasi (dok. ist)

Baddar menjelaskan hal ini merupakan program yang disiapkan dalam rangka bentuk kepedulian PDAM untuk mendukung pelaksanaan ibadah di bulan puasa dimana jamaah yang akan melaksanakan ibadah di Masjid mengalami peningkatan.

Selain memberikan air gratis untuk sekitar 50 masjid, PDAM juga menjamin stok air baku masih aman selama bulan ramadan.

Menurut Baddar, Kapasitas Produksi PDAM Maros saat ini sebesar 250 liter per detik atau setara 648.000 m kubik, sehingga dijamin pelanggan PDAM tidak akan kekurangan stok air bersih selama bulan suci ramadhan. (bsfm news deprtment)

Thursday, 12 May 2016

ABDUL BADDAR : KARYAWAN PDAM MAROS BEBAS NARKOBA

PDAM Tirta Bantimurung Maros berkomitmen untuk berpartisipasi aktif dalam memerangi narkoba dengan mengadakan Tes Urine bagi setiap karyawan PDAM Maros, dan akan menindak tegas setiap anggotanya jika terbukti terlibat dan memakai Narkoba jenis apapun.

Jika seandainya ada diantara karyawan yang positif narkoba, maka tentunya dari PDAM Maros akan memberikan tindakan tegas dengan meyerahkan kepihak penegakan hukum untuk memprosesnya sesuai dengan prosudur hukum.

Dirut PDAM Tirta Bantimurung Maros, Abdul Baddar (dok. bsfm)

Hal itu disampaikan Direktur umum PDAM Maros, Abdul Badar, rabu kemarin (11/5/2016) saat ditemui wartawan di ruang kerjanya.

Abdul Baddar menjelaskan tes urin untuk seluruh karyawan dan karyawati PDAM Maros itu bertujuan untuk menghindarkan karyawan PDAM Maros agar tidak melibatkan diri dan mencoba barang haram itu karena pengaruh narkoba tidak hanya merusak diri pribadi juga dapat mempengaruhi kinerja para karyawan PDAM sebagai pelayan masyarakat khususnya pada pendistribusian air bersih ke masyarakat Maros.

Menurutnya, pemeriksaan urin secara medadak dilakukan saat para karyawan akan menjemput gajinya dan mereka tidak akan bisa mencairkan gajinya sebelum memperlihatkan bukti hasil pemeriksaan urin yang di keluarkan BNN Makassar.

Abdul Baddar mengaku selama ini PDAM Maros dinyatakan bebas dari narkoba dan tak satupun mereka yang sudah melakukan pemeriksaan urine ini yang positif narkoba. (bsfm news department)

Thursday, 1 October 2015

PENGERUKAN BENDUNGAN BATUBASSI MAROS KEMBALI TERTUNDA HINGGA NOVEMBER

Pengurasan Bendungan Batu Bassi (Bantimurung) Maros akibat adanya pelaksanaan pengecekan kerusakan dan perbaikan Bendung Batu Bassi pada lantai penguras dan adanya pengerjaan pemasangan bronjong pada bagian hulu kiri bendungan batu bassi Bantimurung kembali tertunda.

Penundaan hingga tanggal 7 november itu diputuskan dalam rapat bersama unsur terkait yang dilaksanakan hari ini (1/10/2015) di Kantor dinas Pekerjaan Umum Maros disebabkan adanya masukan dari pihak petani, PDAM dan masyarakat.

Bendungan Batubassi, Bantimurung Maros (dok. istimewa)

Hal itu disampaikan Kabag Hublang PDAM Tirta Bantimurung, Muh. Arifin siang ini saat berkunjung ke studio BSFM usai rapat mewakili Direktur PDAM Maros.

Muh. Arifin menjelaskan, penundaan itu hingga tanggal 7 November 2015, namun jika hujan turun diantara tenggang waktu sebelum tanggal 7 tersebut, maka pengurasan bendungan akan dipercepat karena pengurasan ini ditunda dengan alasan masih dalam musim kering.

Pengurasan dan perbaikan bendungan batubassi diperkirakan memakan waktu sekitar tiga hari sehingga dikhawatirkan sangat mempengaruhi sawah para petani yang akan mengalami gagal panen, serta pelanggan PDAM Maros akan kesulitan air bersih jika tetap dilaksanakan sebelum musim hujan.

Pengerjaan ini dilaksanakan CV. Karezo Mandiri berdasarkan proyek dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan - Jeneberang.

Pengurasan ini dilaksanakan berdasarkan surat Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan - Jeneberang yang ditujukan kepada Dinas P.U Kab. Maros yang ditembuskan kepada PDAM Maros. (bsfm news department)

FKP PDAM MAROS PRESENTASEKAN HASIL SURVEY UNTUK PENINGKATAN PELAYANAN PDAM MAROS

Forum Komunikasi Pelanggan (FKP) PDAM Maros setelah merampungkan hasil survey Gender dan pemantauan Kualitas, Kuantitas dan Kontinuitas (K3) pelanggan PDAM Maros, beberapa pekan lalu, kini mempresentasekan hasilnya dihadapan Dirut PDAM Tirta Bantimurung Maros di hotel Grandcity Makassar dalam kegiatan Workshop Pelaporan Hasil Survey Gender dan Pemantauan K3 (Kualitas - Kuantitas -Kontinyuitas) Oleh FKP PDAM Maros, senin kemarin (28/09/2015).

Direktur PDAM Tirta Bantimurung Maros, Drs Abdul Baddar bersama Ketua FKP PDAM, Lory Hendradjaya dan Fasilitator Iuwash, Alifah Lestari (28/09/2015) (dok. bsfm/ibhet)

Ketua FKP PDAM Maros, Lory Hendradjaya dalam presentasenya menjelaskan Tabulasi Data Hasil Survey Rumah Tangga Tentang Layanan Air Bersih PDAM serta informasi terkait Partisipasi Gender dalam Mengakses Air Bersih.

Dari beberapa kasus yang menonjol, keluhan pelanggan PDAM Maros dalam 3 bulan terakhir masih banyak yang mengeluhkan pada aliran mati kurang dari 12 jam serta kualitas air yang kurang jernih. Selain itu juga ditemukan kasus aliran air mati lebih dari 12 jam pada daerah tertentu.

Selain itu mengemuka Ada 4 Kecamatan Pesisir yang butuh peningkatan Layanan Air bersih antara lain Kecamatan Marusu, Kecamatan Lau, kecamatan Bontoa dan kecamatan Turikale.

Direktur PDAM Tirta Bantimurung, Abdul Baddar menanggapi hasil survey yang dipaparkan tersebut mengucapkan terima kasih karena hasil survey itu sangat bermanfaat dan akan digunakan tentunya untuk meningkatkan kinerja pelayanan PDAM.

Abdul Baddar menjelaskan, terkait pelayanan di daerah pesisir, saat ini pihaknya sedang membangun satu sistem pengolahan air di daerah Maros Baru yang akan membackup pemenuhan air bersih di beberapa kecamatan lainnya. Namun yang menjadi kendala PDAM adalah ketersediaan Air baku di daerah pesisir sehingga pihaknya harus melakukan pemenuhan tersebut secara bertahap, apalagi saat ini masih sementara kondisi musim kering sehingga pemasangan instalasi baru untuk daerah tersebut terpaksa ditunda. 

Anggota FKP PDAM Maros, bersama Manajemen PDAM Tirta Bantimurung Maros dan Fasilitator Iuwash, USAID (28/09/2015) (dok. bsfm/ibhet)

Communication Specialist IUWASH (Indonesia Urban Water Sanitation and Hygene), Yulfarida Arini dalam menanggapi hasil survey tersebut mengungkapkan FKP PDAM Maros menjadi kabupaten Pertama yang merampungkan dan mempresentasekan hasil surveynya dari 20 lebih FKP PDAM yang didampingi Iuwash di seluruh Indonesia.

Yulfarida juga menjelaskan, Hasil survey tersebut bisa digunakan PDAM Tirta Bantimurung sebagai bahan Advokasi yang diajukan kepada pemerintah kabupaten untuk peningkatan pelayanan di daerah tertentu sehingga PDAM bisa mendapatkan tambahan alokasi APBD.

Dalam kegiatan itu, selain anggota FKP PDAM, juga hadir manajemen PDAM Maros antara lain, Direktur PDAM, Abdul Baddar, Kabag Teknik PDAM, Abdul Rajab S.Sos MM, Kabag Hublang, H. Muh Arifin S.E serta Kabag Administrasi Keuangan, Mery Salu SE.

Sementara dari Iuwash, hadir 2 fasilitator Jakarta  antara lain Yulfarida Arini dan Alifah Lestari.

FKP PDAM Maros dibentuk sejak 2013 lalu di Maros yang menjadi Mitra Usaid dalam program Iuwash yang berperan sebagai Jembatan komunikasi antara PDAM dengan para pelanggan sehingga tercipta komunikasi dua arah yang sehat dan membangun.

Selain itu, FKP PDAM juga berperan sebagai mitra kerjasama antara Pelanggan dan PDAM serta menjadi media silaturrahmi sesama pelanggan. (bsfm news department)

Tuesday, 15 September 2015

FKP PDAM MAROS SIAP LAPORKAN HASIL SURVEY DAN PEMANTAUAN K3 PELANGGAN PDAM

Forum Komunikasi Pelanggan (FKP) PDAM Maros telah merampungkan hasil survey Gender dan pemantauan Kualitas, Kuantitas dan Kontinuitas (K3) yang akan dipresentasekan dihadapan Dirut PDAM Maros.

Hal itu terlihat dari Kegiatan Forum Group Discussion (FGD) Penyusunan Laporan Survey Gender dan Pemantauan K3 Pelanggan PDAM Kabupaten Maros yang dilaksanakan senin, 14 september 2015 di Hotel Grand City, Makassar.

Pengurus FKP PDAM Maros (dok. bsfm/ibhet)

Dari beberapa kasus yang menonjol, keluhan pelanggan PDAM Maros dalam 3 bulan terakhir masih banyak yang mengeluhkan pada aliran mati kurang dari 12 jam serta kualitas air yang kurang jernih. Selain itu juga ditemukan kasus aliran air mati lebih dari 12 jam pada daerah tertentu seperti Patte'ne Maros.

Ketua Forum FKP PDAM Maros, Lory Hendradjaya menjelaskan, hasil suvey pelanggan ini merupakan sumber masukan untuk PDAM Maros agar bisa meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan PDAM dan bukan untuk mencari kesalahan atau kelemahan PDAM, sebagaimana fungsi FKP PDAM dibentuk sebagai mitra kerjasama dalam memediasi hal-hal yang dibutuhkan pelanggan PDAM Maros.

                                                                    Pengurus FKP PDAM Maros (dok. bsfm/ibhet)

Sebelumnya diberitakan, FKP PDAM Maros rutin melaksanakan pelatihan dan forum diskusi yang mempelajari antara lain survey kepuasan pelayanan PDAM Maros, survey kualitas, kuantitas dan kontinuitas (K3) air layanan PDAM, serta Survey gender dalam air bersih.

baca juga : FORUM KOMUNIKASI PELANGGAN (FKP) PDAM MAROS BELAJAR TEKNIK SURVEY

Pelatihan-pelatihan ini difasilitasi IUWASH (Indonesia Urban Water Sanitation and Higiene) yang termasuk salah satu program USAID. (bsfm news department)

Friday, 4 September 2015

PERBAIKAN BENDUNGAN BATUBASSI MAROS DITUNDA SABTU DEPAN

Pengurasan Bendungan Batu Bassi (Bantimurung) Maros selama 3 hari mulai Sabtu s/d Senin, 5 s/d 7 September 2015, sesuai yang kami beritakan sebelumnya, ternyata mengalami penundaan selama seminggu terhitung mulai sabtu s/d senin, 12 s/d 14 September 2015.

Penundaan tersebut disampaikan Direktur PDAM Maros, Abdul Baddar, hari ini (04/09/2015) kepada bsfm.

ilustrasi

Abdul Baddar menjelaskan, hal tersebut tentu saja berpengaruh atas pelayanan PDAM yang telah disampaikan sebelumnya untuk melakukan penampungan air sebagai persiapan atas tidak mengalirnya air layanan PDAM.

Abdul Baddar menambahkan, penundaan ini disampaikan pihak Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan - Jeneberang nkepada stake holder terkait seperti Dinas PU, Pertanian dan PDAM jumat pagi (04/09/2015).


Sebelumnya kami beritakan, Pengurasan Bendungan Batu Bassi (Bantimurung) Maros selama 3 hari akibat adanya pelaksanaan pengecekan kerusakan dan perbaikan Bendung Batu Bassi pada lantai penguras dan adanya pengerjaan pemasangan bronjong pada bagian hulu kiri bendungan batu bassi Bantimurung.

Pelanggan PDAM Maros untuk Area Kota Maros hingga utara kota dihimbau untuk melakukan penampungan air bersih sebagai antisipasi atas gangguan pelayanan PDAM Maros mulai Sabtu s/d Senin, 5 s/d 7 September 2015 namun tertunda sabtu s/d senin, 12 s/d 14 September 2015.

Pengerjaan ini dilaksanakan CV. Karezo Mandiri berdasarkan proyek dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan - Jeneberang. (bsfm news department)

Thursday, 3 September 2015

KETUA APDESI MAROS SAYANGKAN PENGURASAN BENDUNGAN BATU BASSI TANPA TUDANG SIPULUNG

Ketua Apdesi Maros Abdul Azis menyayangkan proyek pengurasan Bendung Batu Bassi yang akan mulai dilaksanakan pada sabtu mendatang (05/09/2015) tidak didahului dengan pertemuan stakeholder dan pemangku kebijkan khususnya dalam bidang yang menangani persoalan air di Maros.

Ketua Apdesi Maros, Abdul Azis saat mendapat penghargaan dari Bupati Maros HM Hatta Rahman, pada puncak peringatan HUT ke-56 Maros di Gedung Serbaguna, Sabtu 25 Juli (dok. bsfm/ibhet)

Apdesi tidak yakin bahwa pengurasan itu akan normal dalam jangka 3 Hari sesuai surat yang dikirimkan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan - Jeneberang ke Dinas PU Maros.

“Kami tidak yakin air bendung batu bassi akan normal dalam tiga hari, ini karena tidak ada pertemuan tehnis yang melibatkan stakeholder dan pemangku kebijakan dalam bidang air di Maros. Masa’ pekerjaan yang berdampak luas seperti ini tidak dilakukan dengar pendapat atau tudang sipulung, air itu persoalan sangat sangat penting, boss, ini kebutuhan dasar masyarakat. Harusnya dibicarakan baik baik supaya semua orang tahu bagaimana tekhnis pekerjaan dari proyek ini” Ujar Abdul Azis kepada BSFM hari ini (03/09/2015).

Menurut Azis dampak yang akan dirasakan masyarakat Maros antara lain, layanan PDAM akan membuat masyarakat Maros akan menderita selama pengerjaan proyek ini, dan yang lebih parah adalah para petani yang akan melakukan musim tanam dan panen, ini akan rawan fuso terhadap padi siap panen dan siap tanam, jika 8.000 hektare ini akan mengalami gagal panen dan gagal tanam, maka kerugian yang akan ditanggung oleh petani akan sangat banyak yang jika dirupiahkan nilainya bisa miliaran rupiah, belum lagi kerugian lainnya. Ini akan merugikan Maros. Dan pasti akan sangat disayangkan.

“kami harapkan kebijakan ini ditinjau lagilah, untuk dilakukan penundaaan. Saat ini masyarakat lagi butuh butuhnya air dalam segala hal. Air bersih PDAM dan Petani khususnya yang semuanya menggantungkan kebutuhan airnya pada sumber air dari Bendung Batu Bassi.” Ucapnya mengharap tinjauan dari pemangku kebijakan bidang air ini.(bsfm news department)

BENDUNGAN BATU BASSI DIKURAS, AIR PDAM MAROS TIDAK MENGALIR 3 HARI

Pelanggan PDAM Maros untuk Area Kota Maros hingga utara kota dihimbau untuk melakukan penampungan air bersih sebagai antisipasi atas gangguan pelayanan PDAM Maros mulai Sabtu s/d Senin, 5 s/d 7 September 2015.

Bendungan Batu Bassi (Bantimurung) Maros (dok. ist)

Gangguan tersebut disebabkan Pengurasan Bendungan Batu Bassi (Bantimurung) Maros selama 3 hari akibat adanya pelaksanaan pengecekan kerusakan dan perbaikan Bendung Batu Bassi pada lantai penguras dan adanya pengerjaan pemasangan bronjong pada bagian hulu kiri bendungan batu bassi Bantimurung.

Pengerjaan ini dilaksanakan CV. Karezo Mandiri berdasarkan proyek dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan - Jeneberang.

Direktur PDAM Maros, Abdul Baddar yang dikonfirmasi BSFM (3/09/2015) menjelaskan, Area yang terganggu pelayanannya yakni Area Kota Maros hingga Utara Kota, termasuk area Perumnas Tumalia hingga Maros Utara Dan Area Bantimurung hingga Kota Maros. Sementara untuk area Rumah sakit salewangang hingga selatan kota Maros termasuk Maccopa, Batangase hingga Batas Kota tidak mengalami gangguan pelayanan.

Abdul Baddar menambahkan, bahwa pengurasan ini dilaksanakan berdasarkan surat Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan - Jeneberang yang ditujukan kepada Dinas P.U Kab. Maros yang ditembuskan kepada PDAM Maros.

Sebelumnya kami beritakan Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Maros, Abdul Azis dan Dandim 1422 Maros meminta agar perbaikan bendungan tersebut dikondisikan terkait kondisi petani yang dikhawatirkan mengalami gagal panen. (bsfm news department)

Baca juga : KETUA APDESI DAN DANDIM 1422 MAROS MEMINTA PERBAIKAN BENDUNGAN BANTIMURUNG DIKONDISIKAN


Wednesday, 2 September 2015

KETUA APDESI DAN DANDIM 1422 MAROS MEMINTA PERBAIKAN BENDUNGAN BANTIMURUNG DIKONDISIKAN

Rencana Perbaikan bendungan Bantimurung mengundang reaksi banyak pihak di Kabupaten Maros.

Salah satunya Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Maros, Abdul Azis yang meminta agar rencana perbaikan bendungan tersebut dikondisikan agar tidak ada pihak-pihak yang dirugikan.

Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Maros, Abdul Azis dalam salah satu Talkshow di 107,3 BSFM dipandu Lory Hendradjaya beberapa waktu lalu (dok. bsfm)

Menurutnya, akan ada 3 unsur yang akan merasakan kerugian dari perbaikan tersebut jika dilakukan perbaikan dalam musim kemarau ini, antara lain petani, perusahaan dan PDAM yang akan mengalami gangguan pelayanan kepada masyarakat.

Abdul Azis yang akrab disapa Pak de yang mewakili para petani juga menambahkan, agar pihak PSDA Provinsi Sulsel yang menangani masalah ini agar menunda hingga bulan 10 terkait rencana perbaikan tersebut, karena lahan pertanian seluas 1500 Ha yang saat ini siap panen, dipastikan akan gagal panen jika bendungan tersebut dikuras sekarang.

Terkait kontruksi pengerjaan, Bendungan Bantimurung akan dikuras karena yang akan diperbaiki adalah bagian dasar yang mengalami keretakan. Untuk itu Abdul Azis mengkhawatirkan, debit air yang ada saat ini jika dikuras sebelum memasuki musim hujan, akan sulit mencapai titik normal.

Selain Abdul Azis, Dandim 1422 Maros, Letkol Inf Sunarto juga mengutarakan kekhawatirannya atas gagal panen para petani yang saat ini terkena dampak musim kemarau.

Sunarto kepada BSFM, hari ini (02/09/2015) menjelaskan, bahwa saat ini pihaknya sedang gencar mendampingi para petani dengan adanya program nasional peningkatan swasembada pangan dimana pihak TNI juga berperan dalam program tersebut.

Dirinya khawatir jika lahan seluas 8000 Ha yang memasuki musim tanam ketiga di kabupaten Maros, sama sekali tidak bisa ditanami jika terjadi pengurasan air dibendungan bantimurung tersebut.

Bendungan Bantimurung, sama sekali belum pernah di rehab sejak tahun 1903 sehingga mengalami keretakan dibagian dasar yang berdampak kurang maksimalnya fungsi bendungan. Sehingga musim kemarau ini akan dimanfaatkan Pihak PSDA Provinsi Sulsel untuk melakukan perbaikan. (bsfm news department)
 
Copyright © 2014 102,3 Maros FM, Dari Maros Untuk Indonesia. Designed by Maros Enterprise.