Evakuasi Mayat di Pantai Kuri (22/09/2015) (dok. bsfm/Pid Humas Polres maros)
Kejadian ini bermula saat seorang warga atas nama Mansyur yang hendak melaut melihat mayat yang terapung diatas laut pantai kuri caddi terapung sudah dalam keadaan membengkak, mayat yang ditemukan kurang lebih 500 meter dari pemukiman warga kuri caddi senin kemarin itu menggunakan celana panjang hitam dan baju kaos berwarna hijau, Namun tak ada yang berani melaporkannya ke polisi lantaran takut dijadikan saksi.
Pada akhirnya Kepala Desa Nisumbalia, Ahmad Abadi mengatakan, sekitar pukul 10.00 wita dia dihubungi oleh seorang warga bernama Mansur, bahwa ada mayat pria mengapung diperairan laut lepas kuri caddi. Saat itu, Ahmad Abadi memerintahkan kepada Mansur ditemani beberapa warga untuk ke laut guna memastikan temuannya tersebut adalah benar-benar sesosok mayat.
Mansur pun kembali dengan melaporkan hal yang sama kalau yang mengapung betul mayat dalam kondisi sudah membengkak dan membusuk, Sekitar jam 11.00 siang, kepala desa akhirnya menelpon polisi dan melaporkan bahwa ada mayat laki -laki yang mengapung.
Sejam kemudian, tim identifikasi Polres Maros bersama Kapolsek Lau AKP Amir Mahmud serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maros turun ke TKP untuk mengevakuasi mayat tersebut.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang dipimpin oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan logistik, Moh. Roem menggunakan perahu karet masuk ke lokasi mengapungnya mayat tersebut, kemudian menariknya ke daratan.
Akp Amir Mahmud mengatakan mayat tersebut dibawa ke RS Bhayangkara untuk proses identifikasi, serta meminta keterangan beberapa warga yang sempat melihat mayat tersebut.
Sementara itu, Kasat reskrim Polres Maros, AKP Yusrizal mengatakan, dari saku kantong celana yang digunakan korban, ditemukan dompet dan identitas berupa KTP atas nama Dg. Enre umur 62 tahun warga asal Kab. Sinjai Dusun Kolasa Desa Kampala Kec. Sinjai Timur. (bsfm news department)



Post a Comment