Dalam kesempatan itu, Hatita dan Iman telah dua kali menandatangani Kontrak Politik setelah sebelumnya juga bertanda tangan dalam Dialog Publik bersama Maupe Maros serta beberapa pemerhati perempuan. Sementara, Pasangan calon (Paslon) Bupati ‐ Wakil Bupati Maros, Husain Rasul - Sudirman (Hadir) tidak pernah satu kalipun mengikuti kegiatan bertema Pro Gender dan Pro Poor tersebut.
Informasi dari panitia kepada bsfm, untuk acara tersebut, Tim Paslon Nomor 2, HADIR, hanya diikuti tim suksesnya sehingga kontrak politik untuk ditanda tangani Husain Rasul Dan Sudirman dititipkan kepada tim tersebut.
Baca : HATITA DAN IMAN TANDATANGANI KONTRAK POLITIK DALAM DIALOG PUBLIK BERSAMA KAUM PEREMPUAN MAROS
Dialog ini digelar dengan tema membangun komitmen pemimpin untuk pemenuhan hak‐hak atas
layanan publik perlindungan sosial, sumber daya alam yang inklusi di Maros.
Adapun yg menjadi fokus dialog yaitu fokus pada pelibatan & pemberdayaan perempuan menuju masyarakat mandiri & sejahtera, serta ruang bagi penderita disabilitas dalam pembangunan daerah.
Dialog diikuti 11 perwakilan balai perempuan dengan total peserta kurang lebih seratus orang. Mereka nampak antusias melakukan tanya jawab.
Paslon Wakil Bupati nomor urut 3, H.A Harmil Mattotorang menjelaskan, Hatita’ berani teken kontrak politik dengan KPI sebagai bentuk komitmen Hatita dalam memperjuangkan hak‐hak perempuan.
Paslon Nomor urut 3 tanda tangani Kontrak Politik bersama KPI (10/11/2015) (dok. ist)
Harmil yang juga incumbent dalam Pilkada Maros ini menjelaskan dalam periode pertama pihaknya sudah membuktikan dengan program‐program yang pro gender. Dan insya Allah periode kedua nanti akan lebih berkomitmen memasukkan program‐program untuk pemenuhan hak atas layanan publik dengan dukungan dari KPI tentunya.
Sementara Paslon Nomor urut 1, Imran Yusuf dalam pemaparannya, mengungkapkan keseriusan paslon Iman dalam mengusung program yang progender dan pro poor dan berjanji menjadikan membuka peluang bagi perempuan maros untuk andil dalam pelaksanaan program-program iman terpilih kelak.
Kedua Paslon ini berjanji, jika terpilih maka siap memasukkan program‐program Pro Gender dalam RPJMD tahun 2016‐2021. (bsfm news department)


Post a Comment