NEWS

Tuesday, 19 April 2016

MAROS 2 KALI JADI PERCONTOHAN NASIONAL PENGADAAN BARANG DAN JASA PEMERINTAH

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) bersama Millennium Challenge Account-Indonesia (MCA-Indonesia) kembali memilih Kabupaten Maros - Sulsel menjadi percontohan Nasional dalam pengelolaan barang dan jasa pemerintah di tahun 2016 ini.

Kepala Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (ULP) Kabupaten Maros, Alfian Amri senin kemarin (18/4/2016) mengatakan, penilaian dan prestasi itu berdasarkan sistem pengadaan di Kabupaten Maros yang dinilai berdasarkan kinerja dan komitmen pemkab Maros dalam hal pengelolaan pengadaan barang dan jasa.

Alfian menjelaskan ULP Maros satu-satunya daerah di Sulsel yang lolos untuk tahapan program modernisasi pengadaan ke fase kedua dan hanya ada 15 daerah di Indonesia termasuk Maros yang ikut fase kedua ini.

Bupati Maros saat di Jakarta 14 April lalu dalam penandatanganan nota kesepahaman Program Modernisasi Pengadaan Fase 2 (dok. maroskab.go.id)

Sebelumnya, tahun 2015 lalu, ULP Maros meraih predikat Center of Excellence dari LKPP. Penghargaan ini diberikan atas prestasi Maros dalam pengelolaan barang dan jasa khususnya dalam penerapan transparansi dan akuntabilitas berdasarkan Inpres nomor 2 tahun 2012.

Bupati Maros HM Hatta Rahman dalam website resmi pemkab maros mengaku bersyukur karena Maros mendapat kepercayaan dari pemerintah pusat untuk pelaksanaan lelang barang dan jasa.

Hatta menjelaskan dalam fase kedua ini, modernisasi pengadaan dirancang untuk membantu pemerintah Indonesia mereformasi pengadaan publik sehingga kegiatan modernisasi pengadaan bersifat inovatif dan holistik untuk memperkuat pengadaan publik di Indonesia. (bsfm news department)

Post a Comment

 
Copyright © 2014 102,3 Maros FM, Dari Maros Untuk Indonesia. Designed by Maros Enterprise.