NEWS

Saturday, 7 May 2016

IPW MAROS HERAN ADANYA CASIS POLRES MAROS YANG GUGUR TES TINGGI BADAN DI POLDA SULSEL

Independent Police Watch (IPW) Kabupaten Maros saat ini secara aktif melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap apa yang dilakukan jajaran aparat Kepolisian di tengah-tengah masyarakat termasuk pemantauan terhadap proses penerimaan anggota Polri 2016 utamanya di lingkup Polres Maros.

Ketua IPW Maros, Romi menilai penerimaan casis Polri di Polres Maros sudah cukup transparan hingga proses seleksi memasuki tahapan rekmin (pemeriksaan administrasi).

Selain itu, Romi menjelaskan setiap pemeriksaan administrasi telah berjalan ketat sehingga komitmen jujur dan bersih tanpa intervensi dari luar yang dibangun panitia penerimaan casis Polri di Polres Maros dinilai IPW Maros sudah terlaksana dengan baik.

Kapolres Maros, AKBP Lafri Prasetyono saat bertemu Ketua IPW Maros, Romi di depan Mapolres Maros (dok. bsfm)

Namun, jumat kemarin (6/5/2016), IPW Maros mendapat informasi dari orang tua salah satu casis yang tidak ingin disebutkan namanya, menceritakan ketidak lulusan anaknya saat pengukuran tinggi badan di Polda Sulsel padahal saat pengukuran tinggi badan di Polres Maros, anaknya itu dinyatakan memenuhi syarat.

Terkait hal itu, Romi yang juga terlibat langsung mengawasi pengukuran tinggi badan di Polres Maros kapasitas selaku pengawas Eksternal resmi dari unsur LSM bersama Dinas Pendidikan, dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Maros dalam penerimaan casis tersebut dalam rilisnya ke media mempertanyakan hal itu ke pihak Polda Sulsel.

Romi menjelaskan alat pengukuran tinggi badan yang dipakai casis Bintara dan Tamtama Polri di Polres Maros, sebelumnya telah dilakukan uji tera di Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) tanggal 7 April 2016 berlaku setahun.

Tera itu dilakukan berdasarkan Surat Kapolda Sulsel untuk seluruh panitia pelaksana di tingkat Polres jajaran untuk melakukan tera sehingga akurasi detail ukuran tinggi badan benar-benar bisa dipertanggung jawabkan. Sehingga Seluruh casis di Polres Maros seluruhnya telah mengikuti pengukuran tinggi badan berdasarkan hasil kalibrasi berdasarkan sertifikat yang dikeluarkan BMG Kota Makassar.

Jadi Surat keputusan yang dikeluarkan tentang ukuran tinggi badan dan dinyatakan lolos mengikuti uji selanjutnya di Polda Sulsel sesuai dengan hasil tera tersebut.

Informasi sementara yang diterima IPW Maros, ada 6 Casis yang dinyatakan tidak memenuhi syarat ukuran tinggi badan meskipun informasi resminya baru akan diputuskan senin mendatang (9/5/2016).

Romi meminta pihak panitia penerimaan Casis Polri 2016 agar memegang teguh dan mengaplikasikan slogan BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis) apalagi saat ini Kapolda Sulsel dan seluruh Polres jajarannya telah melaunching Pelayanan Terpadu dan Bebas Calo serta Pungli yang menunjukkan komitmen Polri bukan hanya dalam urusan SIM, tetapi termasuk dalam memberantas mafia penerimaan casis.

Saat dikofirmasi mengenai solusi yang ditawarkan, Romi meminta Kapolda Sulsel untuk mengevaluasi hal ini dan jika perlu mengadakan pengukuran ulang tinggi badan dari casis Polres Maros karena sangat berdampak pada mental casis dan juga berdampak pada kinerja bukan hanya lingkup kepolisian, tetapi juga pada tingkat kredibilitas lembaga eksternal yang dilibatkan dalam proses penerimaan itu. (bsfm news department)

Berita Terkait : 

- IPW MAROS PANTAU PROSES PENERIMAAN CALON SISWA POLRI DI MAPOLRES MAROS 

- LAUNCHING PELAYANAN TERPADU, KAPOLRES MAROS TEGASKAN SANKSI BAGI ANGGOTANYA JIKA TERBUKTI PUNGLI

Post a Comment

 
Copyright © 2014 102,3 Maros FM, Dari Maros Untuk Indonesia. Designed by Maros Enterprise.