NEWS

Monday, 3 October 2016

MAROS LATIH MASYARAKAT DESA TANGGAP BENCANA DALAM DIKLAT DESTANA 2016

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maros menggelar diklat relawan bencana dalam kegiatan fasilitasi pemberdayaan dan pengembangan ketangguhan masyarakat Desa Tangguh Bencana (Destana).

Diklat ini dilaksanakan selama lima hari, 2-6 Oktober, terdiri atas materi kelas 2-5 Oktober di Hotel Remcy Makassar yang kemudian dilanjutkan dengan simulasi atau praktek water rescue dan fire rescue pada 6 Oktober di kawasan PTB Maros.

Foto Bersama usai pembukaan Diklat Destana 2016 (dok. ist)

Sekretaris Daerah Kabupaten Maros, H Baharuddin saat membuka diklat ini, Minggu kemarin (2/10/2016) menyampaikan diklat ini bertujuan agar peserta memiliki kemampuan dan ketangguhan dalam mengurangi risiko bencana bila terjadi bencana di sekitarnya apalagi Kabupaten Maros merupakan satu-satunya daerah di Sulawesi Selatan yang terpilih untuk program nasional Desa Tangguh Bencana (Destana) 2016.

Sedangkan  Ketua DPRD Maros, H.A.S Chaidir Syam yang hadir menyampaikan materi mengemukakan, relawan bencana dan BPBD harus melakukan kesiapan dini atau deteksi dini dalam mengamati akan terjadinya bencana. Juga mempriortitaskan penanganan bencana dengan mengurangi risiko bencana.

Peserta diklat relawan Destana ini berasal dari dua dua lokasi Destana di Maros yakni Desa Bonto Tallasa Kecamatan Simbang sebanyak 20 orang dan Kelurahan Mattirodeceng Kecamatan Lau sebanyak 20 orang. Serta relawan BPBD Kabupaten Maros sebanyak 12 orang, PMI Maros sebanyak 2 orang, Pramuka Bencana 2 orang, SAR Maros 2 orang, Tagana 2 orang, dengan total peserta 60 orang. (maros fm news department)

Post a Comment

 
Copyright © 2014 102,3 Maros FM, Dari Maros Untuk Indonesia. Designed by Maros Enterprise.