Dalam kesempatan itu, Hatta juga memantau proses perekaman E-KTP yang dilakukan petugas Disdukcapil.
Bupati Maros saat pantau pelayanan di Disdukcapil Maros (20/10/2016) (dok. maroskab.go.id)
Kepada Wartawan, Hatta mengatakan dirinya sengaja turun langsung melihat proses pelayanan di Disdukcapil karena hampir semua kabupaten mengalami permasalahan yang sama akibat blanko KTP yang terbatas sementara warga yang mengurus KTP puluhan ribu orang.
Selain itu, Hatta juga berencana akan membangunkan kantor baru untuk pelayanan di Disdukcapil, karena banyaknya warga masyarakat yang mengurus KTP, KK dan lainnya tetapi kondisi ruangan antrian yang kurang memadai sehingga banyak warga yang berdiri bahkan menunggu antri sampai diluar kantor.
Selain itu Hatta juga meminta kepada masyarakat untuk tidak mempercayai calo agar dimudahkan pengurusan dengan membayar sejumlah uang padahal pengurusan KTP, KK dan akte kelahiran digratiskan.
Sementara itu, Kepala Disdukcapil Maros, DR. H Nasiruddin Rasyid mengatakan, dalam sehari pihaknya hanya mampu mencetak 400 blanko KTP sesuai dengan kuota blanko dari pusat. Padahal, sampai saat ini masih ada sekitar 50 ribu warga yang belum tercetak KTPnya. (maros fm news department)


Post a Comment