Ana Safitri, seorang warga dan Mahasiswa Maros yang mengalami kebocoran klep atau katup jantung dan belum mendapat tindakan medis dari pihak rumah sakit dan menyita perhatian media serta aktivis Maros ternyata selama ini terdaftar dalam program BPJS Kesehatan Mandiri.
Namun, koordinasi pihak keluarga dan pihak rumah sakit yang menangani yakni RS. Wahidin Sudirohusodo Makassar tidak berjalan lancar.
Terbukti sudah menunggu selama hampir setahun untuk mendapat penanganan medis namun belum juga tertangani hingga saat ini.
Namun, koordinasi pihak keluarga dan pihak rumah sakit yang menangani yakni RS. Wahidin Sudirohusodo Makassar tidak berjalan lancar.
Terbukti sudah menunggu selama hampir setahun untuk mendapat penanganan medis namun belum juga tertangani hingga saat ini.
ilustrasi
Terkait hal itu, Kepala BPJS Kesehatan Kantor Layanan Operasional Kabupaten Maros, Sri Wahyuni Kadir selasa malam (15/11/2016) saat dihubungi Maros FM mengakui Ana Safitri ini termasuk peserta BPJS Kesehatan mandiri kelas 3 sejak bulan Juli 2016. Pembayaran iurannya pun lancar sekeluarga. Sehingga dari sisi kepesertaan dan hak untuk memperoleh pelayanan kesehatan sudah tidak ada masalah lagi.
Sri Wahyuni menjelaskan Ana Safitri merupakan salah satu pasien jantung di RS Wahidin yang sementara menunggu jadwal operasi. Namun sampai hari ini menurut keluarganya belum ada kejelasan dari pihak RS Wahidin kapan akan dilakukan operasi tersebut.
Menyikapi hal itu, pihak BPJS Kesehatan Maros pun langsung berkoordinasi dengan petugas BPJS Center di RS Wahidin, dan mereka bersedia untuk membantu melakukan koordinasi dengan Pihak RS utamanya di bagian jantung.
Sri Wahyuni Kadir juga menjelaskan pihaknya sudah menghubungi keluarga Ana pada hari selasa (15/11/2016) agar pada rabu pagi (16/11/2016) menemui petugas di BPJS Center RSWS dengan membawa seluruh berkas hasil pemeriksaan dan Kartu BPJS Kesehatannya agar bisa ditangani secepatnya.
Kepala BPJS Maros ini menjelaskan permasalahan dalam kasus Ana ini lebih banyak ke miskomunikasi antara pihak RS dan pihak keluarga sehingga berlarut-larut dan lama mendapat penanganan padahal jika koordinasi tetap dilakukan maka bisa cepat tertangani.
Untuk mengantisipasi hal serupa, Sri Wahyuni Kadir mengimbau untuk warga Maros yang terdaftar sebagai anggota BPJS Kesehatan agar bisa pro aktif mencari informasi terkait prosedur dan sistem kerja BPJS, apalagi saat ini di setiap RS yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan sudah ada BPJS Center. Dimana petugas BPJS siap memberi informasi kepada pasien dan keluarganya termasuk membantu melakukan koordinasi dengan pihak RS.
Sri Wahyuni Kadir juga meminta agar anggota BPJS Kesehatan jika menemui masalah maka bisa langsung ke BPJS Kesehatan Maros, di jalan Jend. Sudirman Poros Tumalia Maros atau menghubungi layanan iCare 1500400 yang siap membantu 24 jam. (Maros fm news department)
- MENDERITA KATUP JANTUNG BOCOR, MAHASISWA MAROS INI BUTUH BANTUAN DERMAWAN


Post a Comment