NEWS

Thursday, 10 November 2016

SYAHRIAR TATO BERHARAP AKSARA LONTARA TERPAJANG DI BERBAGAI TEMPAT UMUM DI MAROS, CHAIDIR SYAM SETUJU

Tidak semua bangsa mempunyai aksara sehingga sangat beruntunglah suku bugis makassar yang memiliki aksara lontara. Tetapi kebanyakan kita tidak bangga dengan aksara lontara tersebut. Hanya kalangan peneliti dan akademisi yang paham bagaimana bermaknanya aksara lontara yang menjadi salah satu kekayaan budaya bugis makassar.

Hal itu disampaikan Ketua BKKI Provinsi Sulsel, Dr. Ir. Drs. H. Syahriar Tato, SH, MS, MH, MM saat pelantikan Pengurus BKKI Kabupaten Maros, rabu malam (9/11/2016) di Baruga Kantor Bupati Maros.

Budayawan dan Seniman Sulsel, Syahriar Tato saat pelantikan BKKI Maros (9/11/2016) (dok. maros fm)

Syahriar Tato mencontohkan di negara seperti Jepang, maka seluruh tempat yang ada dipenuhi tulisan kanji yang menjadi aksara kebanggaan mereka, sehingga sangat sulit menemukan tulisan latin di Jepang.

Untuk itu, menurutnya, Pemerintah seharusnya peka dan memperhatikan ornamen-ornamen yang berada di tempat umum harusnya disentuh dengan ciri khas Aksara Lontara karena kita bangga dengan aksara dan bahasa ibu yang menguatkan ciri khas kita sebagai suku yang selalu menghargai dan melestarikan warisan budaya kita.

Terkait Hal itu, Ketua DPRD Maros, H. AS Chaidir Syam mengaku sangat sependapat dengan pak Syahriar Tato karena sudah menjadi kewajiban bersama untuk menjaga akar budaya kita, apalagi saat ini sudah banyak generasi muda yang kurang mengenal aksara Lontara.

Chaidir mengatakan, pihaknya di DPRD Maros akan membahas perda penggunaan aksara lontara di tempat umum dan menghimbau agar pelajaran bahasa daerah tetap diajarkan dan diperkenalkan sejak dini kepada anak-anak sekolah. (maros fm news department)

Post a Comment

 
Copyright © 2014 102,3 Maros FM, Dari Maros Untuk Indonesia. Designed by Maros Enterprise.