Puncak Makkaroewa merupakan destinasi wisata baru yang kini sedang populer dikunjungi wisatawan.
Destinasi yang terletak di Desa Labuaja, Kecamatan Cenrana Kabupaten Maros ini berhasil membuktikan pesonanya dengan meraih juara kedua kategori Daya Tarik Wisata pada lomba yang digelar Dinas Pariwisata Sulsel beberapa waktu lalu.
Menindak lanjuti prestasi tersebut, tim Disbudpar Sulsel pun melakukan observasi ke Puncak Makkaroewa selama 2 hari sejak sabtu hingga minggu (18-19/11/2017) untuk menelusuri potensi yang bisa dikembangkan di destinasi tersebut.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Disbudpar Sulsel, Andi Fatimah, mengatakan, Puncak Makkaroewa ini bisa dijadikan fokus pengembangan selanjutnya.
Ia yakin, jika terkelola dengan baik, maka kedepannya tentu tidak kalah menarik dengan objek wisata hutan pinus yang ada di Kabupaten Bantul, Yogyakarta.
Sementara Kepala Desa Labuaja, Nurbaeti Lanti menjelaskan, meskipun pembenahan Puncak Makkaroewa baru dilakukan beberapa bulan terakhir, namun sudah populer di Media Sosial dan menjadi tempat favorit utamanya kalangan muda. Bahkan sudah menghasilkan Pendapatan Asli Daerah.
Menurutnya, Puncak Makkaroewa yang menjadi Pesona Labuaja ini merupakan salah satu bukti ide kreatif yang mampu ditunjukkan pemuda di desanya sehingga tidak hanya dinikmati masyarakat desa tetapi juga seluruh pengunjung baik wisatawan lokal, domestik maupun mancanegara.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Maros, Rahmat Burhanuddin, kamis (23/11/2017) mengaku semakin bergairah membina destinasi yang selama ini belum banyak terekspose, namun memiliki daya tarik tinggi seperti Puncak Makkaroewa.
Daya tarik Puncak Makkaroewa ini karena letaknya berada di ketinggian dengan pemandangan hutan pinus dan lembah yang indah, bahkan pada malam hari bisa melihat gemerlap lampu dari kota Makassar.
Selain itu, tempat yang awalnya tidak terurus ini, kini dipoles berbeda dengan objek wisata lainnya dengan menyediakan berbagai spot foto, menara segitiga yang terbuat dari kayu, papan yang terpasang berisi pesan moral disetiap pohon pinus serta tersedia juga beberapa hammock (tempat tidur gantung) yang diikat dari pohon ke pohon untuk bersantai sambil menikmati panorama. (maros fm news department)
Keterangan Gambar : Forum Komunikasi Dara Daeng Maros saat menikmati keindahan alam Puncak Makkaroewa di Desa Labuaja beberapa waktu lalu.

Post a Comment