World Radio Day atau Hari Radio Sedunia diperingati setiap 13 Februari. Sejak 2012, Peringatan ini dicetuskan Badan PBB untuk pendidikan, organisasi, dan kebudayaan UNESCO untuk peringatan sejarah lahirnya radio serta perkembangannya yang bertahan di tengah gencarnya transformasi teknologi informasi masa kini.
Terkait hal itu, Direktur LPP Radio Maros FM, Lory Hendradjaya mengatakan, momen ini menjadi penting bukan hanya untuk mereka yang bekerja di bidang penyiaran, tetapi juga untuk masyarakat agar menyadari banyak manfaat yang bisa didengarkan melalui radio.
Ia menjelaskan, Radio Maros FM yang merupakan radio pemerintah Kabupaten Maros digarap tim profesional yang berusaha menyajikan konten positif dan inspiratif dalam mendukung berbagai langkah kebijakan pemerintah yang harus disampaikan ke khalayak.
Menurutnya, Radio Maros FM telah berupaya maksimal menjalankan fungsinya sebagai media yang edukatif dan kreatif dengan konsep kekinian namun tetap menjunjung nilai luhur budaya lokal.
Untuk kedepannya, manajemen Radio Maros FM akan terus menjaga kualitas program dan produksinya dengan mengikuti trend yang ada sehingga dunia radio bisa terus bertahan dan dicintai masyarakat.
Ia berharap, di momen Radio World Day ini seluruh pihak bisa kembali mengenang hal unik yang bisa dilakukan radio di masa lalu saat era digitalisasi belum berkembang pesat seperti saat ini, misalnya jaman sandiwara radio saur sepuh atau saat menantikan nama kita dijumpai penyiar yang setenar artis ibukota jaman itu. (maros fm news department)
Keterangan Gambar : Crew LPP Radio Maros

Post a Comment