Sekitar 427 petugas kebersihan di Kabupaten Maros ramai-ramai membuka rekening di Bank Sulselbar Maros, senin (12/2/2018).
Namun petugas kebersihan tersebut tidak perlu antri di Kantor Bank Sulselbar di Jalan Bougenville, karena adanya loket khusus yang dibuka di area Gedung Serbaguna Maros khusus melayani mereka.
Hal tersebut dilakukan menyusul Penerapan transaksi non tunai di Lingkup Pemkab Maros yang mewajibkan honorer termasuk petugas kebersihan untuk kebutuhan pembayaran honorarium mereka.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan kabupaten Maros Andi Davied Syamsuddin mengatakan, mulai bulan Februari 2018 ini semua pembayaran honorarium petugas kebersihan tidak lagi dilakukan secara tunai oleh bendahara tapi dengan sistem non tunai.
Menurutnya, transaksi non tunai ini dijamin keamanannya karena pembayaran tidak lagi melalui bendahara. Transaksi sistem baru ini juga menunjukkan tidak adanya pemotongan sehingga jumlah honor yang diberikan sesuai dengan yang seharusnya.
Adapun honorarium petugas kebersihan sendiri bervariasi dari Rp850 ribu sampai Rp1 juta per bulan tergantung tugas mereka dilapangan seperti sopir, penyapu jalan, petugas taman, petugas drainase hingga petugas tempat pembuangan akhir (TPA). (maros fm news department)
Keterangan Gambar : Petugas Kebersihan Maros saat membuka rekening dengan pelayanan loket khusus dari Bank Sulselbar Maros di Pelataran Gedung Serbaguna, Jl. Asoka.

Post a Comment