NEWS

Wednesday, 14 March 2018

REDAKAN KERESAHAN PETANI MAROS ATAS RAZIA TRUK GABAH, DANDIM 1422 MINTA MAAF

Dandim 1422 Maros, Letkol Kav Mardi Fajarianto meminta maaf atas kesalah pahaman yang terjadi antara personil Kodim 1422 dan Petani Maros yang sempat menimbulkan keresahan.

Hal itu disampaikan Dandim atas turun tangannya TNI dalam menghalau penjualan gabah dari petani ke para pedagang diluar mitra Bulog dengan melakukan razia pengangkut beras atau gabah yang disinyalir akan ditimbun ataupun di ekspor keluar dengan cara ilegal. 

Saat bertemu petani di Makodim 1422 jalan Dr. Ratulangi Maros, rabu (14/3/2018), Letkol Kav Mardi menjelaskan tidak ada penahanan gabah apalagi penangkapan gabah milik pengusaha, karena ini adalah hasil koordinasi kami dengan pihak bulog yang khawatir jika target tidak tercapai maka akan ada impor beras, sehingga TNI harus turun tangan.

Ambar menyampaikan, pihaknya saat ini berupaya melakukan pemenuhan stok beras dengan melakukan operasi Serapan Gabah Petani (Sergap).

Operasi Sergap ini dilakukan agar gabah petani bisa diserap maksimal oleh Bulog karena produksi pertanian di Maros tinggi namun minim yang diserap.

Ia melanjutkan jika sampai hari ini stok gudang bulog belum terisi setengahnya, dan dikhawatirkan kalau gabah ini dijual keluar. 

Dandim 1422 mengaku sudah melakukan koordinasi dengan Bupati Maros dan akan menghentikan razia truk pengangkut gabah di jalan sambil menunggu terbitnya Perbup dan aturan mengenai ketetapan harga gabah.

Penjelasan Dandim 1422 inipun disambut tepuk tangan meriah dari petani Kecamatan Bantimurung dan Simbang yang memadati aula Makodim saat itu. (marosfm news department)

Keterangan Gambar : Dandim 1422 Maros foto bersama Petani Maros, di Makodim 1422 jalan Dr. Ratulangi, rabu (14/3/2018)

Post a Comment

 
Copyright © 2014 102,3 Maros FM, Dari Maros Untuk Indonesia. Designed by Maros Enterprise.