Warga Desa Bontomatene dan Desa Tenrigangkae Kecamatan Mandai Maros mengeluhkan sikap manajemen pabrik sosis PT. So Good Food
terkait adanya warga yang dirumahkan tanpa kejelasan pemanggilan kerja kembali.
Salah satu warga Bontomatene, Basri, kamis (8/3/2018) mengatakan, sekitar 10 warga yang menjadi karyawan di perusahaan itu telah dirumahkan sejak januari dan februari lalu karena alasan perusahaan sedang mengalami masa sulit sehingga karyawan harus diistirahatkan.
Tetapi, dengan perjanjian jika perusahaan sudah normal maka mereka akan diutamakan untuk dipanggil kembali masuk kerja.
Basri menceritakan, kenyataan saat ini pihak perusahaan disinyalir tidak memenuhi janji mereka karena saat ini sudah ada beberapa karyawan baru yang telah diterima perusahaan sementara warga lokal masih dalam kondisi dirumahkan.
Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Maros, H.A.S Chaidir Syam meminta agar pihak perusahaan tetap memenuhi janji mereka untuk mengutamakan warga lokal sebagai karyawan di Pabrik makanan siap saji.
Chaidir menjelaskan, keluhan ini sudah disampaikan warga di dua desa yakni desa Bontomatene dan Desa Tenrigangkae saat reses beberapa waktu lalu.
Menurutnya, jika perusahaan mengalami kondisi sulit maka hal itu tentunya bisa dimaklumi warga tetapi jika warga mengetahui adanya penerimaan karyawan baru sementara warga lokal masih dirumahkan maka tentunya hal ini harus mendapat perhatian tersendiri agar perusahaan bisa tetap mengutamakan pekerja atau karyawan yang berasal dari warga setempat. (maros fm news department)
Keterangan Gambar : Salah satu warga Desa Bontomatene Kecamatan Mandai, saat menyampaikan keluhannya terkait PT So Good Food di Maros.

Post a Comment