Masa Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo (SYL) berakhir 8 Maret 2018 setelah 10 tahun terakhir memimpin Sulsel.
Berbagai prestasi dan terobosan yang dilakukan SYL dalam memajukan Sulsel hingga pada kharisma beliau, mendapat banyak apresiasi dari khalayak, salah satunya Direktur Radio Maros FM, Lory Hendradjaya.
Lory Hendradjaya, jumat (6/4/2018) mengaku, belum pernah melihat seorang Gubernur dengan retorika sehebat SYL. Dan dari kecerdasan retorika itu terbenam kecerdasan management yang hebat.
Menurutnya, kehebatan ini terlihat dari kemampuan semua OPD yang dipimpinnya mampu memberi penghargaan sebagai pencapaian kinerja yang jelas.
Di mata Lory, SYL merupakan figur pemimpin hebat yang mampu membawa nama baik Sulsel di mata Indonesia dan dunia.
SYL juga membuktikan prestasinya dengan Penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebagai opini atas laporan keuangan yang sangat jelas hingga pembangunan infrastruktur yang terasa sampai ke pelosok.
Lory juga mengaku sangat terkesan gaya kepemimpinan yang santun dan santai, gayanya asik dan menyenangkan, dan beliau memang pemimpin yang layak diberikan standing applaus.
Wajar saja beliau didaulat menjadi Ketua Asosiasi Gubernur di Indonesia.
Lory yang juga seorang pemerhati budaya melihat SYL senantiasa membawa nilai-nilai luhur filosofi dan kearifan lokal Bugis Makasar dalam kepemimpinannya seperti Siri na pacce, taro ada taro gau', warani, magetteng, sipakatau, sipakalebbi, sipalakainge.
Salam khas budaya yakni Ucapan "salama' ki tapada salama' " yang tidak pernah lepas dari setiap kata sambutannya pun kini diadopsi Radio Maros FM sebagai ucapan salam khas setiap penyiar dan pendengar radio saat onair.
Nilai-nilai inilah yang membawa rasa kebersamaan selama pemerintahannya sehingga semua suku bersatu dan terpatri rasa memiliki Sulsel.
Terbukti selama 10 tahun tidak ada perselisihan agama maupun etnis. SYL cerdas merangkul semua golongan. Jagoan memang dan salama'ki tapada salama'. (marosfm news department)
Keterangan Gambar : Lory Hendradjaya

Post a Comment