Dalam sambutan penutupan, Takdir berharap alumni kursus Bahasa Inggris yang digelar selama delapan minggu ini akan melahirkan siswa-siswa yang memiliki skill bahasa Inggris yang baik, sehingga memudahkan mereka dalam melanjutkan pendidikan di jenjang lebih tinggi, dan akan menjadi generasi emas. Karena Bahasa Inggris sudah menjadi peryaratan di semua lingkungan pekerjaan.
Keterangan Gambar : Kadis Pendidikan Maros bersama Peserta Kursus dan Salah Satu Panitia, Ima Fatimah (dok. maros fm)
Ima Fatimah. salah seorang panitia penyelenggara, selasa (24/09/2019) menjelaskan, peserta English Course ini ada 50 siswa yang berasal dari SD dan SMP yang menyebar di Kabupaten Maros. Selama Kursus, mereka memanfaatkan waktu libur yakni hari Minggu, dan memusatkan pelatihan di Ruko Bulu-Bulu, outing class dengan memanfaatkan ruang publik hutan kota Maros, Bantimurung serta Leang Leang.
Menurut Ima, meski hanya 8 Minggu, tapi materi yang mereka dapat sudah dipadatkan dengan melakukan pendekatan yang lebih seru, sehingga membuat siswa tidak bosan walau belajar sampai 10 jam, metode ini dikawal Scholar English Course sebagai mitra Dinas Pendidikan.
Sementara itu Direktur SEC, Asyifa Yanti memberikan jaminan metode yang mereka rumuskan adalah cara praktis untuk membuat siswa siswi ini mudah paham Bahasa Inggris, mudah bercerita dan menulis, bahkan mudah bercerita atau berdialog.
Syifa berharap program bagus dan merupakan terobosan yang sangat kreatif dari Pemerintah Kabupaten Maros ini bisa berlanjut dan menjadi program tahunan Pemerintah Kabupaten Maros. (marosfm news department)

Post a Comment