Tidak hanya sultan dan raja, bebebrapa bangsawan dari luar Negeri seperti dari Amerika Serikat, Malaysia dan Meksiko terlihat menghadiri acara penobatan karaeng Turikale VIII teraebut.
![]() |
| Keterangan Gambar : Penobatan Karaeng Turikale VIII (dok.marosfm) |
Menurut Kurniawan, hal ini tentu menjadi prosesi adat yang menarik, setelah 73 tahun tidak pernah ada penobatan raja di Turikale.
Ada banyak tradisi dan prosesi adat penobatan raja yang disaksikan para hadirin. Tradisi itu merupakan warisan kekayaan budaya khas Turikale seperti Mala Lise’ Tana Menroja, Lekka Wae Loppo, Cemme Majeng, Pasitekkereng Lawolo, Ripasessu ri Menrawe, Ripallejja Tana Menroja.
Selain Raja dan Sultan, sejumlah pejabat juga ikut berpartispasi memeriahkan acara ini, Gubernur Sulsel Prof. Nurdin Abdullah, Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Adnas, Wakil Bupati Maros, mantan Ketua DPRD Maros, Chaidir Syam, dan juga disaksikan aliansi Toddolimayya ri Marusu. (marosfm news department)


Post a Comment