Pelantikan tersebut bertemakan, "Al-Qalam: Optimisme Kemajuan Dunia Jurnalistik dan Literasi Maros" yang juga merupakan tujuan dari terbentuknya lembaga tersebut, yakni kemajuan Jurnalistik dan Literasi, khususnya di kampus UMMA dan di Maros pada umumnya.
UKM yang bergerak dalam pengembangan dunia jurnalistik dan literasi tersebut resmi terbentuk pada bulan Juli lalu, namun baru sempat dilantik setelah melalui serangkaian pemantapan struktural kepengurusan.
![]() |
| Keterangan Gambar : Mahasiswa Jurnalistik Al-Qalam Universitas Muslim Maros periode 2019-2020 saat pelantikan (ist) |
Ia menjelaskan, Al-Qalam, merupakan lembaga yang baru terbentuk. Tetapi telah melakukan gerakan dan gebrakan luarbiasa. Ada lapak baca yang digelar, melaksanakan DIKSI. Katanya Ini tentu menjadi angin segar bagi kemajuan dunia literasi kita, sangat patut untuk kita apresiasi.
Sementara itu, Dewan Penasehat Al-Qalam, Syamsul Bakhtiar Assegaf, S.E., MM mengatakan, lembaga tersebut harus tetap melakukan kegiatan-kegiatan yang berorientasi pada kemajuan literasi.
Lanjut Bakhtiar mengatakan, Mereka tentu menanti gerakan gerakan selanjutnya, dan tentu akan mendukung. Selaku dewan penasehat, pihaknya tentu akan turut berpartisipasi aktif dalam tiap giat Al-Qalam. Sukses!," tutur pria yang juga merupakan pegiat seni itu.
Pada kesempatan yang sama, ketua umum UKM Jurnalistik Al-Qalam UMMA, Muhammad Iqbal AM menyampaikan apresiasi terhadap pengurus Al-Qalam, karena telah bekerja sama dengan khidmat, untuk bersama membangun lembaga tersebut.
Sementara itu untuk diketahui, Pengurus dari UKM Jurnalistik tersebut berjumlah 37 orang, yang berasal dari 4 fakultas, yakni dari FKIP, FEB, FAPERTAHUT, dan FMIPA. (marosfm news department)


Post a Comment