Kegiatan tersebut diikuti sekitar 160 siswi dampingan yang berasal dari 7 desa, dari total 10 desa dampingan yang juga merupakan syarat untuk lulus dalam sekolah politik yang dilaksanakan di tingkat desa/ kelurahan se kabupaten Maros.
7 desa dampingan yang hadir dalam out bond di Bantimurung antara lain, Desa LekoPancing (Tanralili), desa Damai (Tanralili), Kelurahan Hasanuddin (Mandai), Desa Nisombalia (Marusu), Desa Bonto Matene (Marusu), Desa Majannang (Maros Baru) dan Desa Baji’ Pamai (Maros Baru).
Sedangkan tiga desa dampingan lainnya akan melaksankan kegiatan yang sama pada sabtu 17 Oktober 2015 di Taman Wisata Prasejarah Leang Leang Maros.
Outbound SPPM Maupe di areal Taman Wisata Bantimurung (10/10/2015) (dok. ist)
Pada kesempatan outbond, siswi SPPM tersebut diberikan materi antara lain, post test dari materi yang telah diterima selama tiga bulan di desa masing masing dengan tiga materi pokok yakni : Politik dan Demokrasi, Hak Azasi Perempuan, Gender dan Publik Speaking.
Materi outbond yang diberikan selain lomba kesenian, dan berbagai lomba tradisional seperti lomba karung, lomba kelereng dan sebagainya, juga bertujuan untuk membina keakraban sesama alumni SPPM.
Dalam sambutannya direktur Maupe, Hj. Agusnawati mengharapkan lulusan SPPM ini akan membuktikan kepada masyarakat bahwa pelajaran selama mereka di Maupe berguna dalam kehidupan sehari hari dan menambah wawasan khusunya dalam bidang politik dan demokrasi, gender, dan kemampuan publik speaking.
Anggota SPPM Maupe (dok ist)
Sementara itu, A. Nur Imran selaku koordinator SPPM ini mengakui bahwa perjalanan tiga bulan dalam pelajaran di desa kelurahan masih banyak kekurangan sehingga perlu praktik praktik cerdas dalam kehidupan sehari hari, baik itu dalam kehidupan berorganisasi pada tingkat desa/kelurahan maupun dalam jenjang yang lebih tinggi misalnya pada tingkat kabupaten.
Siswi siswi SPPM ini diharapkan memiliki kemampuan terlibat dalam pengambilan keputusan dalam setiap tingkatan organisasi.
SPPM Maupe didukung Tifa Foundation (Yayasan TIFA) dalam melaksanakan kegiatan pemberdayaan perempuan di Kabupaten Maros. (bsfm news depertment)



Post a Comment