NEWS

Friday, 6 November 2015

TAMAN BACA APUNG, KONSEP UNIK TINGKATKAN MINAT BACA SISWA DI MAROS

"Penelitian telah membuktikan, kesukaan membaca terbukti meningkatkan kesempatan seseorang untuk makmur secara ekonomi."

SDN Inpres 105 Alatengae Kecamatan Bantimurung kabupaten Maros membuat terobosan unik untuk meningkatkan minat baca siswa dengan konsep "Taman Baca Apung".

Taman baca itu terletak menjorok di tengah kolam yang banyak ikan hiasnya. Sementara di pinggir kolam mengalir sungai besar Bantimurung yang airnya bening dan ditepiannya ditumbuhi pohon rimbun, melindungi pembaca dari terik matahari.

Konsep Taman Baca Apung SDN Inpres Alatengae, Maros (dok. bsfm/azmi)

Kepala Sekolah SDN Inpres 105 Alatengae Maros, Kaharuddin dalam rilisnya kepada bsfm, jumat (06/11/2015) mengatakan, “Taman Baca Apung” merupakan terobosan unik untuk menstimulasi minat baca siswa. Meski sebenarnya tidak mengapung, tapi didirikan diatas beton yang ditegakkan di tengah kolam sehingga tampak seperti mengapung.

Program membaca yang dijalankan di sekolah SD Inpres 105 Alatengae, menurut kepala sekolah, menampakkan hasil signifikan. Semenjak didirikan taman baca, sudut baca dan diadakan jam membaca khusus, anak-anak menjadi lebih sering menghabiskan waktunya membaca.

Siswa - Siswa SDN Inpres 105 Alatengae, Maros memanfaatkan jam istirahat di Taman Baca Apung (dok. bsfm/azmi)

Taman baca apung tersebut dibangun dari  usaha dan sumbangan beberapa orang tua siswa  dan tokoh-tokoh masyarakat di Maros . Sementara Buku - buku yang dipajang berasal dari sumbangan USAID PRIORITAS, Badan Lingkungan Hidup Daerah dan dari pihak sekolah sendiri.

Distric Coordinator USAID PRIORITAS Kabupaten Maros, Muhammad Azmi mengatakan, terobosan serta ide kreatif pihak sekolah dalam meningkatkan praktik baik pendidikan di Maros sangat baik dan terbukti, menurut pengakuan beberapa kepala sekolah, sekarang siswa lebih cepat dan lancar membaca dibanding siswa - siswa tahun sebelumnya.

Baca : USAID PRIORITAS AKAN SUMBANG RIBUAN BUKU KE KABUPATEN MAROS

Selain mewajibkan siswa membaca tiap jam istirahat, tiap hari sabtu, sekolah juga mengadakan program membaca wajib selama 35 menit.

Uniknya, Taman baca itu tidak hanya diperuntukkan untuk siswa, tapi juga orang tua siswa dan penduduk setempat karena juga tersedia koran dan majalah sehingga banyak penduduk setempat sering menghabiskan waktunya di Taman Baca Apung tersebut hingga sore hari. (bsfm news department)

Post a Comment

 
Copyright © 2014 102,3 Maros FM, Dari Maros Untuk Indonesia. Designed by Maros Enterprise.