Hal itu disampaikan Kapolres Maros AKBP Lafri Prasetyono S.Ik didepan ribuan massa yang melakukan Aksi Simpatik terhadap Calon Bupati Maros Terpilih, Hatta Rahman di Depan Polres Maros Jalan Ahmad Yani, kamis hari ini (17/12/2015).
Lafri juga menghimbau, sekaitan dengan dugaan ketidak profesional-an salah satu oknum Polri yang menangani kasus Hatta Rahman, maka warga Maros dipersilahkan untuk menempuh jalur hukum yang ada yakni menyampaikan langsung ke Pihak Propam dengan mengikuti aturan dan ketentuan yang ada.
Aksi Solidaritas Aliansi Masyarakat Maros (AMAR) (17/12/2015) (dok. bsfm)
Jenderal Lapangan, Zulkifli Azis mengatakan, Aksi ini merupakan aksi damai yang menolak kriminalisasi terhadap Hatta Rahman yang ditunggangi oknum tertentu. Seyogyanya aksi ini akan dilanjutkan dengan Longmarch ke Taman Makam Pahlawan, Poros Tumalia Maros yang merupakan Jalur Trans Poros Makassar Maros, namun atas pertimbangan kepentingan masyarakat umum, akhirnya para simpatisan Hatita membubarkan diri usai membakar keranda Mayat bertuliskan nama "Kompol Mas'ud" yang dibawa sebagai simbol matinya Profesionalisme Anggota Polri tersebut yang mempolitisir Hatta Rahman dengan kasus Korupsi Lampu Jalan sejak 2011 lalu hingga sekarang.
Berita Terkait : KAMIS : RIBUAN WARGA MAROS AKAN GELAR AKSI SIMPATIK UNTUK HATTA RAHMAN
Aksi simpatik ini dilakukan AMAR (Aliansi Masyarakat Maros) yang tergabung dari 14 Kecamatan di Maros sekitar pukul 09.00 dan berakhir pukul 11.00 dengan tertib dalam pengawalan pihak Polres Maros yang menerjunkan sekitar 400 personil. (bsfm news department)

Post a Comment