Anggota Gafatar Maros yang saat ini sudah dipulangkan (dok. ist)
Mereka adalah Taufiq (34) yang diketahui sebagai Bendahara Gafatar Maros, Jarawanti (Istri Taufiq), Radit (anak Taufiq) dan Garsik (anak Taufiq). Serta Budi Dwi Saputro, A. Al Mukarramah (istri Budi) dan Rafael Arundaya (anak Budi).
Mereka ditemukan di perkumpulan organisasi Gafatar di Desa Karya Jaya Kecamatan Samboja Kabupaten Kutai, bersama para pengikut Gafatar dari beberapa daerah lainnya.
Informasi yang diperoleh dari Polda Sulselbar, ketujuh orang itu tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar di Maros sekitar pukul 08.00 wita, Sabtu (23/1/2016) ini, menggunakan pesawat Lion Air JT 661.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombespol Frans Barung Mangera, sebagaimana kami kutip dari media mengatakan, mereka selanjutnya dipulangkan ke kampung halamannya.
Frans Barung menjelaskan pemulangan warga Maros itu, setelah keluarganya menjemput mereka di Kalimantan, tepatnya di perkumpulan organisasi Gafatar.
Berdasarkan informasi, Taufiq dan keluarga meninggalkan rumah pada awal Januari 2016 dan Budi Dwi Saputro hilang sejak 11 November 2015. (bsfm news department)


Post a Comment