7 atlet penerbang paralayang dari Federasi Aero Sport Indonesia (Fasi) Sulsel, minggu kemarin (20/3/2016) sudah melakukan uji coba terbang yang berjalan dengan lancar di area take off dusun Tanatengnga Desa Cenrana Kecamatan Camba. Sementara lokasi "landing" di Dusun Campulili Desa Sawaru Kecamatan Camba.
Lokasi take off paralayang di Camba, Maros (dok.bsfm/ist)
Atlet Terbang, Jaki Para kepada bsfm mengatakan, untuk lokasi yang paling bagus dengan akses jalan kendaraan bisa sampai ketempat "take off" sementara ini di Sulsel cuma di Camba, Maros ini, sehingga prospek kedepannya sangat bagus, apalagi sangat didukung tokoh masyarakat serta seluruh warga desa yang sukarela bergotong royong menbenahi dan membersihkn tempat "take off" sehingga uji coba terbang perdana ini berhasil.
Jaki menjelaskan, pihaknya hanya bertugas mencarikan lokasi wisata dirgantara bagi pencinta olahraga Paralayang utamanya yang ada di Sulsel, setelah melalui proses survey dan uji coba, ternyata Camba layak jadi area terbang sehingga pihaknya serahkan ke Pemerintah Daerah Maros untuk pengembangan lokasi ini, apalagi daerah ini termasuk yang pertama memenuhi syarat di Sulsel untuk Paralayang.
Kepala UPTD Camba, Andi Masjihad sangat merespon positif hadirnya olahraga Paralayang ini di Camba, Maros. Menurutnya, lokasi itu masih butuh pembenahan karena baru dilakukan sekitar 3 kali survey hingga uji coba hari minggu kemarin. Tetapi dari pemantauannya para penerbang sangat senang dengan lokasi itu dan akan kembali melakukan uji coba sabtu minggu, 26-27 Maret 2016 mendatang..
Senada dengan itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Seni Kabupaten Maros, Ilhamsyah Azikin juga sangat berterima kasih dan mengapresiasi kinerja Tim dari Fasi Sulsel serta masyarakat Camba yang antusias telah membantu pembersihan dan penyiapan area take off itu.
Kepada bsfm, Ilham Azikin mengatakan, Maros memang punya potensi besar untuk olahraga ini apalagi melihat dari kondisi geografis serta markas para penerbang yang juga ada di TNI AU, di Maros.
Untuk langkah selanjutnya, Ilham menjelaskan, pihaknya akan mulai melakukan sosialisasi terkait area terbang paralayang ini agar bisa meraih semakin banyak peminat, karena sebagaimana diketahui olahraga ini termasuk eksklusif dan butuh nyali tinggi. Setelah proses sosialisasi dijalankan, maka barulah akan diambil langkah selanjutnya dengan bekerjasama Fasi Sulsel seperti pembuatan event paralayang, sekolah paralayang atau perekrutan atlit.
Sebelumnya kami beritakan, Fasi Sulsel berencana membuat sekolah paralayang sehingga mencari tempat yang cocok untuk dijadikan tempat landas dan mendarat.
Berita terkait :
FASI SULSEL LIRIK MAROS UNTUK PERSIAPAN SEKOLAH PARALAYANG
Untuk saat ini, di Pulau Sulawesi sudah terdapat satu sekolah paralayang yakni di Palu tepatnya di Pegunungan Matantimali yang merupakan sekolah paralayang pertama yang terdapat di pulau sulawesi. (bsfm news department)


Post a Comment