Hal ini disampaikan Kepala pasar pakalu, Zainal, Selasa kemarin (01/03).
Zainal mengatakan, armada damkar yang ditempatkan di pasar bisa menjadi langkah representatif sekaligus menjadi pangkalan untuk beberapa kecamatan terdekat.
Ia mengaku pihaknya sudah memasukan permintaan ke Dinas Koperindag untuk segera ditindaklanjuti ke Pemadam sejak beberapa bulan yang lalu dan dirinya berharap bisa segera ditindaklanjuti.
Kepala bidang perdagangan, Dinas Koperasi dan Perdagangan Maros, Danial yang dikonfirmasi menjelaskan permintaan itu sudah ditindaklanjuti dan sudah disampaikan ke UPTD Pemadam Kebakaran Maros, tetapi pihaknya masih menunggu respon dan keputusan dari pihak damkar.
Kepala Pemadam Kebakaran Maros, Suyuti (dok. bsfm)
Sementara itu, Kepala Pemadam Kebakaran Maros, Suyuti mengatakan sejauh ini memang tidak ada kendala untuk penempatan tersebut mengingat jumlah armada juga cukup memadai, tetapi pihaknya masih sementara berkoordinasi dan masih menunggu instruksi Bupati Maros, HM. Hatta Rahman MM.
Menurutnya, Sejauh ini pihak pemadam memang sedang berencana untuk menempatkan armada di beberapa kecamatan untuk bersiaga apalagi lokasi yang rawan kebakaran dan jaraknya jauh dari markas tetapi koordinasi dengan para camat juga harus tetap kita lakukan dan melalui persetujuan Bupati.
Adapun Jumlah armada pemadam kebakaran yang dimiliki UPTD Pemadam Kebakaran Maros saat ini sebanyak 11 unit, dengan personel 132 yang dibagi menjadi 3 shift dimana masing-masing shift berjumlah 44 orang. (bsfm news department)

Post a Comment