NEWS

Thursday, 10 March 2016

FOTOGRAFER MAROS ANTUSIAS ABADIKAN MOMEN GERHANA MATAHARI SEBAGIAN

Antusiasme warga untuk menyaksikan langsung Gerhana Matahari terjadi hampir di setiap daerah di Indonesia, bukan hanya pada 11 propinsi yang mengalami Gerhana Matahari Total (GMT) tapi juga di daerah lainnya yang hanya mengalami Gerhana Matahari Sebagian (GMS) termasuk di Kabupaten Maros.

Sejak pagi sekitar pukul 08.00 Wita  (9/3/2016), ratusan orang sudah memadati halaman Masjid Al Markaz Al Islami Maros untuk menyaksikan peristiwa langka ini usai salat Gerhana Matahari bersama pejabat dan masyarakat setempat.

Mereka menyaksikan Gerhana Matahari dengan titik puncak 08.35 Wita untuk area Maros menggunakan kacamata antiradiasi, kacamata las hingga klise foto.

Fotografer Maros sedang abadikan Momen GMS (9/3/2016) (dok.ist)

Antusias warga menyaksikan gerhana ini juga dilakukan dengan memotret menggunakan kamera hape. Sedangkan sejumlah fotografer Maros mengabadikan Gerhana Matahari ini di taman kota kawasan kuliner pantai tak berombak (PTB) Maros.

Ketua Komunitas Maros Fotografi (Marfografi) Ilham Halimsyah mengemukakan, Gerhana Matahari bukan sekadar fenomena alam, ini menjadi bukti kuasa sang Pencipta Alam Semesta, maka sayang untuk dilewatkan tanpa diabadikan. Terlebih peristiwa ini sangat langka dan jarang terjadi.

Ilham menjelaskan, untuk memotret, dirinya melapisi lensa dengan lapisan solar guard yang biasa digunakan untuk kaca mobil sebagai pengganti filter natural desensity atau ND untuk mengurangi pancaran sinar ultraviolet dari matahari.

Meski Gerhana Matahari di Maros hanya terlihat sekitar 85 persen, tetapi tidak menyurutkan semangat Ilham dan sejumlah fotografer lainnya untuk mengabadikan momen itu.

Post a Comment

 
Copyright © 2014 102,3 Maros FM, Dari Maros Untuk Indonesia. Designed by Maros Enterprise.