Selain terus melakukan sosialisasi kamseltibcar di jalan untuk pengendara, Pihak Polres Maros dalam hal ini Kasat Lantas Polres Maros, AKP Ernawati di hari keempat, jumat (4/3/2016) pagi juga melakukan sosialisasi secara onair di LPP Radio Butta Salewangang FM (BSFM) Maros.
Dalam talkshownya, Ernawati mengatakan, Ops simpatik dikedepankan untuk membuat masyarakat patuh terhadap aturan lalu lintas sehingga dikedepankan sosialisasi dan pembinaan, sementara penegakan hukum hanya 20% persentasinya.
foto bersama penyiar bsfm dan Satlantas Polres Maros (dok. bsfm/ady)
Secara teknis, pihaknya menekankan sosialisasi penggunaan jalur kiri bagi sepeda motor dengan menenukan titik KTL (Kawasan Tertib Lalulintas) dengan memasang kun atau water barrier yang digelar di jalur utama jalan jend. sudirman. Selain sosialisasi jalur kiri, juga satlantas Polres Maros mensosialisasikan penggunaan helm yang tepat.
Dirinya berharap dengan adanya Ops simpatik ini, masyarakat akan terbiasa mematuhi rambu lalu lintas dan menggunakan lajur kiri untuk pengendara roda dua. Selain itu, masyarakat akan merasakan manfaat adanya penyuluhan, peneguran, penindakan dan pengawasan dan pengendalian lalu lintas secara konsisten sesuai Undang-undang sehingga Kawasan Tertib Lalu Lintas ( KTL ) selama dan sesudah pelaksanaan Ops Simpatik.
Selain Sosialisasi Ops Simpatik, Ernawati juga menjelaskan terkait berbagai program dari Polres Maros utamanya Satlantas yang telah melakukan aplikasi dari Program 5 MAU yang dicanangkan Kapolda Sulselbar, Irjen Pol Pudji Hartanto terkait MAU Berubah, MAU Turun Kelapangan, MAU Tegur Sapa dengan Masyarakat, MAU Peduli dan MAU Berbuat atau action.
Ernawati menjelaskan, Terkait MAU Berubah dimana saat ini pihaknya terus melakukan introspeksi diri untuk berubah dengan memaksimalkan pelayanan baik dari attitude untuk memberikan kesan yang baik dan bisa menarik simpatik masyarakat.
Kasatlantas Polres Maros, AKP Ernawati (dok. bsfm/ady)
MAU turun kelapangan pun telah dilaksanakan dengan menempatkan anggota di lapangan 1x24 jam bersama perwira lainnya. MAU Tegur Sapa ke Masyarakat juga sudah dilakukan apalagi dengan program Patroli Bersepeda dimana polisi terjun langsung untuk bertegur sapa dipasar-pasar dan tempat umum lainnya. Masyarakat pun dihimbau agar tidak ragu menegur dan bertutur sapa dengan polisi sehingga komunikasi lebih baik tercipta.
MAU Peduli pun sudah banyak dilakukan seperti kegiatan Police Care yang rutin dilakukan apalagi untuk masyarakat kurang mampu. Sementara implementasi terkait MAU berbuat juga sudah diimplementasikan misalnya dengan memperbaiki/menambal jalan dan masih banyak program lainnya.
Implementasi dari keseluruhan Program 5 MAU itu akan terus digiatkan Satlantas dan satuan lainnya dalam lingkup Polres Maros untuk merubah paradigma masyarakat dan membuat masyarakat lebih dekat dengan polisi.
Personil Satlantas Polres Maros (dok. bsfm)
Warga Kecamatan Tanralili Maros, Basaria Rahayu mendengarkan talkshow itu, kepada bsfm mengatakan, Selain merasa aman, pemberian pelayanan yang baik, rupanya 5 MAU ternyata jadi program yang sangat berdampak positif untuk kami sebagai masyarakat khususnya di kecamatan Tanralili. Dirinya juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk pembagian kacamata gratis dari polisi Maros yang sangat bermanfaat bagi kami, semoga kegiatan ini bernilai ibadah dan kepolisian makin maju. (bsfm news department)
Berita Terkait :
- SATLANTAS POLRES MAROS SOSIALISASIKAN POLISI SAHABAT ANAK DAN SENAM LANTAS
- POLANTAS TUTUPI JALAN BERLUBANG DI MAROS DENGAN ALAT SEADANYA
- DIALOG SIANG BERSAMA KASAT LANTAS POLRES MAROS DI RADIO BS (BUTTA SALEWANGANG) FM 107,3 MHz






Post a Comment