NEWS

Wednesday, 16 March 2016

PELAJAR MAROS KOMITMEN KAMPANYEKAN GERAKAN ANTI NARKOBA

Beberapa tahun ini modus operandi peredaran Narkoba (Narkotika dan Obat-obat terlarang) di Indonesia mengalami cara-cara yang lebih rapi, sehingga lebih sulit dideteksi oleh aparat dan masyarakat, karenanya sampai saat ini “trend” perkembangan kejahatan Narkoba semakin meningkat, kalau sebelumnya Indonesia di Indikasi hanya sebagai daerah transit, justru sekarang menjadi daerah konsumen, produksi dan pengekspor Narkoba.

Pelajar Maros dan para Narasumber dalam Diskusi Ilmiah "Berkarya Tanpa Narkoba" (15/3/2016) (dok.bsfm/ist)

Hal itu disampaikan Kasat Narkoba Polres Maros, AKP Hendra Suryanto S.Sos dihadapan para pelajar dalam Diskusi Ilmiah "Berkarya Tanpa Narkoba" di Baruga Kantor Bupati Maros, selasa kemarin (15/3/2016).

Kasatnarkoba menjelaskan saat ini sangat penting memberikan pengetahuan dan wawasan kepada para pelajar tentang bahaya narkoba dan dampaknya bagi kehidupan dan masa depan mereka. Selain itu, Pelajar juga harus diberikan pengetahuan dan peringatan mengenai pola-pola penyebaran narkoba dan modus operandi para pengedar sehingga secara dini bisa dikenali dan berupaya menghindar melakukan hubungan dengan mereka dan memberitahukan tentang aspek hukum narkoba, baik terhadap pengedar maupun pengguna.

Penanggung Jawab Kegiatan, Basaria Rahayu kepada Bsfm mengatakan, kegiatan Diskusi ini merupakan salah satu langkah untuk membuka pikiran para pelajar agar lebih giat berkarya dan tidak terjerumus dalam pergaulan bebas yang bisa menjerumuskan ke hal-hal negatif seperti mengkonsumsi narkoba dan free sex. Selain itu, lewat kegiatan ini, maka secara tidak langsung membentuk pelopor-pelopor di setiap sekolah untuk mengkampanyekan anti Narkoba di lingkup sekolahnya masing-masing.

Penyerahan Piagam Penghargaan dan penandatanganan Spanduk Gerakan Anti Narkoba (dok. bsfm/ist)

Selain Kasatnarkoba, hadir juga sebagai pembicara dalam Diskusi itu Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Maros, H. A. Harmil Mattotorang, MM, Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulsel, Ishak Iskandar, SKM, M.Kes, Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Daerah Kab. Maros, Drs. H. Muh. Yanas Pabokori, MM, Kabag Organisasi Pemkab Maros Andi. Samsophyan, SE, MM dan Moderator Direktur Radio Butta Salewangang FM (BSFM) Lory Hendradjaya, S.Pdi, M.Ikom.

Kegiatan digelar Madani Society Institute bekerjasama Pemkab Maros, Polres Maros, Badan Narkotika Nasional serta Radio BSFM Maros.

Dalam kegiatan yang dihadiri perwakilan SMA se-Kabupaten Maros juga dilakukan penandatanganan spanduk sebagai bentuk komitmen gerakan perlawanan terhadap peredaran dan penggunaan Narkoba di Kabupaten Maros.  (bsfm news department)

Baca Juga :

- DISKUSI ILMIAH MSI : PELAJAR MAROS DIAJAK BERKARYA TANPA NARKOBA

Post a Comment

 
Copyright © 2014 102,3 Maros FM, Dari Maros Untuk Indonesia. Designed by Maros Enterprise.