Upaya penipuan bermodus rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) saat ini sedang marak. Untuk itu Sekretaris Jendral Kementrian Dalam Negeri mengeluarkan surat edaran bernomor 800/1907/SJ tanggal 24 mei 2016, terkait maraknya penipuan yang terjadi dalam pelaksanaan pengangkatan calon pegawai negeri kementrian dalam negeri.
Untuk menindak lanjuti surat edaran tersebut, Bupati Maros, HM. Hatta Rahman langsung menindaklanjuti dengan mengeluarkan surat edaran yang disebarkan ke Kecamatan dan Kelurahan serta Desa.
Bupati Maros, HM Hatta Rahman (Kanan) dan Wakil Bupati Maros, H.A Harmil Mattotorang (dok bsfm)
Dalam edarannya, Hatta Meminta agar masyarakat tidak mudah tergiur iming-iming rekrutmen CPNS serta tidak mudah percaya kepada pihak-pihak yang mengaku bisa menjadikan honorer atau seseorang menjadi PNS dengan memberikan sejumlah uang.
Hatta kepada media, kamis kemarin (09/06/2016) mengatakan, jikapun nanti ada pengangkatan calon pegawai negeri sipil di lingkungan kementrian dalam negeri, maka prosesnya akan dilakukan secara terbuka, transparan objektif dan tidak dipungut biaya.
Hatta menjelaskan, apabila masyarakat menemukan adanya oknum yang menawarkan jasa yang bisa membantu dalam proses pengangkatan calon pns, dan mengatas namakan pejabat kementrian dalam negeri dengan meminta sejumlah uang, maka tindakan itu merupakan penipuan. Sehingga sebaiknya warga tidak percaya dan langsung melaporkannya kepada pihak yang berwajib.
Sementara itu Kepala BKDD Maros, Arwin Malik terkait hal itu mengatakan, pihaknya belum memastikan apakah Maros mendapatkan kuota penerimaan CPNS tahun ini karena berdasarkan surat edaran Kementrian Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menegaskan sampai saat ini pemerintah belum mengeluarkan surat resmi mengenai rencana ataupun jadwal rekruitmen CPNS.. (bsfm news department)
Friday, 10 June 2016
BUPATI MAROS MINTA MASYARAKAT JANGAN TERTIPU CALO CPNS
Posted by Maros FM on 1:27 am in Lintas Maros Pemkab Maros | Comments : 0
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)

Post a Comment