Menurut pedagang, kenaikan seperti ini memang sudah rutin terjadi menjelang memasuki bulan suci ramadhan.
Suasana Pasar Sentral Maros (dok. ist)
Adapun yang mengalami kenaikan seperti gula pasir yang harga sebelumnya hanya Rp.12.000/Kg naik menjadi Rp.14.000/Kg, gula merah naik dari harga sebelumnya Rp.18.000/Kg menjadi Rp.23.000.
Untuk minyak goreng kemasan juga mengalami kenaikan Rp.1.000 dimana harga sebelumnya hanya Rp.10.500 menjadi Rp.11.500. Sementara untuk harga bawang merah, dan bawang putih masih normal, yakni Rp.35.000/Kg untuk bawang putih dan Rp.30.000/Kg untuk bawang merah.
Sementara harga Asam juga naik tinggi, dari Rp.10.000/Kg menjadi Rp.20.000/Kg, dan telur naik Rp.2.000 dari harga Rp.35.000/Rak sekarang jadi Rp.37.000/Kg.
Selain itu, harga ikan pun naik sampai 50%. Salah satu penjual ikan di pelelangan ikan Maros, Syamsir mengatakan kenaikan harga ini bisa saja akan semakin tinggi saat masuk ramadhan.
Meskipun mengalami kenaikan harga, pedagang mengaku kenaikan itu masih stabil dan pembeli pun masih normal.
Melihat kenaikan harga itu, Kabid Perdagangan, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Maros, Muhammad Danial mengatakan pihaknya sudah membentuk tim internal untuk menangani harga yang dikhawatirkan akan terus melonjak naik serta pemantauan pasar secara berkala. (bsfm news department)


Post a Comment