Warga Maros bernama Ismail Tiro (36) itu merupakan warga lingkungan Kalli-Kalli, Kelurahan Adatongeng, Kecamatan Turikale dan disandera kelompok bersenjata sejak selasa lalu (21/06/2016).
Hal itu terungkap senin kemarin (27/06/2016) saat Kakak Kandung Ismail, Muh Yahya Tiro mendatangi Bupati Maros, HM Hatta Rahman dan menyampaikan perihal penyanderaan adiknya tersebut.
Muh. Yahya Tiro berharap pihak pemerintah mampu mengambil langkah bijak untuk pembebasan Ismail apalagi dalam pemberitaan beberapa media, hanya tertulis 2 warga sulsel yang menjadi korban penyanderaan yakni Pare-Pare dan Takalar, padahal sebenarnya ada 3 termasuk Ismail dari Maros.
Ismail merupakan anak keenam dari delapan bersaudara dan memiliki dua anak. Ismail bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) sejak dua tahun lalu di salah satu perusahaan batubara, PT Rusyanto Bersaudara.
Terkait hal itu, Hatta Rahman mengatakan, Pihaknya akan mengambil langkah terkait penyanderaan Ismail Tiro tetapi harus lebih berhati-hati dan tidak gegabah apalagi mengingat ada tiga warga Sulsel yang menjadi korban penyanderaan.
Hatta juga meminta Masyarakat Maros agar mendoakan Ismail bersama Sandera lainnya agar bisa pulang dengan selamat dan kembali berkumpul bersama keluarga masing-masing. (bsfm news department)


Post a Comment