Hal itu disampaikan Kepala Perawatan Bangsal anak RS Salewangang, Jenita, selasa kemarin (30/8/2016) saat dikonfirmasi wartawan.
Jenita menjelaskan, meskipun demikian, pihak RSUD belum bisa memastikan jenis hepatitis yang diderita pasien yang saat ini masih menjalani perawatan karena petugas laboratorium masih mengambil sampel darah pasien.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maros, dr. Firman Jaya (dok. maros fm)
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maros, dr. Firman Jaya menjelaskan, Pemkab Maros belum menetapkan kasus itu sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).
Firman mengatakan, untuk mengantisipasi penyakit tersebut, pihaknya telah meminta petugas puskesmas untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan menjaga kondisi tubuh tetap fit agar terhindar dari penyakit Hepatitis.
Menurutnya, gejala yang biasanya terlihat yakni penderita mengalami demam tanpa disertai flu sehingga penderita tetap menjalankan aktivitasnya. Padahal dalam kondisi itu, penderita harusnya beristirahat dan memulihkan stamina tubuhnya sehingga tidak semakin parah dan mengantisipasi menularnya virus hepatitis ke orang lain. (maros fm news department)

Post a Comment