Kantor yang terletak di Kompleks Kantor Bupati Maros itu dinilai sangat sempit dan sudah tidak sesuai dengan tingkat kebutuhan dalam memaksimalkan pelayanan Masyarakat.
Akibat sempitnya ruangan, masyarakat yang sedang mengurus berkas antri sambil berdiri di teras kantor Disdukcapil Maros (6/9/2016) (dok.ist)
Menurut Abrar, Kondisi Kantor Disdukcapil sangat sempit dan hanya tersedia sekitar 2 baris kursi tunggu yang bisa menampung sekitar 20 orang. Sementara jumlah warga yang melakukan pengurusan berkas mencapai ratusan orang tiap harinya.
Abrar menilai Pemkab Maros harus serius memperhatikan kondisi ruang yang tersedia di Disdukcapil padahal gedung tersebut berlantai 2, hanya saja di lantai atas ditempati Kantor Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa.
Hal serupa disampaikan Direktur Madani Society Indonesia, Yudi AW yang juga prihatin kondisi pelayanan di Disdukcapil yang dinilai overload tiap harinya.
Yudhi menceritakan dalam ruangan perekaman, warga yang antri mencapai puluhan sementara luas ruangan hanya kurang lebih 4x4 M saja.
Selain itu untuk perekaman e-ktp, saat ini sudah tidak bisa di kecamatan sehingga semua berpusat di Kantor Disdukcapil Maros yang membuat seluruh warga maros harus antri di kantor tersebut.
KaDisdukcapil Maros, Nasiruddin Rasyid mengaku sudah menindak lanjuti terkait penambahan ruangan di Kantornya.
Nasiruddin menjelaskan, kemungkinan di tahun 2017, lantai 1 akan difokuskan untuk pelayanan dan lantai 2 yang saat ini ditempati sebagai Kantor Pemdes juga akan menjadi tempat pelayanan dan ruangan staff Disdukcapil.
Nasiruddin mengatakan, untuk saat ini masih terdapat sekitar 60 ribu warga maros yang belum melakukan perekaman e-ktp sementara blangko e-Ktp dari pusat masih terbatas.
Nasiruddin menceritakan untuk minggu lalu, pihaknya harus ke Jakarta untuk mengambil langsung blangko tetapi hanya ada 2000 blangko yang bisa dibawa Disdukcapil Maros, itupun habis dalam 5 hari saja.
Nasiruddin berharap, warga yang sudah melakukan perekaman, agar bisa bersabar dan menunggu tersedianya blangko ktp karena untuk minggu ini pihaknya akan kembali ke Jakarta menjemput blangko ktp. (Maros fm news department)


Post a Comment