Memperingati hari Pahlawan Nasional pada 10 November ini membuat puluhan pemuda yang tergabung dalam Komunitas "Maros Berbagi" mengunjungi 10 Veteran yang layak mendapatkan bantuan di sekitar Kabupaten Maros, kamis (10/11/2016).
Pemuda Maros dari berbagai latar belakang itu memberikan bantuan yang diperoleh dari hasil pengumpulan dana yang dilakukan beberapa hari lalu di wilayah sekitaran area wisata kuliner PTB Maros.
Anggota Komunitas berbagi memberikan bingkisan untuk Dg. Ago dan Dg. Badolo, 2 dari 10 Veteran. (10/11/2016) (dok. ist)
Ketua Komunitas Maros Berbagi, Nur Alim mengatakan, kegiatannya tersebut merupakan aksi untuk memperingati hari Pahlawan Nasional bertemakan sepuluh untuk sepuluh. Artinya sepuluh veteran ditanggal 10 November yang merupakan hari pahlawan Nasional.
Alim pun mengungkapkan pemberian bantuan tersebut berdasarkan data yang didapatkan dari kantor organisasi Legium Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten Maros.
Sementara salah seorang anggota Komunitas Berbagi, Yeni Rahmatini mengatakan kunjungan ke veteran-veteran ini memberikan pengalaman yang sangat berkesan karena banyak veteran yang menceritakan kisah perjuangannya dengan bercucuran air mata dihadapan anggota Komunitas Maros Berbagi. Belum lagi kesedihan saat melihat kondisi mereka yang hidup serba kekurangan dengan rumah yang sudah reot.
Salah satu Veteran yang dikunjungi komunitas ini berada atas gunung Kaluku, di Dusun Benteng Gajah Desa Purnakarya Kec. Tanralili Kab. Maros yakni Daeng Badolo, Dg. Ago dan Ramalang.
Daeng Badolo lahir pada tahun 1926 dan menceritakan pada masa dimana dirinya merebut kembali kemerdekaan yang tergabung dalam gerilyawan yang dipimpin salah seorang tokoh pejuang, Ranggong Daeng Romo. Saat itu Daeng Badolo bersama pejuang lainnya menggunakan bambu runcing untuk bertempur dengan penjajah.
Sementara Ramalang banyak menghabiskan masa kecilnya sebagai pekerja rodi bersama ayahnya yang sudah lebih dulu meninggal. (maros fm news department)



Post a Comment