Mahasiswa Yapim Maros yang sementara Kuliah Kerja Lapang Terpadu (KKLT) menggelar Workshop Tanaman Obat Keluarga dan Jamur Tiram di Dusun Cambajawa Desa Baruga Kecamatan Bantimurung, Maros senin kemarin (20/2/2017).
Dalam Workshop tersebut, 2 pemateri dihadirkan untuk menjelaskan manfaat dan cara budidaya tanaman obat
keluarga dan Jamur Tiram serta bagaimana budidaya tersebut bisa meningkatkan perekonomian masyarakat desa.
Mahasiswa Yapim Maros menggelar Workshop Budidaya tanaman obat dan jamur tiram di Desa Baruga Kecamatan Bantimurung Maros (20/2/2017) (dok. ist)
Ketua Panitia, Muh. Irsyad Assagaf mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat
tentang manfaat tanaman obat keluarga dan jamur Tiram.
Menurutnya, selain dapat di
konsumsi sendiri, Tanaman Obat dan Jamur Tiram ini juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di
Desa Baruga jika tanaman ini ditangani dengan
serius, apalagi kondisi geografis dan struktur alam di desa Baruga sangat potensial.
Sementara Sekretaris Desa Baruga, Nurhan yang hadir dalam
kegiatan tersebut sangat mengapresiasi workshop yang dilakukan mahasiswa KKLT Yapim Maros karena selain memberikan pemahaman tentang budidaya Tanaman Obat dan
Jamur Tiram serta manfaatnya, setidaknya memberikan efek yang dapat
merangsang jiwa kewirausahaan masyarakat baruga utamanya Kelompok Tani
Wanita Se-Desa Baruga.
Sebelumnya, Ketua panitia KKLT III YAPIM, Drs. Muhammad Ihsan Idrus, MM menjelaskan KKLT ini merupakan bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi YAPIM bagi masyarakat Kabupaten Maros sehingga diharapkan mahasiswa yang turun ke masyarakat diharapkan mampu bekerjasama dengan baik dalam mengembangkan potensi yang ada di wilayahnya masing-masing. (Maros FM News Department)
Berita terkait : KKLT III YAPIM MAROS, MAHASISWA DIHARAPKAN BANTU KEMBANGKAN POTENSI DESA
Berita terkait : KKLT III YAPIM MAROS, MAHASISWA DIHARAPKAN BANTU KEMBANGKAN POTENSI DESA


Post a Comment