Pemerintah Kabupaten Maros kembali berhasil membawa pulang piala Adipura 2017. Piala Adipura yang diraih Maros merupakan yang kelima berturut-turut sejak 2013.
Piala Adipura Kelima tersebut diterima Bupati Maros, HM Hatta Rahman yang diserahkan Menteri Lingkungan Hidup, Dr Siti Nurbaya di Gedung Manggala Wanabakti Kementerian Lingkungan Hidup, Rabu (2/8/2017).
Berbeda dengan tahun 2016 lalu yang memiliki kategori yakni Adipura Buana, piala Adipura tahun 2017 ini tidak lagi memiliki kategori.
Bupati mengatakan, mempertahankan sebuah penghargaan jauh lebih sulit dibanding merebutnya. karena, setiap tahun variabel yang dinilai juga semakin banyak dan meningkat.
Namun yang terpenting menurutnya, masyarakat kita membiasakan pola hidup bersih dan sehat sertao mencintai lingkungannya. Contoh paling kecil membiasakan tidak membuang sampah disembarang tempat meski itu sampah kecil sekalipun, kemudian hal yang besar misalnya tidak lagi membuang sampah di sungai, sudah bisa memilah sampah plastik, basah, kertas.
Pihaknya juga berterima kasih kepada seluruh stakeholder mulai dari jajaran Pemkab Maros, Muspida, PKK, ormas, serta masyarakat Maros atas kerja kerasnya selama ini menjaga kebersihan. Karena tanpa bantuan dan kerjasama berbagai pihak, Maros tidak mungkin bisa meraih piala adipura kembali.
Sementara itu, Kepala Badan Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan, Andi Davied Syamsuddin menjelaskan, Beberapa inovasi yang dikembangkan di Maros untuk mempertahakan piala Adipura salah satunya adalah keberadaan dan pengembangan koperasi bank sampah yang anggotanya merupakan petugas kebersihan.
Keberadaan koperasi bank sampah ini juga bermanfaat untuk ratusan petugas kebersihan dalam memperbaiki kesejahteraan. (maros fm news department)

Post a Comment