Istilah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) merupakan agenda pembangunan global yang disepakati Negara-negara anggota Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), termasuk Indonesia.
SDGs ini bertujuan menghapuskan kemiskinan, mengurangi ketimpangan dan melindungi lingkungan dengan menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia (HAM) serta untuk mencapai kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.
Untuk itu, Kabupaten Maros merupakan salah satu dari Enam wilayah di Indonesia selain Kota Kupang, Prov DI Yogyakarta, Kota Banda Aceh, Kabupaten Cirebon, dan Kabupaten Jember yang akan menjadi mitra kerja yang berkomitmen untuk melaksanakan SDGs.
Dalam mewujudkan hal itu, Pemerintah Kabupaten Maros telah menggelar Semiloka Pelaksanaan SDGs Partisipatif di Kabupaten Maros, senin (4/9/2017).
Semiloka tersebut terlaksana atas Kerjasama Internasional NGO Forum on Indonesia (INFID) bersama Bursa Pengetahuan Kawasan Timur Indonesia (BaKTI) dengan dukungan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional / Bappenas
Kegiatan dibuka Sekda Kabupaten Maros, Ir. Baharuddin, MM, dan dihadiri Direktur Keluarga, Perempuan, Anak, Pemuda dan Olahraga - Kantor PPN/Bappenas, Woro Srihastuty Sulistyaningrum dan Manager Program MAMPU, Lusi Palulungan.
Baharuddin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dipilihnya kabupaten Maros sebagai wilayah program.
Ia menyampaikan Pemda Maros selama ini telah memperioritaskan Isu gender menjadi salah satu hal penting dalam pelaksanaan pembangunan. Salah satunya ditunjukkan dengan lahirnya beberapa kebijakan, yang juga merupakan dukungan Yayasan BaKTI melalui Program MAMPU".
Dalam pertemuan ini disepakati Bappeda sebagai Ketua Tim Pelaksana dan Dinas PPPA Maros sebagai Sekretariat dengan melibatkan beberapa SKPD dan Organisasi / Lembaga Masyarakat dalam Panitia Bersama yang akan dibentuk.
Diharapkan dari semiloka ini, dapat dirumuskan Rencana Tindak Lanjut untuk mendorong lahirnya RAD SDGs di Kabupaten Maros. (maros fm news department)

Post a Comment