Apel Siaga Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan digelar Pemkab Maros bersama Pemprov Sulsel dan Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan (PPI Karhutla) Wilayah Sulawesi, selasa (31/10/2017) di Lapangan Pallantikang Kantor Bupati Maros.
Apel siaga ini melibatkan 300 orang dari Manggala Agni, TNI, Damkar Maros, Polisi Kehutanan (Polhut) se Sulsel, SPORC (Satuan Polisi Kehutanan Reaksi Cepat) dan Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (TN Babul) Maros.
Apel siaga ini diawali dengan upacara kemudian dilanjutkan dengan simulasi kebakaran hutan dan lahan yang melibatkan berbagai pihak. Simulasi dimulai dengan kondisi petugas Polhut menemukan sebuah titik api di sebuah lahan.
Lahan terbakar itu masih dalam skala kecil, maka petugas pun langsung memadamkan api menggunakan alat sederhana sebelum titik api membesar. Namun karena tiupan angin dan hawa panas musim kemarau, api mulai membesar, sehingga diturunkan tim lainnya. Api kemudian berhasil dipadamkan.
Kepala Balai PPI Karhutla Sulawesi Dadang Suhendar mengemukakan, apel siaga ini dilakukan untuk meningkatkan kesiapansiagaan menghadapi bencana kebakaran hutan dan lahan. Juga meningkatkan kerjasama antar pihak terkait dalam menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan.
Dadang Suhendar menjelaskan simulasi ini memberikan gambaran bagi masyarakat untuk menjaga lingkungan dan tidak bersikap membuang puntung rokok atau membakar sampah di tempat yang berpotensi terjadi kebakaran.
Sementara Ketua DPRD Maros H.A.S Chaidir Syam yang hadir dalam apel siaga ini dan menyaksikan langsung simulasi penanganan simulasi kebakaran hutan dan lahan itu mengemukakan, apel ini penting untuk mengingatkan semua pihak untuk selalu siap siaga dalam hal penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.
Selain dihadiri Ketua DPRD Maros, hadir pula dalam apel siaga dan simulasi ini Wakil Bupati Maros HA Harmil Mattotorang, Kajari Maros Eko Suwarni dan pejabat Pemprov Sulsel dan Pemkab Maros lainnya. (maros fm news department)

Post a Comment