Seorang warga Dusun Jambua Desa Bonto Marannu Kecamatan Moncongloe Kabupaten Maros, Mus Muliadi (22) sudah 4 bulan terakhir ini terbaring tak berdaya akibat penyakit langka yang dideritanya.
Muliadi menderita penyakit Soft Tissue Tumor Regio Sinistra Suspect Rhabdomyosarcoma atau tumor ganas yang mengakibatkan tumbuhnya benjolan pada bagian lutut yang setelah empat bulan ini sudah sebesar kepala orang dewasa.
Akibat penyakit tersebut, kini tubuh Muliadi semakin kurus dan hanya terbaring di kasurnya tanpa bisa bergerak banyak.
Ibu Muliadi, Hadinah saat ditemui wartawan, jumat (29/12/2017) menceritakan awalnya Muliadi hanya merasa sakit pada lutut dan kaki. Tapi saat rasa nyerinya hilang, dia kembali melakukan aktifitas.
Namun seiring waktu, muncul benjolan pada bagian lutut yang awalnya hanya sebesar kelereng hingga membesar seperti bola kasti.
Hadinah menjelaskan, Muliadi dengan fasilitas kartu KIS, awalnya sempat ditangani di Puskesmas Moncongloe, tetapi kemudian dirujuk ke RSUD Salewangang hingga ke RS. Wahidin Makassar.
Ia sempat dirawat 2 kali di RS. Wahidin Makassar namun karena ditawarkan penanganan dengan cara amputasi oleh pihak dokter, maka pihak keluarganya pun menolak dan memilih cara berobat alternatif hingga ke Palu, Sulteng.
Setelah tidak lagi menjalani pengobatan alternatif karena mahalnya biaya transportasi dan lain lain, belum lagi kondisi kesehatan yang semakin kritis, kini pihak keluarga Muliadi sudah pasrah dengan jalan amputasi jika memang hal tersebut menjadi solusi satu-satunya secara medis.
Mus Muliadi, lahir 1995 lalu. Ia anak pertama dari 3 bersaudara. Semenjak menamatkan pendidikan di SMAN 8 Mandai 2013 lalu, ia pun menjadi tulang punggung keluarga karena tidak lagi dihidupi ayahnya yang pisah dengan ibunya.
Mus Muliadi semasa sehat, kesehariannya hanya kerja serabutan. Kadang menjadi pemain gendang tradisional di pesta perkawinan dan kadang menjadi buruh bangunan.
Namun dengan kondisinya saat ini, maka tidak ada lagi pencari nafkah di keluarganya.
Kondisi sulit yang dialami Muliadi ini telah menarik simpati banyak pihak dengan pengumpulan donasi mulai dari warga sekitar Desa Bontomarannu, Polsek Moncongloe, Komunitas Jurnalis Maros Majourity, HMI Cabang Buttasalewangang, HMM UMMA, Dara Daeng Maros, Komunitas Maros Accarita dan berbagai komunitas lainnya.
Kepala Desa Bontomarannu, Darman menyampaikan terima kasih atas perhatian berbagai pihak atas kondisi warganya.
Ia berkomitmen akan terus mengikuti perkembangan penanganan kesehatan Muliadi. Namun jika ada dermawan yang berkenan membantu meringankan beban, maka bisa menyalurkan langsung bantuannya atau menghubungi contact 085342478636 untuk informasi lebih lanjut.
(maros fm news department)
Keterangan Gambar : Kepala Desa Bontomarannu Kecamatan Moncongloe, Darman bersama Kapolsek Moncongloe, Iptu Abdul Malik dan beberapa jurnalis saat menyerahkan bantuan ke keluarga Mus Muliadi.

Post a Comment