Koordinator Keluarga Peduli Pendidikan (KerLip) Indonesia Timur, Bagus Dibyo Sumantri mengapresiasi reses Legislator Sulsel, Irfan AB yang berusaha membuka akses pendidikan yang layak bagi Anak Bermasalah Dengan Hukum (ABH) di Lembaga Pemasyarakatan Maros.
Bagus Dibyo Sumantri, jumat (2/2/2018) mengatakan Lapas Maros yang dihuni sekitar 60 anak harus mendapat perhatian untuk layanan pendidikan yang layak sesuai yang tertuang dalam UUD 1945 dimana Pendidikan merupakan hak setiap warga negara.
Dalam kunjungannya bersama Irfan AB, kamis (2/1/2018), Bagus menjelaskan kondisi yang ada di Lapas Maros, selama ini anak-anak disana belum mendapat pendidikan yang layak karena keterbatasan SDM dan regulasi sehingga perlu ditindak lanjuti hingga ke Pemprov.
Sementara itu, Irfan AB menjelaskan, pertemuan bersama Kalapas Maros ini merupakan langkah awal untuk untuk menjalin komitmen dengan seluruh pihak terkait agar bisa dilakukan pembahasan lebih lanjut secara teknis dan diteruskan ke Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan.
Menanggapi hal itu, Kalapas Maros, Warsianto menyambut baik rencana tersebut karena diakui Lapas sementara ini belum mempunyai program terhadap pembinaan pendidikan untuk anak usia sekolah karena selain terkendala SDM, juga regulasi serta sarana yang belum memadai. (maros fm news department)
Keterangan Gambar : Koordinator KerLip Indonesia Timur bersama Legislator Sulsel saat berkunjung Ke Lapas Maros.

Post a Comment