NEWS

Friday, 18 May 2018

MASJID LOMPOE URWATUL WUTSQA, SALAH SATU MASJID BERSEJARAH DAN TERTUA DI MAROS

Masjid Lompoe Urwatul Wutsqa adalah masjid peninggalan Kerajaan tertua, Kerajaan Turikale di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Masjid yang sudah berusia sekitar 164 tahun ini tetap berfungsi sebagaimana layaknya ketika awal didirikannya di abad 19 silam.

Masjid Lompoe Urwatul Wutsqa didirikan tahun 1854 oleh Raja Turikale ke-IV, Andi Sanrima Dg Parukka, bergelar Karaeng Matinroe ri Masigi’na, Syeikh Abdul Qadir al-Jailani

Banyak keunikan bisa dijumpai di Masjid Lompoe Urwatul Wutsqa, termasuk mimbar berukir buah nanas yang ternyata sarat makna dan keberadaan makam para bangsawan.

Masjid yang berada di pasar toa (tua) Jl. Poros Bantimurung, Turikale ini didirikan atas inisiatif sendiri oleh Raja Turikale dan diresmikan pada 5 Oktober 1854.

Bangunan tua yang menyerupai masjid di kerajaan Demak ini baru direhabilitasi pada Tahun 1990 oleh pengurus masjid dan ditempat inilah awal mula para tokoh  membicarakan pembentukan Kabupaten Maros.

Awal didirikannya, masjid ini hanya bernama Lompoe. Namun setelah melalui perkembangan, pemerintah Kabupaten Maros meminta, Masjid Lompoa diganti dengan nama Urwatul Wutsqa

Iman Masjid selaku Keturunan Raja Turikale, H. Andi Muhammad Hidayat Hasbullah Puang Rukka mengatakan, Ini salah satu situs bersejarah di Kabupaten Maros.

Masjid ini pertama kalinya digunakan untuk salat Jum'at di Maros, pendirinya raja dan Penganut Khalwatiyah pertama kalinya disebarkan di masjid ini.

Masjid yang berwarna hijau ini memiliki 15 pintu yang didatangkan langsung dari Jepara dan ukiran kaligrafinya dilakukan oleh pengurus masjid sendiri.

Terdapat pula bedug yang masih ada sejak dibangunnya masjid ini serta terdapat makam-makam keturunan Raja-raja Turikale dibagian belakang masjid. (marosfm news department)

Keterangan Gambar : Masjid Lompoe Urwatul Wutsqa tampak depan

Post a Comment

 
Copyright © 2014 102,3 Maros FM, Dari Maros Untuk Indonesia. Designed by Maros Enterprise.