Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (DPMD) Kabupaten Maros akan menggelar Bursa Inovasi Desa, kamis 27 September 2018 di Gedung Serbaguna, Jalan Asoka.
Bursa Inovasi tersebut akan menampilkan 100 bentuk Inovasi atau Ide yang bisa direplikasi seluruh Desa di Kabupaten Maros yang meliputi 3 bidang yakni Bidang Infrastruktur, SDM dan Sosial Budaya Ekonomi atau Kewirausahaan.
Keterangan Gambar : Sekertaris Panitia, Kamal Syam bersama Staf Ahli Tepat Guna P3MD, Rustam Efendi (dok. marosfm)
Kabid Peningkatan Kapasitas Teknis Desa DPMD Maros yang juga Ketua Panitia Bursa Inovasi Desa, Andi Rudi Alam, rabu (26/9) mengatakan kegiatan ini akan dihadiri sekitar 420 peserta dari 80 desa di Maros.
Mereka akan disuguhi 100 Inovasi yang bisa di adaptasi dan dikembangkan sesuai potensi masing-masing desa.
Ia menjelaskan, keseratus Inovasi tersebut, 50 diantaranya dari Kabupaten Maros sendiri. Dan 50 lainnya dari Kementrian Desa yang sudah sukses diterapkan di berbagai desa di Indonesia.
Rudi menjelaskan, para utusan desa akan menentukan bentuk inovasi yang akan diterapkan di desanya masing-masing dengan pendampingan tenaga Penyedia Peningkatan Kapasitas Layanan Teknis Desa (P2KTD).
Rudi Alam berharap, dengan Bursa Inovasi ini maka pihak Desa bisa memanfaatkan dananya agar lebih tepat sasaran dan maksimal dalam penggunaannya.
Sementara Tenaga Ahli Tepat Guna P3MD, Rustam Effendi menjelaskan, Bursa Inovasi ini merupakan usaha pertukaran pengetahuan dan terobosan baru agar desa bisa lebih berkembang melalui kegiatan Inovatif.
Rustam mencontohkan, untuk bidang Infrastruktur dengan membangun Sarana Olahraga Desa yang didesain kreatif, Konsep Kampung Warna dll.
Untuk Bidang Sumberdaya Manusia misalnya dengan membuat Sekolah Teknik Desa. Sementara untuk bidang Ekonomi yakni Pengembangan Usaha Kecil Menengah melalui industri kreatif Pembuatan Tas atau pengolahan potensi kerajinan bambu. (marosfm news department)


Post a Comment