NEWS

Tuesday, 30 October 2018

Road Show Gerakan Gemar Membaca : Sudut Baca Harus Ada Dimana-Mana

Road show Gerakan Gemar Membaca dan Literasi Sekolah yang digelar di 14 kecamatan di Kab. Maros, kini memasuki kecamatan ke 11 dan 12, yakni Kecamatan Bantimurung dan Cenrana, Selasa 30 Oktober 2018.

Keterangan Gambar : Direktur Maros FM, Lory Hendradjaya saat memandu acara roadshow Gemar Membaca di Aula Kantor Kecamatan Bantimurung. (dok. marosfm)

Dalam kegiatan yang dipusatkan di Aula Kantor Kecamatan Bantimurung ini, tidak kurang dari 150 peserta hadir dari dua kecamatan tersebut, terdiri dari siswa dan guru pendamping SD dan SMP. 

Kegiatan yang digagas Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Maros ini menghadirkan pembicara utama, Dr Jabaruddin Pasuloi selaku mentor literasi sekolah di Maros dan juga Kepala SMP 2 Unggulan Maros. Dalam materinya, dia meminta sekolah memanfaatkan keterbatasan yang ada.

"Sekolah jangan berfikir tempat membaca itu hanya perpustakaan dalam artian gedung. Tapi sudut baca, gerobak baca, taman baca, warung baca adalah bentuk lain dari perpustakaan. Malah akan lebih merangsang daya baca siswa," ungkapnya.

Selain itu, juga dihadirkan pendongeng nasional, Puguh Herumawan yang membawakan dongeng sebagai satu literasi tutur atau lisan. Menurutnya,  literasi bukan hanya membaca tapi bertutur juga adalah literasi, apalagi teknik mendongeng bisa menjadi media pembelajaran yang efektif dan kreatif. 

Sementara testimoni literasi disampaikan oleh guru SD 57 Bulu Bulu, St Fatimah Nugraha yang menyampaikan tentang keberhasilan sekolahnya menjadikan literasi sebagai cara cerdas membekali masa depan anak dengan pemanfaatan kelas, halaman dan teras sebagai lahan membaca.

Dia memberi contoh sekolahnya yang dulu terbatas,  kumuh karena dekat pasar, perpustakaan sempit, buku bacaan yang kurang. 

"Namun karena kerja tim dan pengaktifan paguyuban sekolah akhirnya SD bulu bulu menjadi sekolah model di Kabupaten Maros," ujarnya.

Kegiatan ini dipandu oleh Direktur Radio Maros FM, Lory Hendradjaya yang mengantar acara berjalan hidup dan dinamis.

Sementara itu, penanggungjawab kegiatan, Asad Bacolleng merasa bangga dengan kerja tim yang selama hampir setahun ini bekerja untuk menularkan gairah membaca sejak usia dini.

Dia berharap gerakan ini membuahkan hasil sehingga kedepan akan disaksikan sekolah-sekolah memanfaatkan keterbatasannya kreatif menghadirkan suasana baca yang baik dan inovatif. 

"Sekolah kita harapkan menjadi ujung tombak gerakan ini,  dari sekolahlah akan lahir imbas pada sekolah lainnya dan masyarakat yang ada di sekitar sekolah.  Kita harapkan hasil kegiatan ini akan melahirkan generasi pembaca yang baik dan pengunjung perpustakaan yang rajin," pungkasnya. (marosfm news dept)

Post a Comment

 
Copyright © 2014 102,3 Maros FM, Dari Maros Untuk Indonesia. Designed by Maros Enterprise.