Pada kegiatan sosialisasi ini di ikuti setidaknya puluhan siswa-siswi yang sudah mempunyai hak pilih dan berusia 17 tahun.
![]() |
| Keteramgam Gambar : Anggota Komisioner KPUD Maros Syaharuddin saat memberikan sosialisasi kepada siswa-siswi sekolah (Ist) |
Kata Umar, Pihak KPU sudah ada 5 pesantren yang dijadwalkan, yakni DDI Alliritengae, MA Darussalam Barandasi, Ponpes Hj Haniah, Pesantren Nahdatul Ulum Soreang dan Ponpes MA DDI Cambalagi.
Adapun sosialisasi yang dilakukan ini menurut Umar lebih kepada penyampaian jadwal tahapan Pilkada juga beberapa dokumen yang dibutuhkan untuk dimasukan ke dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) nantinya bagi para pemilih pemula.
Umar menjelaskan, Untuk sosialisasi ini lebih difokuskan ke dokumen persyaratan yang dibutuhkan oleh pemilih pemula untuk dimasukan ke DPT nantinya, yakni Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik atau Surat Keterangan (Suket) yang diterbitkan oleh dinas kependudukan sebagai pengganti KTP sementara.Untuk proses dan tata cara pemilihan nanitnya akan di sampaikan pada sosialisasi berikutnya.
Selain sosialisasi, saat ini KPU Maros juga masih melakukan proses perekrutan PPK, tahapan pendaftaran yang nantinya akan berakhir pada 24 Januari 2020, pada pukul 16.00.
Sementara itu, anggota komisioner KPU lainnya yang ikut pada sosialisasi Syaharuddin menambahkan, jika selain sosialisasi pemilih pemula, KPU juga ikut mensosialisasikan persyaratan untuk menjadi penyelenggara di Pilkada nanti.
Kata Syaharuddin, KPU Maros juga telah menyebar luaskan informasi penyelenggara seperti ad hoc, baik itu di tingkat TPS sebagai KPPS maupun di tingkat desa, sebagai PPS. (marosfm news department)


Post a Comment