Manajemen PT Semen Bosowa Maros Bosowa Semen) telah melakukan tes swab ke karyawannya, Jumat (29/5/2020) lalu di pabrik Bosowa Semen, desa Baruga kecamatan Bantimurung. Hasil keseluruhan tes pun keluar dan hasilnya negatif untuk karyawan yang telah di tes sekitar 36 orang.
![]() |
| Keterangan Gambar : Salah satu karyawan Semen Bosowa Maros saat dilakukan tes swab (ist) |
Pjs HR & GA Division Head Bosowa Semen, Mahyuddin Saing mengatakan tes Swab dilakukan secara perwakilan dari empat direktorat yang ada di Bosowa Semen. Direktorat HR&GA, Finance, Commercial dan Manufacturing. Dari keempat direktorat tersebut, karyawan dipilih secara acak untuk mengikuti tes Swab yang dilakukan di pabrik Bosowa Semen. Tes dilakukan oleh karyawan Klinik Bosowa Semen sendiri.
Sementara itu, Chief Medical and Clinic Bosowa Semen, dr Abdu Abas mengatakan, petugas medis mengambil sampel apus dari saluran pernapasan. Misalnya, hidung dan tenggorokan. Sampel ini kemudian dibawa diperiksa di bawah mikroskop untuk mendeteksi ada tidaknya DNA virus corona.
Lanjut Abas menjelaskan, Seluruh karyawan yang di tes kemarin semuat dinyatakan negatif. Pihak karyawan tetap tetap di imbau agar tetap menjaga imun tubuhnya agar stabil serta makan makanan bergizi dan berolahraga ringan.
Selain itu, Mahyuddin menambahkan untuk area pabrik Bosowa Semen tetap melakukan protokol kesehatan yang sudah berlangsung kurang lebih dua bulan. Misalnya, karyawan yang masuk kerja wajib memakai masker dan diukur suhu tubuhnya menggunakan thermo gun. Setelah melakukan absensi finger wajib mencuci tangan/memakai hand sanitizer yang telah disediakan disamping alat finger.
Masjid Ar Rasyid yang berada di dalam area pabrik juga telah dibuka dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Seperti melakukan jarak 1 meter antar jamaah satu dan lainnya, mencuci tangan sebelum masuk masjid, memakai masker dan membawa sajadah sendiri ke mesjid. (marosfm news department).


Post a Comment