Komandan Kodim (Dandim) 1422/Maros Letkol Inf Budi Rahman bersama Kapolres Maros Akbp Musa Tampubolon, SIK. SH, Kepala BPBD Kab. Maros dan Dinas PU Kab. Maros meninjau langsung lokasi tanah longsor di Dusun Pattunuang Desa Samangki Kec. Simbang Kab. Maros, sabtu (16/1/2021).
Akses Jalan Trans Sulawesi di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan terputus akibat dampak gempa di Sulawesi Barat. Akses jalan menuju Kabupaten Bone tersebut putus setelah material longsor dari tebing yang berada dipinggir jalan dan menimbun bahu jalan, yang diakibatkan dampak gempa susulan di Sulbar.
Keterangan Gambar : Dandim 1422 Maros Letkol Inf Budi Rahman saat memantau evakuasi material longssor (dok.marosfm)Kepala BPBD Maros, Fadli mengatakan saat ini materaial tanah yang menutup akses bahu jalan sementara di bersihkan guna melancarkan kembali arus kendaraan yang melintas.
Sementara itu PPK 3.1 BBPJN Makassar, Leo Laetemia mengatakan longsor yang terjadi di poros trans sulawesi tersebut akibat dari gempa susulan yang terjadi di Sulbar.
Informasi dari BMKG 7.45 akibat ada gerakan tanah akibat gempa jam 5 tadi pagi. Jadi pengaruhnya akibat gempa (Sulbar) jadi memang kondisi saat ini tidak stabil.
Karena adanya pergeseran tanah akibat gempa susulan di Sulbar berkekuatan 5.0 skala richter. Akibat longsor ini membuat ruas jalan yang menghubukan Kabupaten Maros dan Bone serta sejumlah kabupaten lainnya di Sulsel ini, menjadi lumpuh total.
Hingga kini petugas gabungan masih terus melakukan upaya pembersihan di sekitar material longsor. Dimana titik longsor terjadi di dua titik di poros trans sulawesi yang menghubungkan Maros dan Kabupaten Bone. (marosfm news department)


Post a Comment