Rencana pembelajaran sekolah tatap muka di Kabupaten Maros terus disiapkan, Dinas Pendidikan sudah mengkaji dan menyiapkan 25 sekolah dari empat kecamatan.
Ke-25 sekolah tersebut tersebar di 4 kecamatan, yakni Kecamatan Mallawa, Camba, Cenrana dan Tompobulu. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Maros Suhartina Bohari saat dikonfirmasi marosfm.com Sabtu, (17/4/2021).
![]() |
| Keterangan Gambar : Wakil Bupati Maros Suhartina Bohari (dok.marosfm) |
Ia menyampaikan, pelaksanaan pembelajaran tatap muka untuk siswa-siswi di Maros sudah sangat dirindukan. Meski begitu tetap harus melalui proses yang ketat. Menurutnya, Jangan sampai pembejaran tatap muka ini membuat kluster baru. Termasuk Guru-gurunya telah menjalani vaksinasi serta jumlah siswa dibatasi yang hadir di sekolah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Maros, Takdir menjelaskan, semua sekolah yang akan dikaji terletak di daerah pedalaman, yang jauh dari akses kota. Selain itu, menurutnya kasus Covid-19 sudah tidak ada lagi dalam kurun waktu 6 bulan terakhir.
Lanjut kata Takdir, semua sekolah yang akan diuji coba itu, lokasinya jauh yang ada di pedalaman. Selain dari itu sekolah terisolir dan jumlah siswanya sedikit. Di sana juga tidak pernah ditemukan kasus Covid-19 dalam waktu enam bulan.
Untuk sekolah yang akan melakukan pembelajaran tatap muka, harus memenuhi sejumlah prosedur yang ditetapkan tim gugus Covid-19 dan Ikatan Guru Indonesia (IDI). Dalam membuka sekolah, nantinya tim Gugus Covid-19, aparat hukum akan mengunjungi dan memantau sekolah secara langsung.
Langkah awal pelaksanaan sekolah tatap muka, akan dilakukan secara bertahap. Menurut Takdir, Ditargetkan dari 4 kecamatan dan tidak semua sekolah yang ada di kecamatan itu menggelar tatap muka, hanya sebagian saja. (*) (marosfm news department)


Post a Comment